
Pintu di hapanku terbuka lebar. berdiri wanita sangat aku rindukan, iyah? dia adalah nonya kim, ntah dimana ayahnya seokjin. mataku hanya tertuju pada wanita yang berumur tapi tetap cantik dengan penampilan elegan,
Mataku beralih pada sepasang suami istri yang aku kenal, iyah? kim seokjung dan penti. mreka tersenyum lebar padaku.
Air mata yang aku tahan sedari tadi, pecah oleh suara orang yang dulu menjagaku melebihi bundaku saat aku kuliah.
" rem... jangan berlari begitu cepat, nanti kamu jatuh sayang".Teriakan momy megha... yang berjalan tanpa sadar kalo aku datang, karna dari tadi mereka di dapur. teriakanya dari ruang tengah.
" Ayoo... masuk sayang, semuanya ada disini sekarang, ". Ucap mami merangkulku dan berjalan masuk. jung dan penti pamit pergi... katanya ada yang harus mreka urus.
Sebelum mamy membuka pintu, seokjin kembali ke mobil membawa yoosun. karna ada barang yang ketinggalan disana.
" seokjin dan cucu mami dimana ". tanya mami masih berjalan merangkulku.
" masih di luar mi, ada barang yang tertinggal di mobil, ". Jawabku..
Saat aku memasuki ruangan tengah. begitu banyak barang2 mulai dari makanan bahan2 masak, tapi tidak ada satu orang pun.
" astaga reemm... apah kamu menurut hanya dengan ayahmu saja... mamah harus bantu tantrmu di dapur.. kembali sini.. ". Teriakan momy megha terdengar jelas.
brukk....
Ada yang menabrak kakiku, saat aku menoleh ternyata Anak perempuan yang sangat lucu. dengan rambut di ikat kuda. " oooh... kamu tidak papa sayang " . Ucapku membantunya bangun. anak yang sangat lucu. dia jatuh tapi tidak menangis.
Tangan mungil itu mengingatkan aku pada saat yoosun baru brumur 2 tahun.
" Apah ada yang sakit, sini kaka lihat". Ucapku lagi berjongkok .
" Tidak... aku hebat. kata ayah. aku tidak akan menangis ". Jawabnya dengan suara khas anak berumur 2 tahun. aku tertawa dibuatnya.
Menggemaskan sekali dia. " mami... ini anak siapa ". Tanyaku pada mami yang dari tadi sibuk menelpon. sekarang sudah selesai.
Belum sempat mami menjawab. " dia anakku ra... ". Ucap. momy mega. berjalan ke arahku di ikuti ka ayu di belakang.
Aku berdiri dan tersenyum. menitihkan air mataku, betapa sakitnya ini. aku memutuskan untuk pergi selama ini... " momy... ka ayu... Peluk aku.. tolong peluk aku ". Ucapku dengan air mata yang semakin deras.
Kita ber3 berpelukan sangat lama. pertemuan di inggris bebrapa hari yang lalu itu sangat singkat. jadi hari ini adalah pertemuan panjang kami.
Mami membawa rem.. ke sofa dan bermain disana.
membiarkan kita bertiga menuntaskan kerinduan bertahun2 lalu.
" Sudah jangan menangis... sudah punya anak kau masih saja cengeng ". Ucap ka ayu saat kita melepaskan pelukan. aku menghapus air mataku dan tersenyum. ka ayu masih sama...
" reem... tadi anak momy dan... ". Tanyaku terpotong.
"Dan namjooon...". Ucap ka ayu. dan aku membulatkan mataku. tak percaya momy juga menikah dengan dady namjoon.
" Jangan bilang kalo ka ayu... ". Lagi2 ucapanku terpotong oleh seseorang yang baru saja datang.
" hey... honey ...". Ucap taehyung memeluk ka ayu dari belakang dan menciumnya tanpa malu di hadapan aku dan momy.
__ADS_1
" astaga tae... lepaslah. kau lihat banyak orang disini ". Ucap ka ayu.
Aku mematung tak percaya. Jadi selama ini mereka juga menikah... begitu cepat waktu memakan massa.
"Lanjutkanlah mesra2an kalian. aku dan era akan ke sofa ". Ucap momy menariku pergi meninggalkan ka ayu dan tae.
" Kalian menikah tanpa mengundangku ". Ucapku duduk di sofa di dekat mami yang asik bermain dengan reem. anak momy megha.
" berani kamu tanya seperti itu. aku cekik kamu sekarang. berapa tahun kamu pergi eh.. kamu yang memilih keputusan untuk pergi dari kita semua. tanpa. jejak ". Ucap momy. membuat aku merasa bersalah.
" iyah iyah maaf. tidak usah marah2. kan aku juga punya alasan, kalian tau kan ". jawabku. memelas.
" yasudalah... jangan lakukan kesalahan itu lagi ". Ucap ka ayu tiba2 lalu duduk di sofa sebrang bersama tae...
" terimakasih emak naga ". Ucapku. dan mereka tertawa.
" Sama2 telur busuk ". Jawab ka ayu. lalu kami tertawa semua... karna perdebatan kecil ini.
" Mami... ". yoosun dengan suara manja, yang berjalan bersama seokjin.
Mendekat ke sofa yang aku duduki. seokjin pamit ke kamar. dan yoosun di pangkuanku.
" Setelah mengobrol kamu istirahat...". Ucap seokjin di belakang sofa mengusap ujung kepalaku.
" yoyo sini. sama nenek dan dede rem ". Ucap mami. tapi yoosun tidak mau. dia sepertinya kecapean.
" yoyo.. mau sama mami ". jawab yoosun memeluku erat.
" hahah.. anak laki2 tidak boleh manja harus cool". Ucap tae
" ini mamiku, paman cerewet sekali ". Jawab yoosun membuat semua orang Tertaw.
" hahha dimarahin anak kecil... sayang.. " . Ucap ka ayu di buat2. dan tae membuat mimik wajah yang sangat lucu. hahahha. hari yang sangat indah.
Beberapa jam berlalu. mami pamit untuk pulang setelah puas bermain dengan yoosun dan reem...
" Aku juga akan istirahat dulu yak... ". Ucapku.
saat aku mengajak yoosun tapi dia tidak mau. dia betah bersama ka ayu dan tae, reem juga bersama mereka. momy mengiyakan dan menyurhku beristirahat.
" Yoosun biar sama kami ra. kamu istirahat lah ". ucap ka ayu. Lalu aku mengangguk dan pergi ke kamar, yang dulu aku tempatin dengan seokjin.
Para pelayan sedang memasak dan membersihakn rumah. aku hanya melihatnya tanpa menegur. karna aku sangat lelah setelah perjalanan. dan tadi harus mengobrol banyak...
Ntah brapa jam aku tertudur. Aku tersadar karna ada sesuatu yang membangunkanku.. " Astaga jiiiiiiin.. ". Ucapku kesal. aku sedang asik bermimpi dan seokjin asik di kedua payudaraku. membuat aku terbangun.
"hehehe... apah akus membangunkanmu".Ucapnya yang berada di atasku dengan senyuman khasnya.
" turun lah. kau... ". Ucapanku terpotong karna seokjin tiba2 mencium bibirku.
" hmmmm.. ". aku meronta tapi seokjin terus menciumku sampai akhirnya aku mengikuti setiap pangutan lidahnya. aku memegang tengkuknya untuk memperdalam ciuman kita...
__ADS_1
Tanganya yang terus bermain di kedua payudaraku membuat aku semakin bernafsu... " hmmmm". Tubuhku mengeliat memeluk seokjin agar menindihku.
Aku semakin panas. saat kulit seokjin menyentuh tubuhku yang sama2 terangsang...
" Hhhuuuhh jiiin... " . Desahku seokjin mencium leherku dan trus ke bawah. meremas payudaraku dan menyesapnya bergantian.
"Aaaakkkh jiiin cukup... ".Ucapku berusaha menjauhkan wajah seokjin tapi tubuhku sangat lemas sekarang.
"aahh uuuhhhh jiin. lepaslah. aaaahh". ciuman seokjin terus turun ke bawah dan berhenti di kedua pahaku.
" Aku mau... sekali saja aku janji tidak akan lama. " . Ucap seokjin menatapku dengan tatapan memohon.
Nafasku naik turun... membalas tatapanya.
" please... sekali saja, Aku tidak tahan sayang ". Ucap seokjin... aku mendorongnya menyingkir. dan berjalan hanya memakai CDku saja.
" Aku mendi dulu. semua orang menunggu kita sayang ". Ucapku dengan suara yang aku buat seksi... Seokjin berdiri menatapku di depanya.
" Jangan memainkan aku... kamu tau hukumannya baby". Ucap seokjin mengusap punggungku. aku memejamkan mata saat tangan itu menyentuhku.
Aku berjalan ke arah kamar mandi.
" Aakh!!". Teriakku. seokjin menarik tubuhku dan menghimpitku di dinding.
" Kamu benar2 mau aku hukum sayang... ". Ucap seokjin tanganya menguap payudaraku.
" Ahahah... dasar mesum ". Ucapku mendorong seokjin menjauh. Berlari ke kamar mandi.
Brak!!! pintu kamar mandi terbuka. karna tendangan seokjin ...
" kamu mau apah jin... " Ucapku mundur.
saat ini aku naken... dan brada di dalam ruangan kaca di bawah sower...
" Jiiin. tidak lucu. stop bercanda ". Ucapku lagi.
seokjin menatapku dengan tatapn memangsa.
" Aaah bodoh... kamu mau apa ". teriakku karna seokjin melepas sisa baju di tubuhnya.
" Memakanmu lalu apah lagi oon ". Jawb seokjin dan menyalakan sower. air sower terus membasahi tubuhku. yang sdari tadi menutup mata.
"Buka matamu... Bukankah kamu pernah melihatnya ". Seokjin memeluk tubuhku.
Aku memejamkan mataku dan meremas jari2 tanganku sendiri jantungku berdekup dengan kencang. " Aku harus mandi jin. lepaskan aku". Ucapku mendorong dadanya. tapi aku merasakan ada yang aneh di bawah.
" Kau.... lepaskan itu ". Ucapku tak percaya. seokjin melakukan ini dengan paksa.
" Aaaaah... ". Erangku saat seokjin menghujamkanya dengan paksa. dengan satu kakiku berada di atas pahanya...
" aku tidak tahan. kamu menggodaku sejak aku terbagun dari tidur. ". Ucapnya mencium keningku.
__ADS_1
Lalu seokjin melakukanya di kamar mandi.... selama 2 jam...