Dendam Dan Benci Berubah Cinta

Dendam Dan Benci Berubah Cinta
bab 13


__ADS_3

Pagi ini Rega sudah kelihatan rapi dengan sepatu kulit,celana kain dan kemeja batiknya.


Hari ini sekolahnya tengah mengadakan acara perpisahan sekaligus pengumuman juara umum sekolah.


" Ayo buk aku udah siap nih" seru Rega yang sudah tidak sabar untuk berangkat.


" Iya bentar nak ini ibu udah siap"kata bu Asih sambil keluar kamar dengan menggunakan gamis batik dan kerudung yang warnanya senada.


Rega dan ibunya pun segera berangkat menggunakan motor bapaknya.


Sampai disekolahan Rega mengantarkan ibunya masuk keaula serba guna.


"Ibuk duduk disini dulu ya aku mau keluar bentar"pamit Rega lalu meninggalkan ibunya.


Rega berjalan menuju ruang musik. Disana sudah ada kekasihnya yang sedang menunggunya.


Sampai disana Rega melihat sosok cantik dengan baju kebaya warna krem yang melekat pas ditubuhnya.


Piran tampak semakin cantik dengan wajah yang dirias tipis dan rambut yang disanggul kecil.


Rega segera berjalan mendekati Piran lalu memeluknya.


" Sayang hari ini kamu keliatan cantik banget sih" puji Rega sambil matanya terus menelusuri wajah Piran yang nyaris tanpa cacat.


"Kamu juga kliatan lebih ganteng hari ini" kata Piran sambil mendongakkan wajahnya karena tingginya hanya 155 cm.


" Lihat kamu paka kebaya gini jadi pengen cepet cepet nikahin kamu yang"goda Rega dan Piran pun hanya tersenyum menanggapinya.


Rega pun langsung ******* bibir Piran yang terlihat seksi menurutnya.


" Udah Re nanti make up aku berantakan" kata Piran setelah mendorong kepala Rega.


Rega memperhatikan kebaya Piran yang memperlihatkan area dadanya.


" Sayang kebaya kamu kok kayak gini aku kan nggak mau ini dilihat orang lain" protes Rega.


" Trus mau gimana ini pilihan mamah ".

__ADS_1


" Ya udah deh tapi lain kali nggak boleh lagi nanti imanku juga bisa kegoda yang" keluh Rega.


" Iya iya Regaku sayang kalau gitu jangan kegoda yah" kata Piran lalu mencubit pelan dada Rega.


"Sayaaang" panggil Rega dengan suara berat.


Rega yang terpancing pun langsung mencium dada Piran dari luar.


Piran yang kagetpun tampak menyembunyikan wajahnya yang pasti sudah merah.


"Hehe maaf ya Pir. Ya udah yuk langsung keaula" kata Rega sambil menarik tangan Piran untuk digandeng.


Diaula tampak sudah dipadati oleh para murid dan orang tuanya.


Piran berjalan menuju orang tuanya yang duduk dibarisan paling depan.


Acarapun dimulai dengan sambutan dari kepala sekolah dan juga dari David selaku donatur terbesar di SMA Dirgantara.


Acarapun dilanjutkan dengan penampilan bakat dari para siswa.


Tidak terasa waktu terus bergerak hingga sampailah pada acara inti yaitu pengumuman juara umum sekolah.


Semoga kalian bisa melanjutkan pendidikan diuniversitas impian kalian. Baiklah tanpa menunggu lama bapak akan membacakan juara umum sekolah angkatan tahun ini yaitu Rega Putra Pratama. Selamat kepada saudara Rega dan silahkan naik keatas panggung.


Rega yang kaget pun masih terdiam duduk ditempatnya.


" Sana nak maju kamu dipanggil kok malah diam aja" Asih menyadarkan lamunan Rega.


Rega pun langsung tersadar lalu berjalan menuju panggung diiringi riuhan tepuk tangan.


Sampai diatas panggung Rega diberi medali juga piagam serta uang bimbingan dari para donatur senilai sepuluh juta.


" Selamat ya nak Rega semoga kedepannya kamu bisa sukses" ucap bapak kepsek sambil menjabat tangan Rega.


" Terima kasih pak" ucap Rega dengan senyum bangga.


Rega kemudian berdiri dipodium untuk memberikan sedikit sambutan.

__ADS_1


" Selamat siang semuanya. Kepada bapak kepala sekolah, semua para guru dan juga untuk para donatur salam hormat dari saya. Saya mengucapkan terima kasih kepada semuanya yang telah mendukung dan membimbing saya. Kepada kedua orang tua saya yang tidak pernah lelah memberi semangat untuk saya. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih untuk semuanya" Rega memberi sedikit sambutannya.


Rega turun dari podium dengan lampu sorot yang terus mengikuti langkahnya.


Wajahnya nampak semakin tampan dan berkarisma dibawah lampu.


Rega kembali ketempat duduknya yang langsung mendapat pelukan dari ibunya.


" Selamat ya nak ibu bangga sama kamu" ucap Asih.


" Iya bu semua ini pasti juga berkat doa ibu sama bapak".


Acara terakhir pun ditutup dengan acara makan makan.


Semua sajian istimewa pun sudah disajikan pihak sekolah.


Piran berjalan mendekati Rega yang tengah bersama ibunya.


" Re selamat ya aku bangga banget deh sama kamu".


" Iya makasih ya kamu juga kan yang akhir-akhir ini bikin aku semangat" kata Rega yang membuat Piran tersipu malu.


" Itu siapa nak" tanya bu Asih yang merasa heran karena setahunya teman Rega hanyalah Dina.


" Oh ini Piran buk pacar aku"jawab Rega yang bangga memperkenalkan Piran sebagai pacarnya.


" Eh Pir kenalin ini ibu aku" kata Rega lalu menarik tangan Piran.


" Siang tante kenalin nama saya Piranita" ucap Rega sambil mencium punggung tangan bu Asih.


Bu Asih pun memperkenalkan dirinya sambil terus memperhatikan pacar anaknya yang terlihat begitu cantik dan glamor.


" Ya udah Re aku kesana dulu ya mau nyamperin temen temen aku. Tante Piran kesana dulu ya" pamit Piran pada Rega dan ibunya.


Piran pun bergegas menghampiri Mona dan Silvi untuk melanjutkan obrolannya.


bersambung...

__ADS_1


Jangan lupa beri like dan comment kalian.


__ADS_2