
Tiga bulan
Usia kandungan Ghina sudah memasuki bulan ketiga dan berat badannya sudah naik cukup banyak, tapi Ghina biasa saja dia malah senang bahkan setiap malam Ghina selalu mengusap perutnya sambil berbicara sendiri atau bersama Louis. Sekarang Ghina juga tidak mudah merajuk meskipun Louis pernah pulang kantor ketika malam dia tidak marah, emosinya sudah cukup stabil.
Masalah Alden atau Cassandra kedua orang itu tidak pernah menghubunginya lagi Ghina sangat bersyukur dan terakhir dia dengar bahwa pertunangan keduanya benar-benar sudah berakhir. Setelah hari dimana Alden datang Ghina benar-benar berubah dia selalu perhatian pada suaminya bahkan bukan sekali dia kali Ghina memanggilnya dengan panggilan sayang.
Terkadang Ghina akan ikut ke kantor Louis lalu berdiam diri di ruang kerja suaminya sambil menonton film dari laptop dan memakan cemilan yang suaminya beli atau dia bawa sendiri. Kehidupan Ghina benar-benar di penuhi banyak kebahagiaan dan hari ini dia bersama Louis sedang dalam perjalanan ke bandara untuk menjemput Alisha yang akan datang.
"Pasti Lily senang sekali Mami Alisha datang." Kata Ghina membuka percakapan antara dia dan sang suami
"Iya dia selalu begitu semenjak Mom dan Dad bercerai." Kata Louis sambil tersenyum
"Apa tidak ada kemungkinan mereka kembali bersama Louis?" Tanya Ghina
"Mommy sama Daddy? Aku gak tau, tapi mungkin saja bisa terjadi." Kata Louis
"Apa kamu akan mendukung kalau mereka kembali bersama?" Tanya Ghina lagi
"Tentu saja aku tidak ada hak untuk melarang hal itu dan lagi Daddy berhak bahagia apalagi sudah lebih dari lima tahun sejak Mommy Hilda meninggal." Kata Louis
"Kalau hal itu sampai terjadi pasti Lily akan sangat bahagia." Kata Ghina
"Tentu saja sayang bahkan Lily sendiri yang sering mendekatkan mereka belakangan ini sampai dia pernah mengunci Mommy sama Daddy di dalam kamar hotel dulu yang seharusnya Daddy tidur denganku dan Lily bersama Mommy." Kata Louis sambil tertawa kecil
"Astaga Lily"
Ghina menggelengkan kepalanya pelan ketika mendengarnya.
"Apa dulu Lily menyukai Mami Hilda?" Tanya Ghina penasaran
"Tentu saja sayang Lily juga sangat sayang dengan Mommy Hilda apalagi Mommy Hilda yang sering menemaninya di acara-acara sekolah." Kata Louis
Ghina mengangguk faham, dia sering kali tertarik dengan kisah keluarga suaminya.
Sekitar setengah jam akhirnya keduanya sampai juga dan Louis langsung mengajak Ghina turun tidak lupa menggenggam tangan istrinya itu dengan sayang. Mengeluarkan ponsel miliknya Louis mencari nama Mommy nya lalu mengirim pesan untuk menanyakan keberadaannya.
Di tempat nya Ghina mencari ke segelas sudut dia menatap ke sekitar dan senyumnya mengembang kala melihat mertuanya tengah membawa koper.
"Louis itu Mami"
Mendengar hal itu Louis mengikuti arah pandang istrinya lalu melihat hal yang sama dengan Ghina.
"Mom"
Wanita paruh baya itu mendongak lalu tersenyum pada anak serta menantunya dan melambaikan tangan pada mereka. Berjalan mendekat Louis memeluknya sebentar begitu juga dengan Ghina lalu tanpa mengatakan apapun Louis mengambil alih koper milik Alisha.
__ADS_1
"Hanya ini yang Mommy bawa?" Tanya Louis
"Iya sayang hanya itu saja." Kata Alisha
Mengangguk faham Louis membawa koper itu lalu mereka bertiga sama-sama pergi ke parkiran.
"Mom mau langsung ke rumah atau bagaimana?" Tanya Louis
"Mau makan dulu saja sayang? Sudah siang Ghina juga kan harus makan." Kata Alisha
"Baiklah kita makan dulu saja." Kata Louis
"Kamu mau makan apa Ghina?" Tanya Alisha pada menantunya
"Aku tidak ada keinginan khusus Mi terserah saja." Kata Ghina dengan senyuman
Sampai di tempat mobilnya terparkir Louis memasukkan koper milik Alisha ke dalam bagasi. Sekarang Ghina duduk dibelakang bersama dengan mertuanya dan Louis duduk di depan sendirian.
Mobilnya mulai melaju meninggalkan area bandara dan Louis hanya fokus saja pada jalanan dihadapannya, membiarkan istri serta mertuanya berbincang.
"Bagaimana kandungan kamu sayang?" Tanya Alisha
"Baik Mi dia sudah tiga bulan di dalam sini." Kata Ghina sambil mengusap perutnya
"Kadang-kadang aja Mi ya tapi gak aneh-aneh juga sih." Kata Ghina sambil menunjukkan cengirannya
"Gak papa sayang sekali-sekali kerjaiin Louis." Kata Alisha
"Biasanya Ghina minta ikut ke kantor atau mencari makanan ketika tengah malam paling aneh Ghina pernah minta es dawet jam dia malam, tapi untungnya dia tidur beberapa menit setelah meminta hal itu." Ungkap Louis
Alisha tertawa kecil mendengarnya lalu merangkul Ghina dan mengusap sayang kepalanya.
"Mami akan disini lama kan?" Tanya Ghina
"Dua minggu sayang, tapi nanti Mami akan kesini yang jelas Mami akan menemani kamu ketika melihat kan si baby." Kata Alisha
Ghina tersenyum senang ketika mendengarnya lalu tanpa canggung memeluk Alisha dari samping dan menyandarkan kepalanya di pundak sang mertua.
Diam-diam Louis memperhatikannya sambil tersenyum penuh arti.
°°°
Kedatangan Alisha disambut dengan hangat oleh Lily juga Liam keduanya langsung memeluk wanita paruh baya itu dan langsung memintanya untuk duduk. Sementara Alisha akan tinggal di rumah mantan suaminya atas sedikit paksaan dari Liam padahal Alisha sudah bilang dia bisa tinggal di apartement, tapi Liam dan Lily memaksanya untuk tinggal.
Tidak bisa memberikan penolakan Alisha hanya menurut saja dan sekarang dia sudah duduk di ruang tamu bersama dengan yang lainnya. Senyuman Lily terbentuk dengan begitu sempurna, dia selalu merasa bahagia dengan kedatangan Mommy nya yang selalu dia nantikan.
__ADS_1
"Louis sudah biarkan Mommy saja nanti yang bawa." Kata Alisha ketika Louis berniat membawa koper serta tas nya ke kamar Lily
"Tidak papa biar aku saja." Kata Louis
"Baiklah Terima kasih, tapi kamu letakkan saja nanti Mommy akan merapihkan nya sendiri ke lemari." Kata Alisha
"Iya"
Menatap anak laki-laki nya yang berjalan menjauh Alisha tersenyum senang lalu dia menatap Lily yang duduk disampingnya.
"Bagaimana perjalanan kamu?" Tanya Liam
"Baik"
"Mommy akan lama kan?" Tanya Lily
"Dua minggu Lily." Kata Alisha membuat senyuman Lily mengembang dengan sempurna
"Dengar, selagi Louis tidak ada aku akan membahasnya." Kata Liam
"Membahas apa Pa?" Tanya Ghina
"Besok Louis ulang tahun kita akan kasih kejutan untuk dia." Kata Liam
Ghina tersenyum dengan antusias, dia hampir saja lupa padahal baru kemarin Lily mengatakan padanya.
"Besok aku akan membawa Louis keluar seharian kalian siapkan kejutan untuknya." Kata Liam
"Masalah kue dan dekorasi sudah aku urus Dad." Kata Lily
"Aku belum beli..."
"Kamu mau beli apa Ghina?" Tanya Louis membuat mata Ghina membulat
Mereka mendongak lalu menatap Louis dengan canggung apalagi ketika pria itu duduk di dekat adiknya.
"Kamu mau beli apa?" Tanya Louis lagi
Ghina terlihat sedang berfikir lalu dia menjawab dengan asal agar Louis tidak curiga.
"Ice cream coklat"
°°°
Diharapkan semua menyiapkan hadiah untuk Abang Louis sayang😘
__ADS_1