Dear Era

Dear Era
Pertemuan


__ADS_3

" aaahhh... terimakasih sayang, aku mencintaimu ". Ucap seokjin melepaskan miliknya dariku, memeluku yang lemah tak bertenaga. karna ulahnya.


Seokjin dengan telaten memandikan aku, beberapa menit berlalun, seokjin melilitkan handuk kecil di tubuhku. aku hanya menyaksikan yang seokjin lakukan padaku dengan tersenyum manis, tanpa bicar. karna aku sangat lelah dan tubuhku benar2 sakit.


" istirahatlah. maafkan aku karna bersemangat tadi". Ucap seokjin. dan mencium keningku. aku mengangguk pelan dengan senyuman.


Lalu seokjin Menyelimuti tubuhku dan dia kembali ke kamar mandi, aku kembali memejamkan mataku perlahan.


.


.


.


.


Pukul 20:00 di ruang tamu begitu ramai, Momy dan ka ayu yang sedang menyajikan minuman untuk semuanya. jhope dan istrinya yang sedang hamil, duduk dengan santai dan gembira bersama yang lain... Seokjin dan taehyung disana nampak tertawa dengan candaan jhope..


Dari arah pintu depan datang dua pasang yang sedang tersenyum lebar.. " haiiii... sudah ramai rupanya ". Ucap jimin bersama emy lee tunanganya. " hai... semua " lanjut emy.


Tangan jimin memeluk pinggang emy dengan posesif.


" hai... emy apah kabar ". Ucap momy yang baru saja menaruh minuman di bantu dengan ka ayu.


Karna pelayan2 rumah seokjin liburkan atas permintaan kami, jadi rumah ini tidak ada siapa2 selain kami yang di dalam...


"kabar baik meg.. owh iyah. baby reem dimana ". Tanya emy. lalu duduk bersama jimin dan yang lain. momy juga duduk di sofa deket istri jhope.


sedang kan ka ayu duduk di samping tae, " ini teh nya ". Ucap ka ayu. tae menerima teh yang ka ayu beri dan menyeruputnya perlahan.


Momy menjawab pertanyaan emy, " baby reem sedang tidur bersama yoosun dan namjoon di kamar my".


" siapa yoosun, maaf saya kurang tau ". ucap emy dengan senyuman.


" yoosun anaknya jin hyung sayang, aku lupa memberi tahumu soal ini". jawab jimin terkekeh.


Emy menoleh ke arah seokjin yang sedang meminum kopi buatanya sendiri. " Kapan jin hyung menikah, tidak ada berita tentang pernikahnya ". Tanya emy.


" Dua hari lagi beritanya akan menyebar... tunggu saja ini akan jadi ledakan besar buat para wartawan dan stasiun tv hahah". Jawab seokjin dan semua terkekeh...


" aku masih ingat saat berita pernikahnku terakhir kali. semua komentar di akun sosmedku sangat menyakitkan hahah". Ucap ka ayu terkekeh.


" tapi sekarang tidak. karna mereka lelah kamu yang menang mendapatkan aku ". jawab tae dan memeluk ka ayu gemas.


plak!!!


Satu pukulan di paha tae membuatnya meringis kesakitan. " selalu begitu, ". Ucap tae mengusap pahanya.


" itu resiko menikahinya hahha". jawab jhop dengan terkekeh. karna dia tau istrinya dan ka ayu pernah mengikuti satu kejuaraan di karate.

__ADS_1


" apakah aku salah menikahi seseorang hyung". ucap tae dengan wajah memelas. menggoda ka ayu.


yang lain hanya tertawa. dan menggeleng kepalanya menyaksikan ini.


" tidak... kamu cukup buat dia gendut seperti Ini, dia akn lembut hahah". ucap jhop. mengusap perut besar istrinya. semua tertawa karna jawaban jhop. dan istrinya hanya terkekeh melihat tingkah jhop.


" aku sedang berusaha hyung, bahkan setiap saat aku melakukanya jika aku mengingunkan itu hahha". jawab tae. lalu mencium pipi ka ayu yang mulai memerah karna malu.


"pembicaran macam apa ini heey... aku akan ke dapur membuat camilan". Ucap ka ayu dan pergi.


"aku akan ikut yu", Ucap emy lalu ikut bersama ka ayu.


Jhop dan istrinya pamit pulang, karna tidak baik angin malam untuk ibu hamil, jimin tae dan seokjin sedang melihat video2 mereka di layar besar ruangan tv. dengan serius tanpa menoleh. kadang tertawa jika ada yang lucu..


Namjoon baru keluar kamar dan menggendong yoosun.. bergabung bersama jimin tae dan seokjin.


"papi... ". ucap yoosun turun dari gendongan namjoon. " hey jagoan. apah kamu laper sayang ". seokjin memangku anaknya dan yoosun menggeleng, memeluk seokjin dengan wajah bantalnya.


" hyung... apah jhop tadi kesini ". Ucap. namjoon. Duduk di samping jimin yang sedang fokus.


" iyah. tadi kesini, dan baru saja pulang ". Jawab seokjin mengusap punggung yoosun.


" ooh. lalu suga hyung dan jk... ". Tanya namjoon lagi. Lalu terdengar suara orang baru datang. memanggil semua orang menggema di depan.


" itu anaknya baru datang. suaranya menggema hahah". Jawab seokjin terkekeh. jimin dan tae ikut tertawa. lalu mereka ke ruang tamu.


" Dari mana saja kenapah baru datang". Ucap tae.. semuanya duduk kembali di sofa kecuali seokjin.


" dimana jin hyung ". Tanya jungkook. dan Turunlah seokjin dari arah kamarnya.


" Aku disini... kenaph kamu tidak membawa kekasihmu kemari,". Ucap seokjin dan duduk bergabung.


"Dia sedang tidur di apartmenku hyung. aku tidak akan lama disini maafkan aku ". Jawab jungkook dengan serius.


Mereka nampak mengobrol apah saja jika sedang bersama jungkook. tae bersama ka ayu berantem kecil di dapur. emy dan jimin ntah dimana mreka.


Momy sedang menyusui reem dikamar yang dia tempati di salah satu kamar rumah seokjin.


Begitu banyak kamar dirumah ini. jadi namjoon sebelum menikah dia juga sering menginap menemani seokjin bersama yang lainya. jadi tidak heran jika disini nampak begitu tidak asing dengan isi rumah seokjin.


Dilantai dua, kamar utama rumah ini. Aku tertidur dengan pakaian tipis yang aku rasa seokjin memakainkanya di tubuhku. karna aku sangat lelah.


Aku sama halnya dengan momy, yoosun menyusu sekarang. dia memeluku dan tersenyum.


" Kamu suka disini sayang,". Tanyaku mengusap kepalanya. yoosun mengangguk tanpa menjawab. dia nampak haus. aku tersenyum melihatnya.


Dia sangat jarang menyusu padaku, hari ini dia sangat manja. selesai menyusu tadi dia minta aku mandikan. dan sekarang sudah rapih dengan baju tidurnya yang bermotif pororo.


" Mami yoyo... mau ke papi. ". Ucapnya yang sudah rapih dan wangi.

__ADS_1


" hmm. kiss mami dulu... ". Jawabku. lalu yoosun mencium pipiku dan pergi keluar kamar.


Aku memakai Baju tidur yang bermotif sama dengan yoosun. karna aku fikir dirumah hanya ada momy, ka ayu, tae dan namjoon saja.


Selesai itu aku turun ke bawah. mendengar suara tawa yoosun bersama seokjin dengan yang lainya.


Aku menatap mereka bingung, ternyata sedang kumpul di sini semua. " kamu udah mendingan ra ". Tanya momy. aku bingung jawab apah. karna pertannyan momy aneh.


" aku baik2 saja mom. memangnya aku...". Jawabku terpotong karna seokjin menarik lenganku dan terduduk di sampingnya, bersebrangan dengan jimin, yang sedang menatapku murung.


" dia sudah baikan megha, kan aku tadi sudah memberinya obat". ucap seokjin. aku menoleh dan melotot padanya. dia mengedipkan matanya satu dengan tersenyum misterius.


"syukurlah ra... ". Jawab momy tersenyum. namjoon sedang memangku reem di samping momy.


ka ayu dan tae pamit pulang bersamaan dengan jk tadi, sebelum aku bangun ...


" Baju yang kalian pakai sangat lucu ra". Ucap emy gemas mencubit pelan pipi gembul yoosun.


Yoosun manyun dan mengusap pipinya. " ooowh apah sakit beby.. kaka minta maaf". Ucap emy. mengusap pipi yoosun..


" Tidak sakit ka, cuman yoyo udah gede, jangan cubit pipi, kata papi nanti nambah besar ". jawab yoosun. dengan suara khasnya yang belepotan hahah


Emy dan yang ada di ruangan itu terkekeh. lalu yoosun kembali ke tengah2 aku dan seokjin.


" Kata siapa yoyo udah gede ".Tanya seokjin mulai menjahili yoosun.


" Kata mami yoyo udah gede. papi tidak tau. kaki yoyo akan panjaaaaang seperti kaki papi". Jawab yoosun mendongakan wajahnya melihat seokjin.


"Kalo udah gede. ngga boleh nyusu punya mami harus minum susu buatan bibi". Jawab seokjin


" udah... mulai deh...". Jawabku melotot pada seokjin. " ngga mau buatan bibi. ini punya yoyo... iyah kan mami ". Ucap yoosun memeluku. " tentu.. ini punya yoyo " . Jawabku mengusap punggung yoosun.


" punya papi juga tau... " ucap namjoon terkekeh.


" iyah.. itu punya papi yoosun ". lanjut jimin ikutan menjahili yoosun.


" mami... ". yoosun mewek dan menangis. wajahnya merah kalo menangis. " yoyo ngga mau sma papa reem. sama om lucu juga yoyo ngga mau ". Ucap yoosun di sela tangisanya. dia memanggil jimin om lucu dan memanggil namjoon papa reem


" Udah iih jangan cengeng... mami punya yoyo doang udah titik". jawbaku menghapus air mata yoosun. dan mengangkatnya duduk di pangkuan aku.


" kalian iiiih". Ucap emy. memukul paha jimin.


Yang lain terkekeh. " Astaga ra. anakmu lucu banget. percis jin hyung, wajahnya dan telinganya akan merah jika dia menangis atau marah " . Ucap namjoon.. " iyah hyung, hahah sangat sama, seperti jin hyung kecil". lanjut jimin terkekeh kagum.


"Namanya juga anaknya masa mirip kamu, yah ngga lucu ahahh". Ucap momy dan semua tertawa aku juga.


deg!


Jimin menatapku Ntahlah apah yang dia pikirkan. lalu sikapnya kembali normal. dan kami mulai mengobrol banyak hal. yoosun dan reem bermain seperti kaka dan adik.

__ADS_1


Setelah itu jimin pamit pulang, tapi tidak dengan namjoon dan momy. dia tidak boleh pulang. karna yoosun tidak mau reem pulang. dia ingin adik perempuanya itu bermain bersamanya. padahal ini sudah malam...


__ADS_2