
selesai mandi aku lihat sepasang baju casual yang menurutku itu sangat nyaman untuku dan pas di badan aku. " seleranya bagus juga, pas banget lagi " . ucapku lalu pergi keluar menemui mreka didapur.
namjoon sedang duduk di meja makan. dan jin memberiku susu coklat .
" nih, mau aku buatkan sarapan apah " ucap jin yang sedang sibuk masak.
" apah perlu bantuanku" jawabku disampingnya yang memegang segelas susu coklat. jin hanya menciumku di kepala. " duduklah kita akan sarapan bersama" ucapjin. dan aku duduk disamping namjoon dia sibuk dengan benda pipih di tangnya. aku malu harus menyapanya seperti apah. pertemuan yang sangat tidak enak.
" hay selamat pagi " ucap namjoon tersenyum ramah.
" hay pagi juga oppa" balasku menundukan kepala lalu tersenyum padanya. ngga lama jin datang dan memberikan namjoon makanan
" ini makan lah " ucapjin. dia menyuruhku makan tapi aku menolak.
" aku sarapan ini aja " ucapku mengangkat rotiku. namjoon tersenyum dan jin mengacak rambutku.
" habiskan susumu dan aku akn mengantarmu ke kampus " . lanjutnya dan kami bertiga sarapan dan bercanda. aku jadi akrab dengan namjoon setelah itu. dia seperti kakak bagiku sikapnya yang baik ramah.
...~~~...
aku turun dari mobil jin dan melambaikan tangan sambil tersenyum. berjalan ke halaman kampus.
" kunyuk luh yak. dari semalem aku menelvon tapi tidak bisa2 " ucap ka ayu menghampiriku.
" selamat pagi emak naga" .ucapku mencium pipinya.
" jawab! semalem dari mana" ka ayu marah mendudukanku di kursi kampus.
" dari rumah jian aku ketiduran" jawabku jujur dan ka ayu membulatkan matanya.
" apah kau gila, dia peria dan kau wanita tidur satu rumah" bentak ka ayu dan mengangkat rambutku mengecek leherku kesan kemari.
" ka ayu apaan sih diliatin orang tuh " . jawabku tersenyum kepada orang yang melihat kelakuan ka ayu.
" kamu lagi apah sih yu " ucap momy berdiri didepan kita. lalu ka ayu menariku di halaman yang lumayan sepih di ikuti momy yang kebingingan.
" jawab aku jujur kamu ngapain aja disana, kamu jangan bodoh! laki laki disini semua mata keranjang ra ******** semua" ucap ka ayu menggebugebu.
" tidak semua laki laki ayu, kamu itu knph sih. marah2 gini " ucap momy menenangkan ka ayu yang marah padaku.
" anak bodoh ini dia tidur dirumah si jian eon" jawab ka ayu. momy menatapku tak percaya.
__ADS_1
" benar itu ra " momy memastikan. aku hanya mengangguk membenarkan. momy membalik badannya dan hendak pergi dengan kecewa. pasalnya mereka berdua benar2 menjagaku disini mreka kecewa knph aku melakukan hal yang mreka sering tekankan untuk aku tidak melakukanya. mreka berdua pergi tanpa melihatku. lalu aku lari dan berhenti ditengah2 mreka.
" semalam aku tidak berbuat apah2 sumpah demi hidupku mom ka percaya padaku " ucapku hampir menangis. mreka menatapku dingin.
aku menarik nafas dalam. " aku tidur di apartment kim seokjin percaya padaku aku tidak bermaksud menyembunyikan ini dari kalian aku takut saja " jawabku dan mreka menatapku agar aku melanjutkan penjelasanku. lalu aku menjelaskan semuanya. dari prtama aku bertemu sampai aku memutuskan untuk berpacaran dengan jin.
" jadi selama ini dia dekat dengan kita yu" ucap momy girang. "apah dia tau kalo kita army " tanya ka ayu. " iyah " aku mengangguk " kalian jangan marah aku takut jika kalian meninggalkan aku" ucapku menghapus air mataku.
" dasar cengeng, aku dan ayu sengaja tadi biar kamu mau terbuka pada kami, sikapmu aneh beberapa bulan trakhir, kami yakin kamu sedang menyembunyikan sesuatu " jelas momy lalu memeluku dan kami bertika berpelukan.
" kamu harus membawa abang ke rumah sekalian bawa juga v " ucap ka ayu. kami bertiga berjalan menuju kelas.
" mana bisa seperti itu, tadi pagi aja canggung banget aku duduk satu meja dengan oppa namjoon " ucapku berhenti melangkah karna momy menarik tanganku.
" berakah. kau makan dengan namjoon" ucap momy tak percaya.
" kau tidak sedang berbohong kan ra " uvap. ka ayu.
" aku akn membawa jin kerumah, kalo dia tidak sibuk oke " ucapku lalu masuk kekelas kita masing2.
...~~...
kelasku selesai setelah mengabari momy dan ka ayu aku berjalan hendak menunggu di halte. aku liat di sebrang sana tidak jauh dari tempatku berjalan ada ibu2 cantik hendak menyebrang dan ada mobil yang melaju dengan kencang.
" apah kau tidak papah nak " ucap ibu cantik itu dan memapahku duduk di halte. bebrapa orang menghampirinya seperti bodygard. " maapkan kelalaian kami nyonya " ucap salah satu orang2 itu. ibu cantik hanya mengangkat tangan dan menganggukan kepala dengan elegan. " jangan ceritakan kejadian ini pada anak2ku dan suamiku " ucapnya lembut. orang2 bertubuh kekar itu hanya patuh pada ucapanya.
"ikut denganku aku akan. membawamu ke dokter" ucapnya yang masih membersihkan lukaku dengan sapu tangannya.
" aah tidak nyonya hanya luka kecil, aku tidak papah lagian aku buru2" ucapku sopan dan tersenyum.
" ke rumah sakit sebentar aku akn mengantarmu ketempat yang kau tuju nanti, ini printah tidak ada penolakan" ucapnya membuatku tetingat pada seseorang.
" baiklah aku akan ikut" ucapku karna tidak bisa menolak. takut juga sama orang2 di belakangnya.
lalu aku masuk ke mobil mewah didepanku disusul dengan ibu cantik disamping aku duduk dengan elegan. " apah kau bukan asli korea " ucap ibu itu duduk disamping aku.
" iyah nonya. aku dari indonesia ". jawabku tersenyum. ibu cantik memegang tanganku. mengangguk paham.
setelah selesai mengobati lukaku kita keluar rumah sakit.
" setelah ini kau akan kemana, biar aku antar " ucap ibu cantik .
__ADS_1
" tidak nyonya dari sini aku akn naik bus saja " ucapku disampingnya . tapi lagi2 ibu itu memaksaku untuk mengantr kan aku karna dia merasa hutang budi padaku.
" kau selesai kuliah langsung pergi kerja begitu"tanyanya didalam mobil aku mengangguk tersenyum. " iyah nyonya" jawabku.
" kau kerja dimana. " . tanya ibu cantik.
" di lestoran xxx " ucapku lengkap dengan alamat. ibu cantik itu menatapku serius dan tersenyum ramah lalu mengarahkan supirnya ke alamat tempat aku bekerja.
tepat di depan lestoran aku turun dan membungkukan badanku.
" terimakasih nyonya sudah repot2 mengantar aku seperti ini ".
" harusnya saya yang berterimakasih kau menyelmatkan nyawaku" ucap ibu cantik. aku tersenyum dan melambaikan tangan setelah mobil mewah itu pergi, lalu aku buru2 masuk ke dalam. mengganti bajuku dan bekerja seperti biasa.
" nuna maap, tuan muda memberi tahu aku kalo dia akan menjemputmu pulang nanti tolong hidupkan ponselmu " . ucap dev ramah dan tersenyum. dia tau segalanya tentang aku dan jin. aku mengangguk dan tersenyum padanya. melanjutkan pekerjaanku seperti biasa.
"Ra minggu depan aku akan bertunangan jika kamu ada waktu datang ya. aku akn mengirim alamat hotel nya nanti " ucap penti duduk di depanku sambil meminum jus jeruknya. aku kaget lalu tersenyum.
" waaah benarkah pen. aku akan usahakan datang untukmu " jawabku lalu melanjutkan pekerjaanku.
...~~~...
" katanya menjemputku malah terlambat menyebaklan" grutuku karna harus menunggu jin didepan lestoran setengah jam. lalu aku memutuskan berjalan dan akan menuju taman. sebelum masuk taman aku melihat mobil yang sangat aku kenal.
" Sorry dear " ucapnya keluar dari mobil. jan menuntunku masuk mobil tanpa bicara. aku kesal karna dia telat satu jam menjemputku.
" apah kau marah " ucap jin sambil mengemudi dengan fokus.
" tidak " jawabku singkat tanpa melihatnya.
" aku minta maap, tadi ada temen meminta bantuanku" ucapnya menjelaskan. lalu aku menoleh.
" aku hanya capek hari ini " melihat jin dan dia tersenyum memegang pipiku dan fokus mengemudi.
" istirahatlah kita akan pulang" ucap jin.
" jangan ke tempatmu, aku ingin memberi tahu momy dan ka ayu, tentang kita dan hubungan kita, aku ngga mau bohong terus ke mreka. kamu ngga papah kan jin " jawabku memiringkan badan agar melihatnya.
" hmmm, aku tidak pernah berniat menyembunyikan hubungan kita terus menerus sayang" jawab jin mencium keningku.
" terimakasih jin " jawabku tersenyum.
__ADS_1
lalu aku istirahat dan memejamkan mataku. jin fokus mengemudi. mobil melaju ke arah rumahku dengan kecepatan sedang.