Dalam Dekapannya

Dalam Dekapannya
Tenang


__ADS_3

Dalam diam Louis terus memperhatikan Ghina yang terlihat sangat antusias melihat pakaian-pakaian bayi bahkan sudah lebih dari lima belas menit mereka di sana dan Ghina masih belum menentukan pakaian mana yang akan dia beli. Tentu saja melihat hal itu Louis merasa sangat senang karena sebelumnya Ghina terlihat tidak bersemangat dan juga ketakutan, tapi sekarang Ghina sangat senang.


Senyuman manisnya mengembang dengan sempurna dan Ghina tidak berhenti melihat berbagai pakaian yang ada di toko sambil sesekali bertanya pada Louis tentang pendapatnya. Merupakan kebahagiaan tersendiri untuk Louis melihat istrinya bahagia begitu semua rasa takut Ghina perlahan menghilang.


Ghina sudah melupakan mimpi buruknya.


"Bagus kan? Bagus kan Louis? Aku mau yang warna biru." Kata Ghina sambil menunjukkan baju yang dia ambil


"Hm bagus sekali sayang." Kata Louis


"Aku mau beli yang ini Louis." Kata Ghina


"Iya kamu boleh membeli apapun yang kamu suka sayang." Kata Louis


"Benarkah?" Tanya Ghina senang


"Tentu saja memang kapan aku berbohong hmm?" Kata Louis membuat Ghina tersenyum mendengarnya


"Tidak pernah hehe kamu gak pernah bohong sama aku." Kata Ghina


"Kamu mau tau sesuatu Ghina?" Tanya Louis


"Em apa?" Tanya Ghina sambil mendongak dan menatap suaminya


"Kejujuran itu satu hal yang sangat penting dalam sebuah hubungan, sesulit dan sepahit apapun itu kita harus jujur satu sama lain." Kata Louis


Mendengar hal itu Ghina tersenyum lalu kembali melihat berbagai pakaian yang ada sambil mengatakan sesuatu yang membuat suaminya ikut tersenyum.


"Kamu memang suami idaman Louis." Kata Ghina


Tertawa kecil Louis kembali mengikuti Ghina hingga istrinya itu memilih lima pakaian bayi lalu mengatakan bahwa dia sudah selesai dan mengajak Louis untuk membayar. Selesai membayar semua belanjaan keduanya keluar dari toko dan masuk ke dalam mobil lalu pulang ke rumah.


Di dalam mobil Ghina mengeluarkan pakaian berwarna biru muda yang tadi dia beli dan terus menatapnya, entahlah Ghina suka sekali dengan pakaian itu.


Baju bayi berwarna biru muda yang sangat indah dimatanya.


"Kelihatannya kamu suka sekali dengan baju itu sayang." Kata Louis


"Iya aku senang sekali dengan baju ini." Kata Ghina


"Aku juga suka." Kata Louis


Saat tengah asik menatap baju itu tiba-tiba saja ponsel Ghina berdering dan begitu Ghina melihat senyumnya memudar seketika, dia terlihat ragu. Cukup lama mendiamkannya Ghina pada akhirnya mengangkat panggilan itu.


Begitu menyapa Louis langsung menoleh ke arahnya.


"Halo Ca"


Ghina terlihat tidak nyaman bahkan tangannya terkepal cukup kuat dan baju yang tadi dia pegang sudah kembali dimasukkan ke dalam plastik belanjaannya.


"Em baik lo gimana?" Tanya Ghina


'Baik mungkin, lo ada waktu Na?'


"Enggak.... Gue sedikit sibuk." Kata Ghina langsung


'Ah maaf gue ganggu ya?'

__ADS_1


Ghina hanya bergumam saja sebagai tanggapan, tidak mau menjawab dengan perkataan.


'Oh iya gimana kandungan lo Na?'


Tubuh Ghina menegang seketika mendengar pertanyaan itu dan Louis yang menyadarinya langsung menepikan mobilnya lalu meraih tangan Ghina yang terkepal kuat membuat istrinya itu menatapnya.


Dia tersenyum pada Ghina berusaha menenangkannya.


"Em baik hari ini gue sama Louis habis dari dokter." Kata Ghina pelan


'Gue ikut senang dengarnya eh iya minggu ini ada birthday party Zelline lo datang?'


"Belum tau sih nanti tanya Louis dulu." Kata Ghina


Genggaman di tangannya membuat Ghina merasa sedikit lebih tenang.


'Yaudah deh gue cuman mau nanya kabar aja sih'


"Hm iya Ca"


'Maaf ganggu waktunya ya? Sama gue minta maaf untuk semuanya ke lo'


"Iya Ca gak papa." Kata Ghina


Setelah percakapan singkat itu Cassandra mematikan panggilannya membuat Ghina menghela nafasnya pelan lalu menaruh ponselnya dan menoleh pada Louis. Ada senyuman di mata suaminya dan perlahan tangan Louis terulur untuk mengusap kepalanya dengan sayang.


"Dia mengatakan apa?" Tanya Louis dengan penuh kelembutan


"Tidak ada hanya bertanya kabar saja dan mengatakan bahwa minggu ini ada birthday party Zelline." Kata Ghina


"Em sedikit"


"Sekarang sudah tidak?" Tanya Louis


Ghina tersenyum dan menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.


"Tidak"


Ikut tersenyum Louis mencium sekilas keningnya lalu kembali melajukan mobilnya membuat Ghina menatapnya dengan senyuman.


Louis perhatian sekali padanya.


°°°


"Ghina"


Senyuman Ghina mengembang dengan sempurna kala dia melihat Louis yang baru dari dapur untuk membawakan dia ice cream dan dengan tidak sabaran Ghina menarik tangan Louis agar duduk disampingnya. Menggelengkan kepalanya pelan Louis memberikan ice cream yang dia bawa pada istrinya membuat Ghina tersenyum senang dan langsung memakannya.


Ya ampun menggemaskan sekali.


Dalam diam Louis memperhatikan Ghina dan sesekali dia mengusap sudut bibirnya yang kotor karena ice cream coklat yang tengah Ghina makan. Tengah asik menatap istrinya ponsel Louis bergetar dan ternyata ada pesan dari Daddy nya.


Louis malam ini Daddy tidak pulang ke rumah


Daddy sedang pergi keluar bersama Mommy kamu


Membaca pesan itu membuat Louis tersenyum dan langsung membalas pesannya.

__ADS_1


Iya Dad


Nanti akan aku beri tau Lily juga


Dan satu lagi have fun sama Mommy, tapi jangan buatkan adik untuk aku dan Lily


Setelah membalas pesannya Louis meletakkan lagi ponselnya dan menatap Ghina yang ternyata sudah menghabiskan ice cream yang tadi dia bawa, cepat sekali istrinya itu makan.


"Tadi ada pesan dari siapa Louis?" Tanya Ghina


"Daddy, katanya Daddy tidak akan pulang malam ini dia ingin keluar sama Mommy." Kata Louis


"Apa mereka ingin kencan?" Tanya Ghina yang terlihat antusias


"Maybe"


"Apa Mami belum menjawab lamaran yang Papa Liam ajukan untuknya?" Tanya Ghina


"Mom bilang dia butuh waktu, tapi aku yakin mereka akan kembali bersama sayang." Kata Louis


"Aku akan sangat senang kalau mereka kembali bersama." Kata Ghina


"Aku juga"


Louis secara tiba-tiba mengulurkan tangannya untuk mengusap sudut bibir Ghina yang kotor membuat istrinya itu tersenyum.


"Aku seperti anak kecil ya?" Tanya Ghina


Tertawa kecil Louis hanya mengangguk sebagai jawaban.


"Louis"


"Iya"


"Mama sama Papa dan Kak Gibran bilang aku banyak berubah kalau dulu aku itu mandiri terus keras kepala serta tidak bisa diatur, tapi sekarang aku penurut sekali." Kata Ghina


"Apa karena aku?" Tanya Louis


"Hmm sebenarnya karena kejadian malam itu, tapi juga karena kamu aku semakin berubah jadi Ghina yang manja." Kata Ghina


"Kenapa?"


"Tentu saja karena kamu selalu memanjakan aku." Kata Ghina


"Apakah aku memanjakan kamu?" Tanya Louis tidak yakin


"Iya kamu sangat memanjakan aku Louis dan lagi aku ada Lily sekarang yang selalu menjadi tempat aku bercerita juga menghabiskan waktu ketika kamu tidak ada di rumah." Kata Ghina


"Dan kamu senang?"


"Tentu saja aku senang sekali Terima kasih banyak sayang." Kata Ghina sambil memeluk suaminya itu dengan sayang


Astaga Louis benar-benar menyayangi Ghina.


°°°


Ini dia satu laginyaaa🥰

__ADS_1


__ADS_2