
dig dong ding dong...
" oppa aku buka pintu dulu mungkin itu mreka " jawabku izin membukakan pintu. lalu berlari kecil dan membuka pintu.
krek!!
" momyyyyy ka ayuuu peyukk aku peyukk" ucapku lebay dan merentangkan tanganku. ka ayu memutar bola matanya malas. " anakmu eon " ucapnya.
" anakmu juga " ucap momy tersenyum dan memeluku. " eeh galak apah kau tidak mau memeluku " ucapku pada ka ayu. " ogah gw tebak luh belum mandi pasti " ucapnya asl. tapi malah memeluku. aku tersenyum dan momy melihat kita brdua tersenyum.
" ayoo masuk. aku ada kejutan untuk kalian ". jawabku menutup pintu dan berjalan di depan mreka menuju ruang tamu. dan sampai disana momy dan ka ayu kaget karna ada jimin disana.
" aaaaakh jimin oppa " teriak ka ayu dan momy lalu menutup mulut mreka barengan.
" sangat kompak" jawabku. lalu kena pukulan dari ka ayu. " iiih sakit " keluh aku. jimin hanya tersenyum melihat kita ber3 .
" haii " sapa jimin dan mengulurkan tangan ke ka ayu. " haii " jawab ka ayu masih syok.
lalu beralih ke momy .
" duduklah aku buatkan minum untuk kalian " ucapku dan hendak berjalan ke dapur.
" kaka ikut ra " ucap ka ayu. menawarkan diri membantuku. dan. meninggalkan momy dan jimin.
" eeeh oon kenapah tidak memberi tahu aku kalo ada jimin di sini, tau gitu aku dandang yang cantik ngga ngasl kaya gini" protesnya berdiri di smaping aku. suara pintu toilet kebuka dan ka ayu melihat siapa yang kluar dari sana. ka ayu memukul lenganku " kunyuk ada siapa lagi selain dia gw cekik leher luh yak " ucapnya pelan.
" eeh temen kamu suda dateng ra " ucap namjoon berjalan ke arah aku dan ka ayu.
"sudah oppa, yang satu ada di ruang tamu " jawabku. ka ayu melihat dady sama syoknya kaya tadi.
"haii, siapa nama kamu nuna" sapa namjoon mengulurkan tanganya. dan di sambut gugup oleh ka ayu. aku pengen tertawa keras melihat ka ayu mati kutu seperti ini. ahahha.
" haii oppa, aku ayu panggil saja itu" jawabnya sepertinya dia buat senormal mungkin. namjoon mengangguk dan tersenyum. lalu pamit bergabung dengan momy dan jimin. meninggalkan aku dan ka ayu.
" bodoh apah kau mau membuat momymu jantungan" ucap ka ayu dan membawa nampan yang sudah berisi minuman mreka.
" mari kita lihat reaksi momy ka ahahah " ucapku dan tertawa. " sialan emg "jawab ka ayu dan kita berjalan melihat reaksi momy saat melihat namjoon.
diruang tamu namjoon keluar dari dapur dan. melihat jimin yang sedang asik mengobrol dengan wanita, tanpa momy sadari namjoon berdiri di hadapanya. " haiii " sapa namjoon tapi membuat momy langsung berdiri tegang menutup mulutnya. jimin yang kaget karna tiba2 momy bangun dia juga ikut berdiri. dan krennya momy bisa ngendaliin diri. " haii " sapa momy dan membukukan badanya.
" kalian sudah bertemukan. ini. momy minumnya " jawabku dan momy melotot padaku aku membalasnya dengan senyuman. " siapa namamu nuna " ucap namjoon membuat momy seketika melihat ke arah namjoon. " megha, panggil saja itu " ucap. momy santai menutupi kegugupanya. padahal tanganya sudah berkeringat.
aku duduk di samping namjoon dan momy duduk di tengah2 antara jimin dan ka ayu. ka ayu sudah terbiasa dia sudah santai sekarang, memgobrol dengan kita. tapi momy dia terlihat baik2 saja tapi matanya seperti mau menangis. " maapin aku mom, aku tau perasaanmu" batinku dan melihat momy lalu tersenyum, momy paham apah yang aku isaratkan.
" nama kamu megha kenapah era manggil kamu momy " tanya namjoon. " karna si cebong disampingmu itu memanggilnya momy semenjak kita pertama berkenalan di suatu grup chat dulu " ucap. ka ayu.
__ADS_1
"grup chat apah itu, apah kalian tida berteman sejak kecil, aku melihat kalian seperti sodara kandung" ucap jimin.
" kita satu negara tapi beda daerah, bahkan aku dan ka ayu, satu negara tapi beda pulau oppa, ka ayu pindah ke sini bersama kedua orang tua nya, lalu momy menyusul karna melanjutkan S2 disini. dan aku baru setengah tahun ini ke sini dan. ikut tinggal bersama mereka aku melanjutkan s1 aku disini juga, kita cukup lama kenal tapi tidak prnah bertatap muka langsung. dulu hanya lewat grup chat army saja " jelasku. mreka merhatikan aku.
" jadi. kalian bertemu karna kita " ucap namjoon.
" iyah, berkat kalian kita yang tidak. prnah bertemu tapi kita sudah seperti keluarga, kami menyayangi satu sama lain. melebihi sodara kandung " ucap. momy.
" pasti ini sangat sulit untuk kalian " ucap. jimin. kami hanya tersenyum.
" dan kenapah era memanggilmu momy padahal umur kalian pasti hanya beda 2-3 tahun saja kan " lanjut namjoon.
" oppa tau momy ini biasin oppa namjoon, dia selalu ingin di panggil momy dan aku memanggilmu dady" ucapku lalu dilempar bantal sofa oleh momy.
" momyyyyy " teriakku dan akan mebalas, tapi bantalku direbut namjoon lebih dulu. semua yang diruangan tertawa.
" jangan dengarkan cebong bicara oppa, dia sangat cerewet " ucap momy.
" itu kenyataanya. kau momy and oppa dady " ucapku tak terima.
" bararti kau anakku dan megha hahah" ucap namjoon dan tertawa. kami ikut tertawa. momy sepertinya sudah nyaman sekarang kita ngobrol smabil bercanda. jam 10 malam.
...~~~...
tidak lama suara langkah kaki segerombolan orang masuk ke apartment dan teriakan orang yang aku tunggu menggema di apartmennya ini. membuat aku bangun dan duduk melihatnya.
" haiii pendek aku pulang " ucap jin. berjalan ke ke ruang tv dan di ikuti, suga, jhop, v, dan jk.
aku bangun dari dudukku dan lari ke arah jin, lalu Loncat ke pelukanya menyilangkan tanganku ke leher jin dan kaki aku silangkan ke pinggangnya. jin menyanggah badanku agar tidak jatuh,
" kau penipu, katanya sebentar tapi kau pulang selarut ini " ucapku mengembungkan pipiku marah. aku tidak menyadari bahwa ada 4 pasang mata metatapku aneh di blakang jin.
" owwh maap dear, aku ada urusan dengan bang pd di prusahaan tadi " ucapnya dan berjalan ke arah ruang tv dengan posisi aku seperti anak kangguru di gendonganya.
saat aku membuka mataku. melihat orang di belakang jin tersenyum aneh padaku aku minta jin turunkan aku, tapi dia malah trus brjalan membuat aku tersenyum masam di hadapan. 4 manusia dibalakang jin " jiin turunkan aku disini. banyak orang " bisikku pada jin.
" kau sendiri yang lari kepelukanku, jadi tidak akn aku lepas" ucapnya dan duduk di sofa smaping momy . " haiiii kalian sudah ada disini " ucap jhop.
" haii nuna " ucap mreka ber4 ke momy. dan di balas dengan sopan oleh momy mreka asik. ngobrol memperhatikan dua orangnyang sedang fokus main ps di depan tv.
" yuu tinggalkan stik ps itu liat blakang" ucap momy mencolek bahu ka ayu. " diamlah eon aku hampir mengalahkan jimin" ucap ka ayu tanpa sadar. dan. momy kembali duduk disamping aku, karna aku sudah lepas dari jin. aku menawarkan minum pada mreka tapi mreka menolak karna mreka membawa minum untuk berpesta kecil disini. " bagus deh aku ngga capek bolak balik dapur untuk kalian" ucapku lalu duduk di samping jin. mreka tertawa.
krennya itu ka ayu sama jimin. serius maen ps tanpa mengiraukan keributan diblakang mreka. momy dan namjoon kompak menyiapkan cemilan dan minuman aku juga membantu momy,
jk dan v sedang bertengkar ntah apah yang mreka ributkan . jhop sibuk dengan ponselnya. suga juga memejamkan mata dan. bersandar di sofa. jin menatap apah yang kita lakukan disini. sepertinya banyak yang dia pikirkan akhir2 ini.
__ADS_1
" yeeeeeeeeeah! kau kalah oppa " teriak ka ayu membuat kita menatapnya. dan dia ikut kaget karna keadaan di blakang dia .
" kim taehyung" teriak ka ayu dan menutup mulutnya. kami tertawa melihatnya. " yeeeaah ini aku nuna " ucap v menggoda ka ayu. " aku mau ke toilet " ka ayu. kabur. ntah karna malu atau apah. kita hanya tertawa.
dan makanan sudah siap di meja, kami duduk dibawah dan ka ayu ikut bergabung. " maapkan sikap. aku tadi " ucapnya membungkuk.
" weeh sudahlah itu sangat menghibur duduk disampingku sini " ucap v dan ka ayu duduk. di samping v.
kita ber 10 melingkari meja depan tv. mengobrol minum dan bercanda. sampai jam 12 malam suga, jhope dan jimin pamit tidur dan menyerah, tidak ikut minum lagi.
mreka tidur di kamar tamu, jk tiduran di atas sofa. momy tidur di bahu namjoon. yang masih sadar tinggal aku yang sudah mabuk merancau, namjoon masih ngobrol jengan v. ka ayu juga sudah cegukan dari tadi. dan si kunyuk jin ini malah memarahi aku.
" sudah aku peringatkan jika kau mabuk itu pasti merepotkan " ucapnya. dan aku bangun lalu aku duduk di pangkuan jin dan membuka kancing kemeja jin dan menempelkan pipiku disana. aku tidak peduli yang jin katakan.
" kau sedang apah pendek" ucap jin berusaha melepasan pelukanku.
" jiin aku mau tidur" ucapku masih dengan memeluknya. namjoon membawa momy ke atas sofa ruang tamu dan v juga membawa ka ayu ikut dengan namjoon. mreka ber 4 tidur di ruang tamu.
jk bangun dan pindah ke kamar tamu bersama suga jhope dan jimin. Aku dan jin masih di ruang tv yang lumayan berantakan itu.
" aaaakh bodoh kenapah kau menggigit dadaku" teriak jin lalu mengangkat badanku dan mendudukan. aku yang setengah sadar di atas meja. aku lemas dan menangis " jiiin aku tidak enak, aku ingin tidur " ucapku menatapnya sayu. jin mengusap pipiku.
" jangan menangis, dasar cengeng " lalu menyuruh aku berdiri. " gendong kaya tadi " ucapku mengangkat kedua tanganku.
" aiiish kau ini " keluh jin dan menggendongku, aku melingkarkan lenganku ke lehernya dan merebahkan kepalaku di bahunya. jin berjalan ke arah kamar, karna dia tidak minum trlalu banyak jadi dia tidak seperti kami yang mabuk berat,
" tidurlah " ucap jin berusaha melepaskan tanganku dari leher dia. " hmmm ngga mau " ucapku manja.
" lepas sayang, katanya ngantuk" ucap jin mengusap punggungku.
" aku mau tidur seperti ini " ucapku mengeratkan pelukanku dan mencium leher jin. " apah kau sedang menggoda aku pendek bodoh" ucap jin yang berdiri di samping kasur. berusaha melepaskan tanganku.
" iyah " jawabku tanpa sadar dan jin menjatuhkan aku dikasur dia menindih tubuhku karna aku masih memeluknya.
"ahahaha jiiiiiin " tawa aku dibawah dia. karna jin mencium leherku membuat aku kegelian. " lepas atau aku tidak akn menahnnya lagi " ucapnya menatapku yang juga menatapnya dengan mata sayu dan tersenyum " kau sangat tampan ..." ucapku memeluk leher jin. hmmmmmm
jin mencium bibirku dan aku mengikuti setiap lumatan di bibirku, aku mengendurkan pelukanku jin mengangkat tubuh aku dan membetulkan posisi tidurku tanpa melepas ciumanya di bibirku. kini tangan kanan jin memegang tengkukku dan ciuman itu turun keleherku. nafasku terengah2 meremas bahu jin kuat. " kamu yang memintanya sayang jadi aku akan menghukummu" ucap jin di telingaku.
" hmmm jin tanganmu sedang apah" ucapku. jin melepaskan. bajunya yang aku pakai dan melemparnya ke meja kecil samping tempat tidur.
" aku ingin melihat apah pakaian yang aku beli pas dengan tubuhmu" ucap jin dan mencium pipiku.
" kau sangat pandai ukuranya sangat pas ditubuhku" ucapku dengan nafas memburu. jin tersenyum dan dia mencium bibirku turun perlahan ke leheraku dan tanganya menurunkan tali braku dia merebahkan kepalanya disana " tidurlah aku lelah " ucap jin dengan posisi pipinya di dadaku memeluk pinggangku. aku mengusap kepalanya .
lalu jin bangun dan mengusap pipiku, " good night baby " mengecup bibirku singkat. dan merebahkan badanya disampingku. aku memeluk jin dan tertidur dengan membenamkan wajahku di dadanya yang sudah brtelanjang dada, jin memeluk pinggangku, mencium kepalaku dan kita tertidur dengan kenyamanan yang luar biasa malam ini .....
__ADS_1