Dear Era

Dear Era
Bertengkar dengan momy


__ADS_3

Aku bangun dan langsung merapikan bajuku dan menatap jin marah. bibirku trasa panas.


" aku akan pulang " ucapku.


" aku tidak mengizinkanya" jawab jin.


" aku tidak peduli, apah kau akan membunuhku disini karna kelaparan" .protesku pada jin dengan kesal.


" ahahha baiklah aku minta maap. tunggu sebentar" balsnya dengan suara tawa yang menyebalkan. menurut dia karna siapa aku menangis sampai kelaparan seperti ini. " dev bawakan aku makanan keruanganku sekarang ". ucapnya di telvon. lalau menatapku dan mengelus rambutku. aku menangkis tanganya dan dia tersenyum.


" kamu sali mana ". tanya jin.


" apah asal usulku begitu penting " jawabku karna. kesal.


" yah pentinglah pendek, kau kan kekasihku". jawabnya enteng. membuatku seketika menatap wajahnya bingung.


" sejak kapan, idol sepertimu bisa nglucu juga ternyata" ucapku sambil maenkan hp.


" tadi. kau menerima ciumanku beberapa kali brarti kita pasangan". jawabnya santai tanpa dosa.


" hahhaha itu bukan menerima tapi paksaan, dasar mesum" .kesalku masih sibuk dengan benda pipih ditanganku.

__ADS_1


tanpa aku sadari CUP! jin membalikan badanku dan mengecup bibirku singkat, membuatku kaget dan malu. " aku menyukaimu" ucap jin menatapku.


Drrt drrrt drrtt..


" Halo mom "


"dimana kamu kenapah belum pulang ini sudah. jam 9 malam " . ucap momy.


" iyah aku akan. pulang mom. tadi aku disuruh ikut membantu penti disini, apah momy sudah pulang". jawabku oon karna, emg aku bodoh.


" zera akan tidur ditempatku momy ". ucap jin merambet hpku.


" aku akan menghantarkanya momy tenang saja " . ucap jin setengah berbisik. lalu mematikan telvon momy.


Aku memakan makanan yang dev kirim tadi yang sudah jin rapihkan untuku.


" makanlah dengan pelan aku tidak akan merebutnya". ucap jin smabil menatapku yang sedang makan.


" aku sudah selesai, kau tidak perlu menghantarkanku" ucapku dan keluar ruanganya.


" kau kekasihku tentu saja aku harus bertanggung jawab" ucap jin diblakangku. mengikutiku sampai kluar lestoran. untung karyawan semua pada pulang.

__ADS_1


Aku berhenti di depan pintu lestoran. " oppa aku memang menyukaimu aku mengagumimu sebagai idol, aku sungguh tidak pernah berfikir kau akan benar benar menjadi miliku, jangan permainkan aku oppa aku sungguh muak dengan itu ". ucapku menatap jin intens.


" aku tidak mempermainkanmu, aku benar mencintaimu tolong percaya itu " jelas jin dan memegang tanganku.


" tidak jin. ini tidak benar, hidup kita benar benar berbeda, aku tau betul posisiku kau siapa dan aku siapa". balasku sambil gelengkan. kepala.


" percaya padaku pliiis, berada dipelukanmu itu sungguh nyaman , kau ingat saat di danau kamaren. aku kacau saat itu aku membutuhkan seseorang, yang bisa aku ajak bicara bertengkar dan bercanda. aku begitu kacau memikirkan masalah ini tidak ada yang bisa aku ajak bicara, tapi memelukmu itu cukup membuatku nyaman dan melupakan semuanya. " jelas jin panjang lebar.


" aku akan memikirkanya jin. kita bisa berteman, kau bisa cari aku saat kau membutuhkan seorang teman yang bisa kau ajak bicara" .ucapku karna sekarang aku bingung.


" baiklah aku tunggu jawabanmu, sekarang ayoo aku antar kamu pulang" . lanjut jin dan menyuruhku masuk kemobilnya. kami pulang dan tidak ada yang memulai pembicaraan. didalam mobil selama perjalanan aku hanya menatap jendela dan melihat jalnan . jin fokus menyetir.


" kita sudah sampai ayo turun". ucap jin dan. membukakn pintu mobil.


" terimakasih jin".


" kamu beristirahatlah, maafkan aku dan ingat aku menunggu jawabanmu segera". ucap jin dan pamit pulang.


" iyah. kamu hati hati di jalan " balasku dan melambaikan tangan.


aku masuk rumah dan akan segera tidur, karna akhir akhir ini sungguh melelahkan.

__ADS_1


__ADS_2