
"Sudah pulang?"
Ghina mengangguk singkat sebagai jawaban lalu menghampiri sang suami dan memeluknya dengan erat membuat Louis tersenyum senang. Membalas pelukan itu Louis mengajak Ghina untuk masuk ke dalam lalu keduanya duduk di sofa dengan saling berhadapan.
Mereka di rumah tadinya Louis ingin mengajak Ghina ke apartemen, tapi mungkin besok saja lagipula rumahnya kosong hari ini karena Liam keluar kota dan Lily menginap di rumah temannya. Menatap wajah Ghina yang terlihat seperti sedang memikirkan sesuatu Louis membuat wanita itu menatapnya.
"Ada apa hm?" Tanya Louis dengan penuh kelembutan
Ghina menggelengkan kepalanya pelan sebagai jawaban dan enggan untuk mengatakan yang sebenarnya.
"Ghina ada apa?" Tanya Louis lagi
"Louis"
"Hm katakan." Kata Louis sambil mengusap pipinya dengan sayang
"Kamu mencintai aku kan?" Tanya Ghina pelan
"Tentu saja, kenapa kamu masih menanyakan hal itu Ghina?" Tanya Louis
"Louis aku minta maaf karena belum bisa mencintai kamu sepenuhnya." Kata Ghina sambil menundukkan kepalanya
"Hey kenapa tiba-tiba bicara gitu?" Kata Louis
Menangkup wajah Ghina dengan kedua tangannya Louis membuat wanita itu kembali menatap matanya.
"Dengar Ghina cinta akan datang karena terbiasa, jadi jangan terburu-buru hm? Yang terpenting kita sudah menikah dan kamu sudah mulai mencintai aku." Kata Louis
Ghina menatap mata Louis yang penuh ketulusan.
"Sekarang aku tanya, apa aku boleh dekat dengan wanita lain?" Tanya Louis
"Enggakk!" Kata Ghina dengan raut wajah cemberut
"Lihat kan? Kamu sudah mulai jadi istri yang cemburuan." Kata Louis
Ghina mengerucutkan bibirnya sebal membuat Louis tersenyum dan mencubit pelan pipinya.
"Kenapa kamu tiba-tiba begini?" Tanya Louis
"Alden menitipkan sesuatu pada Kak Gibran isinya sebuah kalung yang pernah aku berikan untukknya dan hal itu membuat aku mengingat lagi banyak kenangan tentang dia." Kata Ghina
"Tidak masalah Ghina seperti yang kamu bilang bahwa kalian sudah lima tahun bersama, jadi aku akan menunggu, jangan khawatir hm?" Kata Louis
__ADS_1
"Iya Louis"
"Senyumnya mana sayang?" Tanya Louis
Perlahan senyuman manis Ghina terbentuk dengan sempurna membuat Louis merasa senang dan mencium keningnya.
"It's okay sayang." Kata Louis
Ghina langsung memeluk Louis dengan erat membuat suaminya itu tersenyum dan membalas pelukannya sambil mengusap sayang punggungnya.
"Em Louis aku mau jalan-jalan." Kata Ghina
"Jalan-jalan?" Tanya Louis
"Heem aku mau ke rumah Kak Gibran ayo kita kesana." Kata Ghina
"Besok?"
"Iya habis pulang kerja, mau kan?" Kata Ghina dengan penuh harap
"Iya besok kita kesana." Kata Louis
Ghina tersenyum senang ketika mendengarnya lalu dia mengajak Louis untuk ke kamar karena Ghina ingin mengganti pakaiannya. Bersama sang suami Ghina masuk ke dalam kamar dan dia berjalan ke arah lemari lalu mengambil pakaian yang akan dia kenakan.
Hanya kaos oversize serta celana selutut yang Ghina ambil karena kalau di rumah dia memang biasa menggunakan itu nanti ketika akan tidur baru dia mengganti dengan piyama. Setelah sepuluh menit berada di kamar mandi Ghina keluar lalu berjalan menghampiri Louis yang tengah duduk di ranjang sambil memainkan ponsel miliknya.
"Kamu lagi lihat apa?" Tanya Ghina
"Foto kamu ada banyak sekali." Kata Louis
"Ah ya aku cukup suka foto." Kata Ghina sambil tersenyum
"Ini foto kapan?" Tanya Louis
Ghina melihat foto ketika dia memakai dress berwarna merah.
"Belum terlalu lama, tapi itu foto ketika reuni." Kata Ghina membuat Louis mengangguk faham
"Pakaian kamu cukup terbuka Ghina punggung kamu terlihat jelas." Kata Louis
"Itu sudah lama." Kata Ghina dengan senyuman
__ADS_1
"Hm aku tidak akan pernah mengizinkan kamu memakai dress terbuka begini." Kata Louis
Ghina tertawa kecil mendengarnya lalu memperhatikan Louis yang melihat foto yang lainnya.
"Kalau ini?"
"Waktu mau ke pantai Kak Gibran yang fotoiin." Kata Ghina
"Kamu lebih cantik tanpa make up Ghina aku suka sekali melihatnya." Kata Louis
"Jadi, kamu tidak suka kalau aku memakai make up?" Tanya Ghina
"Tidak bukan itu maksud aku, tapi ketika memakai make up kamu terlihat sangat dewasa, kamu cantik dengan atau tanpa make up." Kata Louis
"Kalau tidak pakai make up aku terlihat menggemaskan?" Tanya Ghina
"Ya apalagi kalau menangis terlihat seperti seorang anak kecil, tapi aku tidak suka melihat kamu menangis." Kata Louis
Ghina tersenyum mendengarnya lalu melihat Louis yang kini beralih membuka akun media sosial miliknya. Tepat sekali waktunya begitu terbuka foto yang pertama muncul adalah foto artis kesukaannya yang memamerkan tubuh kekar serta perut kotak-kotaknya.
"Apa ini?" Kata Louis tidak suka
Membuka akun itu Louis menekan tombol unfollow tanpa meminta izin terlebih dahulu.
"Louisss"
Louis tidak peduli dia kini melihat akun yang istrinya ikuti di media sosial dan berdecak kesal kala melihat banyak sekali pria yang Ghina ikuti. Dengan raut wajah kesal Louis menekan tombol unfollow pada semua pria yang sama sekali tidak dia kenal.
"Louis kamu ini..."
"Biarkan saja aku akan kesal kalau kamu mengikuti pria-pria itu lagi." Kata Louis
"Mereka kan artis apa salahnya?" Tanya Ghina
"Salah untukku! Pokoknya jangann." Kata Louis sambil mencubit gemas pipi istrinya
Ghina menghela nafasnya pelan dan mengangguk patuh saja, tapi setelahnya dia dibuat kesal dengan apa yang pria itu bisikkan.
"Kamu bisa melihat tubuhku setiap saat, jadi berhenti mengikuti mereka dan melihat foto-fotonya"
Posesif sekali padahal itu kan artis!
__ADS_1
¤¤¤
Aduh Louis posesif banget😴