
" momy ayo cepat " ucapku di balik pintu kamar momy. " bawel ini tinggal menata rambutku saja, apah ayu udah siap". jawab momy masih duduk di depan kaca. " aku udah dari tadi bantu si telor juga, sini eon aku bantuin biar cepet" ucap ka ayu nerobos masuk kamar momy. aku duduk di ranjang momy sambil merhatikan gimana lincahnya tangan ka ayu menata rambut.
" weeeeh jangan tiduran bodoh nanti rambutmu rusak" teriak ka ayu pas melihat aku merebahkan badanku, dan menarik lenganku. " kalo rusak tinggal tata lagi beres". jawabku mengembungkan pipi
" yasudah tiduran geh abis itu tata sendiri tuh rambut" jawab ka ayu kesel. " gitu aja marah " mukaku aku buat seimut mungkin.
" berantem aja udah, kita ngga usah ke acara temenmu itu " ucap momy melerai perdebatan ka ayu dan aku. lalu keluar kamar di ikutin aku sama ka ayu. lalu kami menaiki mobil ka ayu seperti biasa aku akan duduk di jok belakang.
" ka ayu sama momy cantik kalo pake gaun" ucapku masih memperhatikan mreka di jok blakang.
" iyah dong emg nya kamu mau aku dandanin gimana pun tetep aja bocah, luh pake gaun gitu kaya anak kecil mau ke acara ulang tahun temennya tau " jawab ka ayu meledek sambil tertawa geli.
pokk!
aku memukul kecil mulut bibir ka ayu.
" aaaakh telor lipstik gue " teriaknya masih fokus nyetir. lalu momy ketawa aja ngeliat aku sama ka ayu. " rasain" jawabku menyenderkan badan ke jok. kami tertawa dan saling meledek di perjalanan.
...~~~...
Hotel xxx
hotel terbesar di negara ini kami bertiga turun dari mobil dan melihat ponselku. " apah bener ini alamat hotel yang temenmu maksud " ucap momy.
" iyah bener ini ko mom. coba geh liat nih" jawab aku sambil menunjuk. " kalo kita salah aku tendang kamu dari negara ini lor. kamu tau hotel di depan kita ini hotel apah " jawab ka ayu menatapku serius. aku hanya menggeleng tak paham.
" ini hotel terbesar di negara ini ra. hanya pembisnis, artis dan milyader saja yang bisa kesini " jawab momy membuat aku menganga dan menutup mulutku dengan tangan.
" benarkah mom, tapi penti pelayan restoran saja seperti aku" jawabku. " mungkin tunanganya bukan orang sembarangan ra " jawab ka ayu.
" yaudah cepet masuk ayoo" jawab momy.
" kalo aku salah tempat jangan usir aku yak mom" ucapku memastikan.
" ahahah bodoh ywdh cepet masuk" ka ayu narik tangan aku dan hendak masuk melihat daftar tamu. dan waaah!! bener ini acara pertunangan penti. namaku dan nama kedua temenku juga ada. jadi kita bisa masuk.
aku menatap setiap inci lobi hotel ini, dan waaaah ini seperti istana " tutup mulutmu tau kau akan mempermalukanku disini " ucap ka ayu dan momy hanya tersenyum smabil menggeleng saja.
teriakan manusia yang aku datangin acaranya nongol. " eraaaa" teriak penti tapi ngga kenceng yak soalnya dia harus jaga sikap.
" momy, ka ayu itu penti " pangilku memukul bahu mereka. " mana lor " jawab ka ayu.
" onoh yang pake gaun putih tapi cantik banget ka liat deh " ucapku lalu hendak jalan cepet menemui penti.
brukkk
" apah kau buta ini pesta bukan pasar" teriak wanita yang aku tabrak. aku membantunya bangun.
" tidak usah! " jawabnya dengan nada membentak. memperhatikan aku dari ujun rambut sampai kaki dengan tatapan jijik.
aku membungkuk beberapa kali dan meminta maap.
" maapkan aku nuna aku tidak sengaja".
" membuat aku sakit seenaknya aja meminta maap" lalu dia mendorongaku sampai aku menyenggol pelayan yang sedang membawa minuman dan itu mengenai semua badanku. menunduk karna malu semua mata menatapku disana. dan lagi wanita itu datang dengan tangan memegang jus.
__ADS_1
menumpahkanya dikepalaku. aku menangis berdiri tidak bisa karna kaki aku terkilir. aku yakin smeua yang menatapku disini bukan manusia.
" rasain tuh. baju ku rusak karnamu" jawabnya lagi berdiri di depanku.
plakkk!!
suara tamparan jelas di telingaku tapi aku tidak melihatnya karna aku menunduk malu.
" eeeh kau menamparku " .teriak wanita jahat itu.
" kau pantas mendapatkannya, dan inih " dan lagi wanita itu berteriak pada seseorang yang menamparnya dan menumpahkan minuman ke wajah cantiknya. momy dan. ka ayu membanggunkan aku.
" maap " ucapku lirih dan menangis di hadapan momy dan ka ayu.
" kurang ajar! dasar ******" teriak wanita jahat itu dan mendorong seseorang. dan ternyata yang tadi membelaku itu adalah penti. dia hampir jatuh karna di dorong tapi ada badan tegap menyanggahnya. aku mengedipkan mataku bebrapa kali apah ini. bos datang di acara pertunangan karyawannya.
" nura apah apahan kamu ini " . teriak joong memanggil wanita jahat itu dengan sebutan nura.
" dia yang menamparku duluan dan dia juga merusak make up aku kau lihat " jawabnya berani .
joong melihatku lalu dia berucap " pergilah dengan penti kau rapihkan diri kamu" ucapnya. aku hanya mengangguk. lalu pergi bersama penti ka ayu dan. momy.
" huwaaaa penti maap aku mengacau di acaramu " aku menangis sesegukan.
" tidak papah itu hanya kecelakaan, maap karna aku kau jadi begini " ucapnya menyuruh aku membersihkan diri. momy dan ka ayu nampaknya sangat marah. mreka ngga akn nendang aku kan yak. " aku bener2 bikin mreka malu malam ini " batinku menatap mereka.
selesai membersihkan diri aku keluar. mata mereka melotot aku ngga sadar dan mendekati mreka " ada apah" . tanyaku.
" apah yang kamu lakukan beberapa hari ini di rumah jin lor" tanya ka ayu masih melotot.
" kamu harus jlaskan ini dirumah nanti " ucap momy sambil membantuku. selsai karna mreka ber 3 .
Acarapun akan segera dimulai.
yang paling bikin aku terkejut. wanita jahat itu berdiri bersebelahan dengan nyonya cantik tempo hari. " itu pasti anaknya dan suaminya" batinku.
penti naik ke tempat acara dia sangat cantik membuat aku iri melihatnya. dan disusul....
" waaaaaa jadi selama ini penti " gumamku dan menutup mulut aku. " kamu kenapah sih lor" bisik ka ayu. lalu aku membisikan sesuatu ke mreka.
" momy ka ayu tunangan penti itu kim seokjoong kaka kandung kim seokjin " ucapku lirih.
" serius kamu, bukanya itu bosmu" ucap momy.
" iyah. selama ini aku bekerja di lestoran jin dan kakanya" jawbku. mreka berdua terkejut.
kami menikmati pesta itu bercanda penti dan joong ikut bergabung juga brsama kami.
"hay nuna " ucap nyonya cantik di sebelah aku.
" salam nyonya" jawabku membungkuk dan yang kain juga sama kecuali joong.
" mami mengenalnya" ucap joong brhasil membuat aku spot jantung. " ibu mertua " batinku ahahahha.
" tentu saja dia temen mami, yak kan cantik" jawabnya tersenyum padaku. balas senyumanya.
__ADS_1
" era nyonya namaku" jawb aku.
kami mengobrol ber 5 di iringi tawa kami.
" oke sayang mami ke tamu lain dulu ayahmu memanggilku" ucap nyonya kim memegang lembut pipi penti. " ooh astaga aku cemburu" batinku. momy dan ka ayu tersenyum meledek melihatku.
...~~...
selesai acara kami pamit berjalan keluar tapi ka ayu izin ke toilet dulu. aku dan momy masuk mobil terlebih dulu
" momy kalo tadi orang tua joong brarti yang cewek itu siapanya yak. kan keluarga jin ngga ada anak perempuan, jin juga anak bungsu kan " ucapku.
" mungkin keponakanya ra, tapi ko jin ngga hadir yak ra kenapah" tanya balik momy.
" kmaren sih dia bilang bakal sibuk banget minggu2 ini, mungkin latihan mom " . jawabku. lalu ka ayu masuk mobil dan kami pulang.
sampai rumah. ka ayu dan momy masuk kamar mreka masing2 . aku merebahkan badanku juga di kasur. selesai telvonan sama mimi tadi. aku keluar dan mandi. " mau makan ngga aku buatin sekalian" ucap ka ayu di dapur. " ngga deh ka aku masih kenyang ". jawabku dan masuk kamar.
aku merebahkan badanku dan menatap langit2 kamar ntah banyak sekali yang aku fikirkan.
" kamu lagi apah yak jin" ucapku lirih.
gubrak!!!
aku kaget seseorang masuk lewat jendela kamar .
" ngapain dari jendela pintu kan ada " jawabku berdiri didepanya.
" ini udah malem aku takut mengganggu yang lain" jawabnya memberiku lolipop
" makasih, apah ada yang sakit" jawabku
" disini yang sakit, sakit banget " jawabnya lebay membawa tanganku menyentuh dadanya.
" hahah gombal kaya kake" jawabku.
" kake tampan dong " pede luar dalem.
" beneran dear disini sakit sebelah sini sakit juga " .ucapnya berdiri begitu dekat denganku.
" sakit kenapah ututt ututt thayang " jawbku menggoda. memeluk jin
" karna merindukanmu 2 hari aku menahanya" ucap jin lalu menghujani wajahku dengan ciuman.
" aahahahhah stop stop stop jin " ucapku jin tersenyum dan mengecup singkat bibirku. lalu aku membalasnya.
" aku akan sibuk kamu harus jaga diri baik2 oke" ucapnya mewadah wajhku. aku tersenyum dan mengangguk paham.
" aku pulang ke drom dulu kamu jaga diri baik2 " ucapnya lalu aku melihat punggungnya.
" eeeh jin " kaget karna jin berbalik lalu memeluku dan mencium lagi. " jin udah, cepet pulang katanya buru2 " ucapku dipelukan jin. " bentar lagi mau boboin tuan putri dulu " ucapnya mengangkat aku dan menaruh badanku di kasur dia ikut merebahkan badan disebelah aku memeluku " udah merem, nanti aku pulang ". ucapnya.
" dasar idol mesum" ucapku lalu membenamkan wajah aku ke dadanya. jin hanya tertawa kecil.
tidak lama aku tertidur dipelukan jin.
__ADS_1