Dear Era

Dear Era
Mabuk 1


__ADS_3

semalam pulang dari pantai aku dan jin langsung tertidur karna kelelahan...


Dan hari ini aku cukup segar karna tidurku sangat nyaman seperti biasa,


" sayang..." ucapku melihat jin di dapur sedang memasak untuk makan siang.


Lalu memeluknya dari belakang...


" sudah bangun " tanya jin yang asik memotong2 daging. aku mendekat, memiringkan kepalaku melihat daging hasil potongan jin, itu sangat cantik,


" potongan dagingmu sangat bagus, aku saja tidak bisa memotong dadu seperti itu" ucapku masih memeluknya.


" kamu mau makan apah " tanya jin dan tersenyum. membasuh tanganya bersih, menaruh daging itu ke wadah seperti mangkuk. dan siap jin masak.


" apa ajah, yang penting buatan kamu" ucapku membenamkan wajahku di punggung jin.


Jin sibuk membuatkan aku makanan, dan aku mengganggunya diblakang mengigit punggung jin dan menciumi tengkuk jin.


"aiiiiisssh....biarkan aku masak dulu" ucapnya menyuruhku melepas pelukan.


" heheh ya sudah buruan aku tunggu " jawabku masih dengan posisi tadi. kali ini aku mengecup bertubi punggung jin.


" apah yang kau lakukan bodoh hahah" ucapnya dan berbalik badan..


" Nakal" ucap jin menycolek hidungku. aku tertawa dan mencium singkat bibir jin.


" kiss morning" ucapku pada jin dan tertawa


" ini siang pendek bodoh" ucapnya mendorong keningku dengan telunjuk.


" jika kamu seperti ini aku tidak akan selesai2 memasaknya" jawab jin dan mengangkatku menjauh dari dapur. mendudukan aku di meja makan...


aku tertawa melihatnya seperti ini.


" duduk yang manis disini, aku akan segera selesaikan masakanku " ucap jin di hadapanku


cup!!

__ADS_1


jin menjauh setelah mencium pipiku.


" jin aku kan kuliah, emang keburu yah dari sini ke kampus " teriaku menatap punggung jin.


"kau libur 3 hari kan bodoh " ucap jin masih sibuk memasak.


" waah benarkah, ko aku lupa" jawabku tak. percaya.


"aku yang meminta dosenmu memberikan izin libur dan mengerjakan tugas2mu lewat email saja, seperti biasa" jelas jin membawa daging kecap yang mengugah selera.


"kau selalu seperti itu, 2 bulan lagi aku akan wisuda jin, aku tidak mau nilaiku jelek " ucapku merentangkan tangan pada jin.


jin tersenyum dan menurunkanku dari meja makan,


" belajar di kelas dan lewat email sama saja bukan " ucap jin menaruh daging tadi ke piringku,


" terimakasih " aku tersenyum lebar.


" beda jin aku tidak mendengar dosenku menerangkat di depan seperti biasa di kelas" ucapku dan memasukan daging ke mulutku. aku fokus pada daging yang jin masak ini sangat enak.


" enak" tanya jin menatapku. aku mengangguk dan tersenyum.


" kamu tidak makan " tanyaku. melihat makanan di piring jin utuh.


" suapi " jawab jin tersenyum lebar.


" diih manja " jawabku tersenyum miring.


" hahaha sama pacar sendiri ini kan " jawab jin membuka lebar mulutnya.


" huuuh dasar, idol manja" ucapu menyuapinya.


siang itu kami makan sambil bercerita banyak di depan meja makan.


...~~~...


" ada soju aku minum yak jin " teriaku di dapur saat mau mengambil susu kotak malah melihat soju satu botol. aku meminumnya separuh lalu jin datang dan merebutnya. dia meneguk habis..

__ADS_1


" sojuku" teriakku tapi itu percuma, soju itu sudah habis.


" kauuu... menyebalkan " memukul jin dan aku mengerucutkan bibirku,


" kalo kamu mabuk itu sangat repot sayang " jawabnya mengacak rambutku. lalu aku pergi ke kamar.


" jangan ganggu aku mau tidur " teriaku masuk kamar.


" aiiiish aku akn beli lagi jika kau mau" teriak jin di luar.


" yasudah sana beli, aku mau beer titik" teriaku.


" oke aku beli, jangan keluar sebelum aku kembali" ucapnya dibalik pintu.


Lalu aku mendengar suara ponsel jin bunyi dan dia mengangkat telepon. ntah apah yang dia bicarakan. aku mendengar dia keluar...


selang bebrapa jam jin blom juga datang...


" aiish, kemana si jangkung itu, sudah hampir malam belum juga kembali" gerutuku.


Dan tidak lama pintu terbuka dan melihat jin dengan sekantung beer di tanganya.


" lama ya" ucapnya duduk disampingku.


" lumayan, dari mana aja" tanyaku. karna raut wajahnya berbeda, dia dingin dan penuh amarah.


Jin bangun dan membawa aku keluar balkon, dan ini sangat luas seperti taman, kalo aku tau di balkon ada tempat seperti in dari siang aku kesini,


disana ada tempat duduk kayu dan pohon di sisi kanan kirinya, itu sangat sejuk.. apa lagi malam seperti ini. membuat aku nyaman


Aku berjalan dengan tanganku yang membawa satu kaleng bir . dan duduk dikursi itu


di ikuti jin dengan langkah yang pelan menatapku dan duduk di samping aku. kita sama2 mabuk sekarang. kita tidak tau apah aja yang kita bicarakan malam itu.


setelah dari balkon, jin membawa tubuhku ke tempat tidur....


angin malam masuk begitu saja di kamar kita. karna pintu balkon tidak kita tutup...

__ADS_1


__ADS_2