
Sinar matahari menerobos masuk ke sela sela jendela kamar aku. pagi yang sama seperti hari2 yang lalu....
Aku berjalan membuka tirai jendela, melihat suasana indah musim semi yang akan berakhir, menatap isi kamarku yang sebentar lagi akan aku tinggal. cap bibir di jendela itu mengingatkan aku pada malam dimana seokjin selalu menemani aku walau hanya sebentar. tingkah konyol yang selalu berhasil membuatku tertawa, tanpa aku sadari aku tersenyum mengingat masa2 itu.
" dia ayah yang lucu, kamu tau bong, aku selalu marah karna dia suka memaksaku, tapi aku sangat menyukainya ". Ucapku berdiri di depan jendela dan mengusap perut rataku, usia kandunganku 1 bulan.
Tiba2 senyumku hilang berubah menjadi kecemasan dan aku menutup mataku dengan rapat, aku tau perasaanku bisa menggangu anakku, aku berusaha melupakan hal yang membuatku risau.
tokk tokk...
" ra apah kamu sudah bangun". Ucap ka ayu dari luar kamarku. Aku berbalik badan dan mengusap wajahku.
" sudah ka ". Jawabku dan berjalan membuka pintu. aku mendapat senyuman dari kaka yang biasanya buat aku kesal tiap hari. aku menatap mata itu dengan rasa sakit.
"Maafkan aku ka". Batinku
" kita mau ke supermarket sebrang, kamu mau nitip apah". Ucap ka ayu membuyarkan lamunanku.
"aku ikut". jawabku. tersenyum pada ka ayu.
" kelamaan, mandi aja belum lu ". ucap ka ayu berbalik dan berjalan ke arah meja makan.
" yah ngga usah mandi, kan kita ke supermarket dekat sini ". jawabku mengikuti ka ayu.
" ngga lor, luh jorok banget ". ucap ka ayu mengacuhkan aku yang merengek ikut.
" biarin ngga ada yang tau juga kan". jawabku menggelayut lengan ka ayu, dengan mata memelas.
" ngga boleh ra, luh dirumah aja ". ucap ka ayu berbalik melepaskan tanganku dari lenganya. lalu duduk meminum teh nya dengan tenang.
" tante kamu jahat bong ". ucapku mengusap perut. dan berpura2 menangis. melirik ka ayu yang sedang menarik nafas berat. Aku berdiri di samping kursi ka ayu.
Momy tiba2 tertawa, dan duduk di samping ka ayu.
" Drama apah lagi ini yu ". tanya momy menatapku dan terkekeh.
"dia kenapah," . tanya momy lagi menyenggol lengan ka ayu. ka ayu melotot ke momy lalu mengusap wajahnya kesal.
" ngga tau, anakmu noh". jawab ka ayu cuek dan pergi .
Aku dan momy terkekeh, ka ayu berbalik lagi dan mengusap perutku seketika aku dan momy diam menutup mulut kita dengan telapak tangan,.
" bong, tante mohon jauh2 dari sikap mamahmu ini yak, dia sangat menjengkelkan jika pagi ". Ucap ka ayu, melotot padaku.
" apah aku boleh ikut ka ". tanyaku beranikan diri.
momy duduk aja menonton drama kaka adik yang tidak pernah akur kalo ketemu.
" mandilah sana, 15 menit kalo lama kita tinggal". jawab ka ayu lalu bergi ke kamarnya.
__ADS_1
aku berlari kecil ke kamar dan mandi buru2. momy hanya menggelengkan kepala melihat aku dan ka ayu.
" Hati2 lor". ucap momy dengan tangan sibuk memainkan ponselnya.
Selang beberapa menit ka ayu dan momy sedang duduk di sofa ruang tv menungguku yang sedang mengenakan baju.
" Aaaaaaaaaah! ". teriak aku dari kamar.
Momy dan ka ayu berlari dengan panik.
" Lorrr ". Teriak mreka menerobos masuk ke kamar
Aku berdiri di kaca hanya memakai pakaian dalamku saja. " ada apah". Ucap ka ayu panik. momy juga melihatku dengan memutarkan tubuhku.
"ada apah ra, ada yang sakit". Tanya momy menatapku.
" kalian lihat deh. kan cebong udah satu bulan, ko perut aku masih rata, cebong ngga hilang kan ". Ucapku hampir nangis. menuruh mereka melihat perutku.
" Astaga azera oon..... aku fikir luh kenapah". Ucap ka ayu duduk di kasurku. menarik nafas lega
" momy pegang ini deh. kaya ngga ada cebong di dalem ". Ucapku mulai berkaca2 . menuntun tangan momy memegang perut aku.
" Aku dan ayu panik setengah mati azera, kamu berteriak karna perutmu masih rata ". jawab momy menangkup wajahnya. dan melihatku lagi.
" iyah, aku takut cebong tiba2 hilang mom ". Ucapku mengusap air mataku.
Momy dan ka ayu memeluku dan tersenyum, momy mengusap air mataku dan menjelaskan.
" tidak langsung besar kaya di film2 mom". jawabku polos tapi oon.
tukk!!
" Awh". Mengusap keningku karna di sentil oleh ka ayu.
" sakit". keluhku pada ka ayu,
Momy dan ka ayu terkekeh. lalu mengacak rambutku.
" bersiap2 lah cepat ". Ucap momy keluar kamar
" klo lama kita tinggal". Ucap ka ayu ikut keluar bersama momy. Aku bersiap2 seadanya memoles wajahku dengan bedak tipis dan liptin.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Kami sedang berbelanja kebutuhan rumah mengisi keranjang dengan berbagai bahan makanan.
" ka aku ke sana sebentar ya, susuku habis ". ucapku pada ka ayu dan momy. mreka sedang mengobrol dan memilih bahan2.
" yasudah, kamu hati2, kita tunggu di kasir". ucap momy dan mendorong keranjang bersama ka ayu.
" iyah mom ". jawabku dan berjalan ke rak susu ibu hamil. aku membeli satu kotak susu dan hendak pergi menemui ka ayu dan momy.
brukk!!
Aku bertabrakan dengan seseorang, susu dan cemilanku jatuh.
" Maafkan aku nona ". Ucapku memunguti belanjaanku tanpa melihat siapa orang yang aku tabrak.
"Itu susu untuk kamu ". Tanya seseorang suaranya sangat aku kenal. Aku mendongakat wajahku melihat dua orang yang aku kenal, berdiri di depanku.
" kamu hamil". Tanya mreka berbarengan menatapku.....
Aku pergi tanpa menjawab pertanyaan mereka.
"Tunggu ra". Ucap salah satu dari mereka memegang pergelangan tanganku. Aku diem tanpa menoleh.
" Maafkan sikapku dulu, yang kurang ajar dan jahat sama kamu ". Ucap dia dan memegang telapak tanganku, nada suaranya berubah menjadi lembut tidak seperti dulu.
" Aku tau perbuatanku mungkin sangat memalukan, aku sudah putuskan semuanya dengan keluarga kim ra, aku berbuat seperti itu karna kedua orang tuaku, please... maafin aku ". jelasnya lagi.
Aku berbalik dan melihatnya, wajah cantik itu dengan tulus meminta maaf padaku.
" Aku tidak mempermaslahkan itu semua nona, Kau tidak salah jangan meminta maaf, aku yang harusnya meminta maaf karena merusak acaramu waktu itu". jawabku menatapnya yang tersenyum padaku.
" Aku justru berterimakasih karna kamu mengacau malam itu, aku bisa bersamanya seperti ini berkatmu, kamu tau dia sangat dingin untuk di dekati". Ucap park nura menggandeng lengan laki2 yang memakai mantel coklat dan topi putih masker putih menutupi sebagian wajahnya. Aku tidak tau siapa dia. nura tersenyum padaku dan aku membalasnya.
"dia ". Tanyaku melihat laki2 di samping nura.
" Dia min yoongi ra". bisik nura dan terkekeh.
" Benarkah, kalian selama ini...". Ucapku tak percaya dan terkekeh.
" iyah, kita sekarang sudah bertunangan, maaf tidak mengundangmu, karna acara kita hanya kedua orang tua saja yang menghadiri acara kita, tidak ada yang tau kecuali kamu". nura tertawa dan aku juga ikut tertawa. hubungan kita ternyata lucu. hari ini aku bertemu teman baru.
" Apah itu susu untukmu ". Tanya nura menunjuk kotak susu yang aku pegang.
Saat aku mau menjawab, teriakan ka ayu membuatku mengurungkanya.
" telooorr, kau lama sekali ". teriak ka ayu dari ujung rak. dan aku menoleh.
" ka ayu memanggilku, aku buru2, senang bertemu dengan kalian" . Ucapku melambaikan tangan. lalu berhenti sejenak
__ADS_1
" Selamat ya, semoga kalian langgeng " . Ucapku tersenyum dan kembali lari kecil meninggalkan nura dan suga yang sedang berdiri tersenyum menatapku dan melambaikan tanganya.
Hari sangat baik, aku bertemu dengan nura dan berteman dengannya....