Dalam Dekapannya

Dalam Dekapannya
Ibu Hamil Manja


__ADS_3

Sejak pulang dari kantor Ghina benar-benar tidak ingin menjauh dari suaminya dan saat ini keduanya sedang menonton tv dengan Ghina yang memeluknya dari samping. Sikap manja Ghina ini membuat Louis senang, tapi juga sedikit membuatnya bingung karena Ghina tidak membiarkannya pergi kemanapun.


Saat ingin ke kamar mandi saja Ghina sudah merengek dan memintanya untuk cepat, dia mengatakannya dengan wajah cemberut membuat Louis gemas sendiri. Setiap ditanya apa yang diinginkan Ghina hanya menjawab ingin memeluknya dan tidak mau Louis pergi kemana-mana.


Astaga Louis tidak tau kalau akan sampai begini, tapi dia suka.


"Louis wanita itu jahat sekali ya? Masa dia mau menggugurkan kandungannya." Kata Ghina mengomentari film yang dia tonton bersama suaminya


"Hm sangat jahat." Kata Louis sambil mengusap kepala Ghina dengan sayang


"Anak itu kan tidak salah Louis masa mau dibunuh, jahat sekali." Kata Ghina lagi


"Iya sayang itu kan hanya film." Kata Louis


"Tapi, di dunia nyata juga ada Louis." Kata Ghina


"Hm kamu benar." Kata Louis


"Mereka yang salah, tapi kenapa marah sama anak yang tidak bersalah harusnya mereka bertanggung jawab." Kata Ghina kesal


Louis tersenyum mendengar nada kekesalan itu apalagi ketika melirik dia melihat Ghina dengan wajah kesalnya.


"Kalau aku sayang sekali sama anak kita bahkan tidak sabar menunggu dia lahir." Kata Ghina yang mulai membentuk sebuah senyuman manis


"Kalau itu aku juga sama sayang." Kata Louis


"Louis"


"Hmm"


"Dulu aku takut sekali akan hamil dengan Alden, tapi sepertinya Tuhan sangat baik padaku." Kata Ghina pelan


"Jangan memikirkan hal yang membuat kamu sedih." Kata Louis sambil mencium puncak kepala istrinya dengan sayang


Ghina mendongak dan menatap suaminya dengan lugu lalu tersenyum seraya menganggukkan kepalanya.


"Waktu terus berjalan Ghina jangan terus memikirkan hal yang membuat kamu sedih apalagi ketika kamu hamil begini." Kata Louis


"Iya Louis"


"Mau diganti filmnya?" Tanya Louis


"Jangan aku mau lihat sampai habis." Kata Ghina


"Baiklah kalau gitu mau minum?" Tanya Louis


"Mau ice cream ada enggak?" Tanya Ghina


Louis terlihat seperti sedang berfikir lalu menatap Ghina dengan senyuman.


"Aku lihat dulu ya? Kalau ada nanti aku ambilkan." Kata Louis


"Kalau tidak ada bawakan air dingin ya Louis." Kata Ghina


"Iya sayang"

__ADS_1


Ghina melepaskan pelukannya dan membiarkan Louis pergi ke dapur untuk mengambil minum. Selagi Louis pergi ke dapur Ghina hanya fokus pada layar tv di hadapannya padahal dulu dia sama sekali tidak suka menonton tv.


Dulu Ghina lebih suka pergi berjalan-jalan dari pada duduk diam sambil menonton tv begini. Sekitar sepuluh menit Louis kembali dia membawa ice cream untuk Ghina membuat wanita hamil itu tersenyum senang.


Apalagi Louis juga mengambilkan beberapa camilan yang ada di dapur kalau Louis sendiri dia hanya membawa air putih saja.


"Terima kasih Louis." Kata Ghina senang


"Hm sama-sama sayang." Kata Louis dengan senyuman


"Ini ice cream punya siapa?" Tanya Ghina


"Mungkin Lily, tapi tenang saja masih ada dua di kulkas." Kata Louis


Ghina mengangguk faham lalu mulai memakan ice creamnya sambil menyandarkan kepala di bahu suaminya dengan manja.


"Kamu mau Louis?" Tanya Ghina


"Hm tidak sayang kamu saja." Kata Louis


Tersenyum singkat Ghina kembali memakan ice cream miliknya dengan mata yang fokus pada film dihadapannya, tapi ketika melihat beberapa cemilan di meja perut Ghina mulai keroncongan.


"Louis aku mauu itu." Kata Ghina


"Ini?" Tanya Louis mengambil wafer yang ada di meja


"Heem mau"


Tersenyum manis Louis mengambil lalu memerikannya pada Ghina setelah dia buka. Mata Ghina berbinar dia mengambil satu wafer coklat lalu memasukkannya ke dalam ice cream baru memakannya.


"Em gak tau mau aja, tapi enak." Kata Ghina sambil tersenyum


Menggelengkan kepalanya pelan Louis mengusap sayang kepala Ghina sambil terus memperhatikan istrinya yang sibuk memasukkan wafer ke dalam ice cream lalu memakannya.


Saat melihat ada ice cream di sudut bibirnya Louis secara refleka mengusapnya dengan ibu jari miliknya laku menatap Ghina dengan senyuman.


Sudah habis Ghina meletakkan sampah ice creamnya di meja bersamaan dengan wafer coklat yang juga sudah habis, dia akan membuangnya nanti.


"Mau apa lagi hm?" Tanya Louis


"Emm mau sponge." Kata Ghina dengan senyuman


Sepertinya Ghina lagi suka makan coklat, tapi tidak masalah sesekali saja. Seperti biasa Louis memberikannya setelah dia buka agar Ghina hanya langsung memakannya saja.


"Kamu makan juga aaaa"


"Tidak Ghina." Kata Louis membuat wajah istrinya itu berubah cemberut


"Louis ayo makannn." Kata Ghina


"Tidak.... baiklah baiklah aku makan." Kata Louis ketika wajah Ghina berubah kesal


Senyuman manis Ghina kembali mengembang dia menyuapi Louis beberapa kali lalu memakan untuknya dan kembali menonton tv.


Ikut tersenyum Louis mencium puncak kepala Ghina dan menariknya mendekat membuat istrinya itu menyandarkan kepala di bahunya.

__ADS_1


Louis suka sekali menghabiskan waktu berdua bersama dengan Ghina.


¤¤¤


Sesaat setelah makan malam Ghina terus muntah-muntah bahkan semua makanan yang dia makan ketika makan malam tadi dia keluarkan. Wajahnya sampai pucat membuat Louis cemas bukan main apalagi ketika Ghina merengek padanya dan mengatakan bahwa perutnya sakit.


Di kamarnya ada Alisha yang memang akan menginap di rumah untuk malam ini dan wanita paruh baya itu menunggu di luar kamar mandi. Di dalam tangan Ghina mencengkram kuat lengan kekar Louis dan mengatakan kalau dia ingin ke kamar.


Kepalanya sakit dan Ghina langsung memejamkan mata begitu Louis mengangkat tubuhnya lalu membaringkannya di ranjang.


"Louis jangan cemas ini hal biasa untuk wanita yang sedang hamil." Kata Alisha ketika melihat anaknya yang sangat panik


"Aku tidak bisa melihat Ghina begini Mom lihat wajahnya pucat sekali." Kata Louis


"Ghina ini minum dulu." Kata Alisha


Membantu menantunya untuk duduk Alisha memberikan air hangat untuk Ghina dan mengusap kepalanya dengan sayang.


"Kamu tiduran lagi ya?" Kata Alisha


Ghina hanya mengangguk saja lalu membaringkan tubuhnya di ranjang.


"Louis siniii"


"Louis kamu coba usap perutnya mungkin Ghina akan merasa lebih baik, Mommy ke kamar dulu kalau ada apa panggil saja." Kata Alisha


Louis mengangguk singkat sebagai jawaban lalu begitu pintu kamarnya di tutup dia naik ke atas ranjang dan mengusap kepala Ghina dengan sayang.


Menuruti ucapan Alisha tadi Louis menyingkap sedikit piyama tidur Ghina lalu mengusap perutnya dengan penuh kelembutan.


"Baby ada apa? Kamu tidak suka makanannya?" Tanya Louis entah pada siapa


Ghina hanya diam sambil memperhatikan suaminya, tapi merasa sedikit membaik.


"Louis sini aku mau peluk." Kata Ghina


Tersenyum manis Louis membaringkan tubuhnya yang langsung di peluk oleh Ghina.


"Perutnya sakit?" Tanya Louis


Ghina menggelengkan kepalanya pelan.


"Sudah lebih baik." Kata Ghina


"Kalau gitu kamu istirahat ya?" Kata Louis


Mengangguk patuh Ghina mengeratkan pelukannya dan mendusal manja di leher Louis membuat suaminya itu tersenyum lalu mencium puncak kepalanya dengan sayang.


"Jangan kemana-mana ya Louis"


Tentu saja Louis akan tetap disampingnya.


¤¤¤


Hhai aku updateeee💞

__ADS_1


__ADS_2