Dendam Dan Benci Berubah Cinta

Dendam Dan Benci Berubah Cinta
bab 35


__ADS_3

Tak terasa waktu terus berjalan dan kini Arfa sudah berumur 5tahun. Arfa tumbuh menjadi anak yang tampan dan menggemaskan. Rega sendiri kini sudah bekerja disebuah perusahaan yang cukup bergengsi dikotanya. Dia menduduki jabatan sebagai manajer pemasaran hanya dalam waktu setahun berkat kerja keras dan ide-ide cemerlangnya untuk memajukan perusahaan. Sedangkan Dina sudah kembali melanjutkan kuliah setelah sempat tertunda dua tahun karena kehamilannya waktu itu.


Pagi itu Rega sudah tampak rapi dengan pakaian kerjanya. Kemeja warna biru laut tampak menambah kesan segar pada Rega. Setelah merapikan penampilannya Rega segera menuju meja makan dan disana sudah ada Dina yang sedang menyuapi Arfa.


"Slamat pagi jagoan," sapa Rega sambil mengusap rambut tipis Arfa.


"Ah ayah jangan digituin nanti rambut Arfa jadi berantakan!" protes Arfa sambil menggembungkan pipinya.


Rega pun jadi terkekeh melihat sikap Arfa yang menggemaskan.


"Iya-iya, Ayah nggak akan gangguin lagi. Udah sekarang makannya cepetan dihabisin!" kata Rega sambil menuang nasi dan lauk kepiringnya.


Selesai menghabiskan sarapannya, Rega segera berpamitan pada Dina dan Arfa.


"Ayah berangkat dulu ya, ingat nggak boleh nakal disekolah dan harus nurut kata bunda guru ya."


"Oke yah!" kata Arfa lalu mencium punggung tangan Rega.


"Aku berangkat ya Din dan kayaknya nanti sore aku pulang terlambat soalnya mau nyiapin laporan buat rapat besok pagi."

__ADS_1


"Iya...oh ya Mas, aku lupa ngasih tahu kalau tadi malam mamah telfon dan nyuruh kita nginep disana hari ini karena nanti malam mamah mau ngadain syukuran ultah pernikahannya," jelas Dina.


Rega tampak berpikir sejenak lalu menganggukkan kepalanya."Ya udah nanti sore pulang kerja aku langsung nyusul kalian kesana."


Rega pun melambaikan tangannya keArfan lalu melajukan motor matiknya menuju ketempat kerja.


****


Disebuah tangga pesawat, tampak seorang gadis yang turun dengan wajah ceria. Tampilannya terlihat santai dengan celana jeans belel dan jaket hodi warna kuning. Rambutnya yang lurus panjang pun tampak berkilau dengan warna merah. Piran terus berjalan cepat sambil menarik kopernya karena sudah tak sabar untuk bertemu dengan orang tuanya yang hampir 4tahun ini tak ia jumpai. Piran sengaja pulang dengan menggunakan taksi karena ingin memberikan kejutan pada orang-orang dirumah atas kepulangannya yang tiba-tiba.


Setelah dua jam menempuh perjalanan, akhirnya Piran sampai juga dirumah. Piran segera membayar ongkos taksi setelah koper-kopernya diturunkan. Piran berjalan mendekati gerbang dan nampaklah pak Marno yang sedang membaca koran didalam posnya.


Pak Marno yang mendengar suara teriakan pun langsung mendekati gerbang dan terkejutlah pak Marno saat melihat nona mudanya berada diluar.


"Heh Non Piran pulang! Kok saya nggak tahu non?" tanya pak Marno sambil membuka pintu gerbang.


"Ya sengaja Pak biar semua orang rumah pada kaget. Mamah dirumah kan pak?"


"Ada Non, mungkin lagi makan siang soalnya udah jam segini kalau tuan ya biasa Non masih dikantor,"jelas pak Marno yang mengikuti langkah Piran sambil menyeret koper.

__ADS_1


Piran membuka pintu yang tidak terkunci lalu berjalan menuju ruang makan. Dilihatnya sang mama yang tengah menikmati makan siang sendirian.


"Mama!" panggil Piran lirih.


Rani yang merasa mendengar suara putrinya pun langsung mendongakkan kepalanya.


"Sayang...kamu pulang nak?" tanya Rani dengan wajah tak percaya.


"Iya Ma ini Piran. Apa Mama terkejut? kalau ia berarti Piran berhasil bikin kejutan!" Sorak Piran sambil bertepuk tangan kecil.


Rani pun langsung berdiri dan Piran langsung menghampirinya untuk memberi pelukan.


"Ah sayang akhirnya kamu mau pulang juga nak," kata Rani sambil membelai rambut Piran.


"Iya Mah, Piran udah bosen disana makanya pulang."


"Ihh kamu ini ngerjain orang tua. Ya udah istirahat dulu sana pasti papa seneng banget lihat kamu pulang".


Piran pun naik kekamarnya untuk mengistirahatkan tubuhnya. Dirinya benar benar rindu berada disini.

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2