
Rega dan Piran menuju ruang makan. Dimeja sudah terhidang sambal goreng telur,urap sayur, ayam goreng,telur rebus dan ikan asin.
"Ayo Pir kita makan .Ini semua masakan ibu aku dijamin enak. Kamu pasti suka" kata Rega sambil menarik kursi untuk duduk.
"Ini namanya sayur apa Re kok cuma sayuran direbus gitu" Piran nampak heran melihatnya.
" Ini namanya Urap sayur sayang. Isinya sayuran yang direbus sama pakai sambal kelapa. Sini deh cobain"kata Rega sambil menarik Piran kepangkuannya.
Rega mengambil piring lalu mengisinya dengan nasi dan sayur serta lauk.
Rega mengambil makanan dipiringnya menggunakan tangan lalu disuapkan ke Piran.
"Ayo Pir buka mulutnya" kata Rega yang sudah memajukan tangannya didepan mulut Piran.
" Kok pakai tangan Re" protes Piran.
" Ya emang cara makannya gini sayang. Udah kamu nurut aja lagian ini aku juga udah cuci tangan"kata Rega agak memaksa.
Piran lalu membuka mulutnya untuk menerima suapan dari Rega.
Piran mulai mengunyah makanannya sambil meresapi rasanya.
" Gimana Pir enak kan" tanya Rega tidak sabar.
" Enak banget yang! aku kira rasanya aneh tapi ternyata enak" puji Piran.
Rega lalu menyuapi Piran lagi hingga beberapa suapan.
" Aku gantian nyuapin kamu pakai tangan dong yang" pinta Piran.
Piran lalu mulai mengambil makanan dipiring lalu menyuapkannya kemulut Rega.
__ADS_1
Saat Rega sudah membuka mulutnya Piran langsung memasukkannya kemulut Rega dengan agak cepat alhasil sebagian makanannya tumpah dibajunya.
" Gimana sih yang kamu nyuapinnya nggak bener. Hati-hati dong yang"Protes Rega lalu membersihkan makanan yang tumpah dibaju Piran.
"Habis aku takut yang kalau tanganku kegigit kamu"jelas Piran dengan raut wajah bersalah.
"Aku nggak mungkin nggigit kamulah yang! ih kamu nggemesin banget sih"kata Rega lalu mengeratkan lingkaran tangannya dipinggang Piran.
Selesai makan Rega segera membereskan meja dan piring kotor sedangkan Piran menunggunnya disofa.
Rega melarang Piran untuk membantunya karna dia tahu Piran belum terbiasa melakukannya.
Setelah semuanya beres Rega segera menyusul Piran duduk disofa.
Rega membaringkan kepalanya dipaha Piran.
"Yang setelah ini rencana kamu apa?"tanya Piran sambil memainkan rambut Rega.
"Aku mau ikut tes diuniversitas J lewat jalur bea siswa yang. Aku mau ambil jurusan ekonomi bisnis" jawab Rega lalu menatap lekat kearah Piran.
" Makasih sayang aku seneng kalau kamu semangati kayak gini" kata Rega sambil mengecup tangan Piran.
" Ehmm gimana kalau besok kita jalan jalan yang buat ngrayain keberhasilan kamu kemaren"ajak Piran semangat.
" Boleh yang kan kita jarang jalan- jalan. Besok aku sewain motor buat kita jalan- jalan" kata Rega lalu mengusap kepala Piran.
" Tidur siang yuk yang aku ngantuk nih".
Rega lalu menggandeng tangan Piran menuju kamar tidur.
Rega melepas celana panjangnya dan hanya menyisakan boxernya.
__ADS_1
Rega merebahkan badannya lalu memeluk Piran.
"Yang aku mau ngomong sesuatu tapi kamu jangan marah ya" ucap Piran agak ragu.
"Ngomong aja yang aku nggak akan marah. Emang mau ngomong ap sih?"tanya Rega penasaran.
"Ehmmm sebenarnya dulu awal aku ngedekatin kamu itu karna aku nrima tantangan dari Mona dan Silvi buat bikin kamu jatuh cinta sama aku trus mutusin kamu pas malam perpisahan. Tapi itu dulu yang sekarang aku beneran sayang sama kamu" jelas Piran sambil membelai wajah Rega.
Diwajah Rega sama sekali tidak ada raut kemarahan dan hanya senyum tipis yang tersungging dari bibirnya.
" Kamu nggak marah kan Re sama aku" kata Piran sambil memeluk erat tubuh Rega.
Rega melepas pelukan Piran dengan perlahan lalu membingkai wajah Piran dengan tangannya.
Rega menatap lekat-lekat mata Piran yang tampak ingin menangis.
"Aku nggak marah yang sama kamu justru aku seneng kamu jujur sama aku dan aku percaya sama kamu karna kepercayaan adalah kunci utama suatu hubungan" jelas Rega lalu membawa Piran kedalam pelukannya.
"Udah nggak usah nangis katanya mau tidur" kata Rega sambil menghapus air mata Piran dengan tangannya.
" Udah nggak ngantuk".
"Ya udah kalau gitu aku akan ngajak kamu bermain" kata Rega dengan senyum yang bermakna lain.
" Main ap..." belum selse Piran mengucapkan kalimatnya Rega sudah membungkam mulut Piran dengan bibirnya.
Piran mengalungkan tanganya dileher Rega lalu mulai membalas ciuman Rega.
Mereka saling ******* dan bermain lidah.
Rega memperdalam ciumannya dengan menindih tubuh Piran.
__ADS_1
Mereka terbuai dengan ciuman mereka yang terasa hangat walau cuaca diluar cukup terik.
bersambung...