Dalam Dekapannya

Dalam Dekapannya
Mimpi Buruk


__ADS_3

Kembali berhadapan dengan Cassandra membuat Ghina entah kenapa merasa gelisah sendiri, dia takut padahal teman baiknya itu tersenyum padanya, tapi Ghina tidak tenang. Saat wanita itu mendekat secara refleks Ghina memundurkan wajahnya dan hal itu membuat Cassandra terus melangkah maju hingga Ghina tidak lagi bisa bergerak mundur.


Malam ini dia sedang menemani Louis ke acara kantor lalu dia pergi ke kamar mandi, tapi di sana Ghina malah bertemu dengan Cassandra yang sedari tadi tidak dia lihat keberadaannya. Menggigit pelan bibir bawahnya Ghina berniat pergi, tapi Cassandra menahan lengannya membuat rasa gelisah semakin Ghina rasakan.


Tatapan mata Cassandra berubah tajam dan senyumannya berganti dengan seringaian yang membuat Ghina takut.


"Caca"


"Mau kemana Na? Kenapa lo keliatan takut gitu?" Tanya Cassandra


"Enggak... Enggak gue cuman harus keluar karena takut Louis cariin." Kata Ghina gugup


"Nanti Ghina kita perlu ngobrol sebentar." Kata Cassandra


"Di luar aja Ca masa ngobrolnya di kamar mandi." Kata Ghina


Cassandra tertawa lalu mendorong tubuh Ghina hingga membentur dinding di belakangnya.


"Ca..."


"Pintunya udah dikunci Ghina." Kata Cassandra


"Lo mau apa Ca?" Tanya Ghina berusaha menutupi rasa takutnya


"Gue? Gue mau lo menderita Ghina." Kata Cassandra


"Ca!"


"Kenapa? Lo takut kan?" Tanya Cassandra sambil tersenyum miring


Tanpa Ghina duga teman baiknya itu mencengkram kuat kedua pipinya hingga membuat Ghina meringis kesakitan.


"Ca lepas." Pinta Ghina


Melepaskan cengkraman itu Cassandra malah melakukan hal yang sangat tidak dia duga, menamparnya. Suara tamparan terdengar begitu nyaring bahkan Ghina sampai terjatuh dan langsung memegang pipinya yang terasa sakit.


"Dengar Ghina hidup gue berantakan itu karena lo! Pernikahan gue batal dan perusahaan orang tua gue mengalami kerugian besar itu karena lo! Kenapa sih lo gak bisa diem aja?! Masih kurang dengan adanya Louis?!" Bentak Cassandra


"Ca! Gue gak pernah minta Alden untuk batalin pernikahan dan masalah perusahaan itu bukan salah gue lo sendiri yang cari masalah sama Louis dengan ngelakuin hal untuk mempermalukan gue di depan nyokapnya." Balas Ghina tak Terima


Ghina berdiri dan balas menatap Cassandra dengan tajam, pipinya memerah karena tamparan Cassandra tadi kuat sekali.

__ADS_1


"Gue gak akan biarin lo hidup bahagia Ghina!" Kata Cassandra penuh penekanan


"Ca lo mau ngapain?" Tanya Ghina takut


Jantung Ghina berdetak sangat cepat kala dia melihat Cassandra yang mengeluarkan pisau dari balik bajunya.


"Lo hancurin gue dan keluarga gue kan? Sekarang giliran gue yang hancurin lo dan suami lo." Kata Cassandra


"Ca jangan sakitin anak gue Ca"


Ghina memegang perutnya sambil menggelengkan kepalanya pelan dan menatap Cassandra dengan raut wajah penuh permohonan.


"Kenapa hanya gue yang harus menderita Na? Kenapa? Bukannya dalam hal ini lo yang harusnya paling menderita? Lo ditinggal Alden! Tapi, kenapa lo malah bahagia dan gue yang menderita?!" Kata Cassandra marah


Ghina hanya menggelengkan kepalanya pelan dan meminta Cassandra untuk tidak melukai anaknya, tapi Cassandra tetap mendekat dan menodongkan pisau itu ke area perutnya.


"Jangan Ca jangan"


Ghina berusaha menghadang tangan Cassandra, tapi tenaga nya kalah hingga pisau itu berhasil melukainya.


Melukai dia dan bayi dalam kandungannya.


°°°


Raut wajah Louis terlihat cemas dan bingung ketika dia melihat Ghina yang terlelap disampingnya tengah bergerak gelisah dengan dahi berkerut juga keringat yang mengalir. Berusaha membangunkan istrinya itu dengan usapan pelan di pipinya Louis terus memanggil nama Ghina agar dia bisa mendengar dan membuka matanya.


Entah berapa lama, tapi yang Louis tau ketika Ghina berhasil membuka matanya nafas wanita itu memburu dia terlihat ketakutan matanya menatap awas ke segala arah dan tangannya refleks memegang perutnya sendiri. Begitu Louis memanggilnya Ghina menatapnya dengan genangan air mata dan secara refleks memeluknya dengan sangat erat juga disertai isakan.


"Ada apa? Kamu mimpi buruk?" Tanya Louis


Ghina hanya menangis sambil mengeratkan pelukannya membuat Louis tak banyak bertanya dan hanya membalas pelukan itu dengan sayang seraya mengusap kepalanya, berusaha memberikan ketenangan.


Setelah merasa Ghina sedikit lebih tenang Louis melepaskan pelukannya lalu menangkup wajah Ghina dan mengusap jejak air mata disana.


"Ada apa hmm? Kamu mimpi buruk?" Tanya Louis dengan penuh kelembutan


"Takut Louis." Lirih Ghina


"Apa yang kamu takut kan sayang? Selama ada aku kamu tidak perlu takut." Kata Louis


"Louis"

__ADS_1


"Iya kenapa? Kamu mimpi buruk? Ada apa hmm?" Tanya Louis lagi


"Louis.... Aku mimpi Caca... Caca dia melukai anak kita... Dia berusaha membunuh anak kita." Kata Ghina


"Ghina itu hanya mimpi sayang." Kata Louis


"Dia melukai aku Louis... Dia menusuk aku dengan pisau dan melukai anak kita di dalam perutku." Kata Ghina


"Hey sudah itu hanya mimpi kamu tidak perlu takut." Kata Louis


"Bagaimana jika benar terjadi?" Tanya Ghina


"Tidak akan Ghina, kamu percaya pada aku kan?" Kata Louis


Ghina menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.


"Jangan takut, aku akan selalu melindungi kalian dan selama kamu berada di dekat aku maka kamu akan aman sayang." Kata Louis


Ghina menatap Louis sebentar dan suaminya itu mengusap pipinya lalu memberikan ciuman sayang di keningnya untuk waktu yang cukup lama.


"Percaya sama aku kalau kamu dan anak kita akan baik-baik saja"


Ghina mengangguk singkat membuat Louis tersenyum seraya mengusap pipinya dengan sayang.


"Sekarang tidur lagi ya? Masih malam dan ingat besok kita harus check up ke dokter karena baby kita sudah akan masuk bulan keempat." Kata Louis


"Iya"


"Senyumnya?"


Mendengar hal itu Ghina menarik sudut bibirnya membentuk sebuah senyuman lalu dia bersama Louis kembali berbaring di tempat tidur.


"Kemari biar aku peluk kamu sepanjang malam." Kata Louis


Ghina langsung mendekat dan memeluk suaminya dengan erat lalu mulai memejamkan matanya, kembali tertidur.


Dia harap Louis benar kalau hal itu hanya sekedar mimpi.


°°°


Harusnya update tadi pagi maaf kelamaan😭

__ADS_1


__ADS_2