
"Louis aku minta maaf"
Sejak perdebatan tadi Louis jadi lebih banyak diam bahkan menyibukkan dirinya agar tidak berbicara pada Ghina, tadi dia juga melepaskan pelukan Ghina begitu saja lalu pergi keluar kamar tanpa mengatakan apapun dan ketika kembali Louis tidak bicara atau menjawab segala perkataan Ghina. Raut wajah pria itu tadi juga terlihat kecewa membuat Ghina benar-benar merasa sangat bersalah karena membela Cassandra dan mengabaikan perasaan Louis.
Sekarang suaminya itu sedang fokus pada layar laptopnya meskipun tidak menanggapi sedikit pun ucapan Ghina, tapi Louis tetap saja perhatian. Saat melihat Ghina yang meringis sambil memegang kepalanya dia datang lalu mengusap kepalanya dengan sayang.
Melihat hal itu Ghina merasa jahat sekali pada Louis padahal pria itu sangat baik padanya.
"Louiss"
Ghina berjalan menghampiri Louis dan duduk disampingnya lalu meraih tangannya membuat Louis menghela nafasnya pelan.
"Maaf Louis aku minta maaf." Kata Ghina lagi
Louis menatap Ghina sebentar lalu mengalihkan pandangannya.
"Istirahat Ghina aku harus menyelesaikan pekerjaanku." Kata Louis membuat Ghina jadi ingin menangis
"Louis aku mohon." Kata Ghina lagi
"Ada apa hm? Kamu istirahat dan berhentilah minta maaf." Kata Louis sambil mengusap pelan pipinya
"Maaf maaf maaff"
Menghela nafasnya pelan Louis tersenyum tipis sambil menatap Ghina.
"Kamu tau? Aku sangat tidak suka dengan apa yang kamu lakukan tadi, membela Cassandra dan mengabaikan perasaanku." Kata Louis
"Maaf aku minta maaf." Kata Ghina dengan mata berkaca-kaca
"Aku tanya sekali lagi, kamu mau aku melakukan apa? Aku akan melakukannya untuk kamu." Kata Louis
Ghina menggelengkan kepalanya membuat air matanya terjatuh.
"Tidak, aku tidak ingin kamu melakukan apapun." Kata Ghina
"Tidak papa, katakan kamu ingin apa?" Tanya Louis
"Tidak Louis." Kata Ghina dengan air mata yang terus berjatuhan
"Jangan seperti itu lagi Ghina kamu menyakiti aku." Kata Louis pelan
"Maaf aku minta maaf." Kata Ghina sambil terisak kuat
"Sudah jangan menangis." Kata Louis
Mengusap air mata istrinya dengan sayang Louis membawa Ghina ke dalam pelukannya dan mengusap kepala istrinya dengan sayang.
"Ghina sudah." Kata Louis
Melepaskan pelukannya Louis mengusap air mata Ghina dengan sayang lalu mencium keningnya.
"Sudah ya?"
__ADS_1
Ghina menganggukkan kepalanya dengan hidung memerah karena tangisannya.
"Cassandra dia sudah menyakiti kamu dan aku tidak bisa tinggal diam dengan hal itu, jadi biarkan aku melakukan sesuatu padanya." Kata Louis
Ghina kembali menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.
"Sekarang berhenti menangis dan pergi istirahat ya? Aku akan menyelesaikan pekerjaanku dulu." Kata Louis dengan penuh kelembutan
"Sudah tidak marah kan?" Kata Ghina
"Tidak Ghina." Kata Louis sambil tersenyum menenangkan
Tersenyum senang Ghina memeluk Louis dengan sayang dan mengatakan hal yang membuat Louis benar-benar bahagia mendengarnya.
"Aku cinta kamu Louis"
Melepaskan pelukannya Ghina berniat kembali ke ranjang, tapi begitu berdiri dia merasakan sakit di perutnya.
"Akh"
Louis sontak langsung berdiri dan merangkul Ghina sambil bertanya dengan penuh kecemasan.
"Apa yang sakit sayang?" Tanya Louis
"Perutnya sakit Louis." Kata Ghina sambil memegang perutnya
Menggendong tubuh istrinya Louis membaringkan Ghina di atas ranjang lalu menatapnya dengan penuh kecemasan.
"Masih sakit?" Tanya Louis
"Kamu ingin makan?" Tanya Louis
"Tidak, aku tidak lapar." Kata Ghina
Menghela nafasnya pelan Louis menyingkap baju yang Ghina kenakan lalu mengusap perut ratanya dan menciumnya.
"Merasa lebih baik?" Tanya Louis sambil mengangkat kepalanya dan menatap Ghina
"Emm"
"Kamu harus banyak istirahat, besok kalau kamu sudah merasa lebih baik kita ke rumah Mama." Kata Louis
Mendengar hal itu Ghina langsung tersenyum senang, dia merindukan orang tuanya.
"Kamu sudah bilang tentang kehamilanku?" Tanya Ghina
"Belum, besok saja sekalian kita kesana." Kata Louis
"Terima kasih banyak Louis." Kata Ghina
Louis hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya sambil mengusap pipi Ghina lagi.
"Sekarang istirahat dan jangan fikirkan apapun lagi, dengar perkataan suami kamu." Kata Louis
__ADS_1
Mengangguk patuh Ghina diam ketika Louis menarik selimut untuk menutupi tubuhnya lalu mencium keningnya dengan sayang.
"Aku akan selesaikan pekerjaanku dulu"
Ghina menatap Louis yang kembali berjalan ke sofa dan duduk disana dengan senyuman.
Kini tangannya mengusap lagi perut ratanya dengan sayang, anaknya dia harap akan seperti Louis.
Tegas dan penuh pendirian.
¤¤¤
Mendengar kebisingan di balik ruang kerjanya Louis berdecak kesal dan tak lama setelahnya pintu terbuka lalu Louis dapat melihat Cassandra yang masuk ke dalam. Melihat sekretaris barunya yang seperti merasa bersalah Louis menghela nafasnya pelan lalu meminta sekretarisnya itu keluar ruangan.
Begitu pintu kembali tertutup Cassandra masuk ke dalam ruangan dan menghampiri Louis yang kini duduk sambil menyandarkan kepalanya di bangku kerjanya. Malas sekali bertemu dengan wanita itu lagi, tapi Cassandra malah datang ke kantornya, menyebalkan.
Harusnya hari ini Louis tidak bekerja dan pergi ke rumah mertuanya bersama dengan Ghina, tapi tidak jadi karena Ghina masih terlihat pucat. Di rumah Ghina bersama dengan adiknya karena itu Louis sekarang ke kantor, tapi dia malah harus bertemu dengan Cassandra.
"Aku rasa urusan kita sudah selesai Cassandra." Kata Louis
"Tidak! Kenapa kamu melakukan hal itu Louis? Urusanmu denganku bukan dengan orang tuaku." Kata Cassandra
"Urusanmu dengan Alden bukan dengan Ghina, tapi kamu melibatkan dia karena Alden masih mencintai Ghina dan aku melakukan hal yang sama melibatkan orang tua kamu karena hal yang telah kamu lakukan." Kata Louis sambil mengangkat bahunya acuh
"Kau!"
"Ada apa? Apa yang akan kau katakan Cassandra?" Kata Louis sambil menatapnya dengan tajam
"Jangan lakukan itu pada orang tuaku." Kata Cassandra pelan
"Aku rasa pembicaraan kita sudah selesai kau boleh keluar dari ruanganku sekarang karena ada banyak hal yang harus aku kerjakan dan urusan pekerjaanku lebih penting dari itu semua, jadi silahkan keluar." Kata Louis
"Louis! Kamu tidak bisa melakukan hal ini padaku!" Kata Cassandra setengah berteriak
Louis tertawa mendengarnya lalu mengatakan hal yang membuat wajah Cassandra memerah karena amarah.
"Kenapa tidak bisa? Kau sendiri yang memulainya Nona Cassandra." Kata Louis
"Kau sangat membela Ghina padahal dia sama sekali tidak mencintaimu." Kata Cassandra
"Dan kenapa itu jadi urusanmu? Aku rasa masalah perasaan Ghina sekarang adalah urusanku dengannya bukan denganmu." Kata Louis
Baru ingin bicara lagi Louis sudah lebih dulu memotong perkataannya.
"Bisa pergi sekarang atau aku panggil keamanan? Akan aku katakan bahwa ada seorang wanita yang mengganggu pekerjaanku"
Wajah Cassandra semakin memerah lalu dia berbalik dan pergi keluar dari ruangan Louis dengan perasaan marah juga malu.
Berbeda dengan Louis yang justru tersenyum puas, bukan salahnya melakukan hal itu dan dia tidak merasa bersalah sedikit pun.
Bagi Louis yang dia lakukan sudah benar.
¤¤¤
__ADS_1
Aku updateee💞