Dear Era

Dear Era
Momy marah


__ADS_3

***depan gerbang***


Aku turun dari mobil tapi lenganku ditahan, dia mencium pipiku dan berkata. " terimakasih maapkan aku membuat kamu kedinginan dan kelelahan" . aku hanya mengangguk dan tersenyum lalu melambai kan tangan .


Aku masuk rumah setelah aku lihat mobil jin jalan jauh. jalanku menghendap hendap agar momy dan ka ayu tidak tau kalo aku keluar smapai dini hari. aku rasa mereka sudah lelap kan aku pergi pas mreka sudah tidur.


" aaaaiish kenapah pintunya dikunci bukanya aku pergi tidak mengunci pintu" ucapku sambil menggaruk kepalaku yang tidak gatal. tidak lama pintu terbuka.


cklek! momy megha menatapku marah tangan dia dilipat di bawah dada. " Dari mana? bukanya aku sudah bilang jangan kluyuran itu bahaya. kau lupa badanmu kamren demam karna apah ra. kluar tanpa izin. membuatku cemas". aku hanya bisa menunduk lalu aku memeluk momy dan menciumnya.


" aku baik baik aja mom tadi aku kluar dengan temanku dan lupa ngasih kabar ke momy " jawabku masih memeluk momy.


lalu momy menyuruhku masuk dan tidur. " lain kali kalo keluar kabarin aku atau ayu, mengganggu mimpiku saja kau itu " teriak momy dan. masuk kamar.

__ADS_1


setelah membersihkan diri aku tiduran dikasurku dan melihat Chatku. ada pesan masuk dari nomor baru.


" ini nomorku. selamat malam pendek minum susu lalu tidur agar pagi nanti kau tumbuh tinggi meski 1 cm hahahha jin " si mesum sialan. aku kesal tapi seneng. dan rasa takut bingung juga menghantuiku. malam itu aku tertidur tanpa membalas chat dari si mesum.


Seperti biasa sepulang kuliah aku akan ke lestoran dan bekerja. sampai malam lestoran cukup ramai aku hampir tidak beristirahat.


" ka aku pulang larut lagi kayanya lestoran ramai dan penuh malam ini, jangan menungguku " ucapku dalam telvon ka ayu.


" momy juga masih kerja pas tadi aku telvon. sepertinya kita sama sama sibuk" lanjutku ke ka ayu dan dia bilang.


Dari sore sampai malam pengunjung lestoran ini banyak banget lebih ramai dari biasnya. dan kenapah banyak Anak remaja seumuranku juga ramai sekali.


" pen kamu ngrasa hari ini ada yang aneh tidak dengan lestoran ini " .tanyaku pada penti temenku ditempat kerja.

__ADS_1


" aneh apanya. biasanya juga seperti ini kalo malam minggu, jangan banyak berfikir lanjutkan kerjamu. dan hantarkan nih minum ke orang yang di ujung sana". ucap penti menunjuk seseorang yang sedang asik dengan laptopnya.


"yang pake topi putih duduk sendirian di ujung ". aku menjawab dan mengambil nampan minum itu dari tangan penti.


" iyah cebol ". kesalnya dan pergi menghantarkan makanan lain ke pelanggan.


" tuan permisi ini minuman nya " menaruh minuman dan langsung berbalik hendak melanjutkan pekerjaanku .


" Pulang nanti aku tunggu diruanganku " orang itu bicara tanpa melihat ke arahku . aku tau suara itu siapa. aku berjalan meninggalkan dia dan melanjutkan pekerjaanku.


aku lari ke toilet karna aku ngrasa tidak enak dengan hidungku. dan benar saja. darah ini keluar lagi kalo aku kecapean seperti ini. " bukan kah aku selalu meminum obatku dok kenapah aku kembali mimisan seperti ini " ucapku kepada orang yang ditelvon sebarng sana.


" kau pergilah ke dokter chan di RS xxx bilang kalo kau pasienku dia akan membantumu disana". ucap dokter ali kepadaku.

__ADS_1


" baiklah dok terimaksih, jangan kasih tau ayah bunda tentang ini " .lalu aku membersihkan mukaku dan meminum obatku agar rasa sakit dikepala ini mereda.


__ADS_2