Dendam Dan Benci Berubah Cinta

Dendam Dan Benci Berubah Cinta
bab 36


__ADS_3

Malam itu Piran dan kedua orang tuanya tengah melakukan makan malam bersama disebuah restoran. Berbagai hidangan khas Indonesia sudah dipesan Piran untuk mengobati lidahnya yang rindu masakan dalam negeri.


"Gimana sayang kamu suka hidangannya?"tanya David.


"Suka banget Pah! Habis udah lama banget nggak makan makanan kayak gini!" jawab Piran sambil menyeruput kuah sotonya.


"Ya udah makan yang banyak. Papa seneng banget akhirnya kamu mau pulang nak."


"Aku tahu kenapa Papa seneng aku pulang,itu karna Papa bisa nyuruh aku buat bantuin perusahaan."


"Hahaha....kamu tahu aja sayang. Ya kan Papa juga butuh istirahat nak. Kalau kamu bantuin Papa kan seenggaknya kerjaan Papa berkurang jadi Papa nggak terlalu capek!"


"Iya deh Pah, mulai besok Piran bantuin."


"Udah-udah masalah kerjaan dibahas besok lagi! Sekarang lanjutin lagi makannya!" protes Rani.


****


Dikediaman rumah Wahid, tampak semua anggota keluarga sedang bersantai bersama setelah melakukan acara makan malam bersama. Tampak Arfa yang sedang bergelayut manja dipangkuan omanya sambil memainkan robot baru hadiah dari sang opa.


"Arfa malam ini kamu tidur sama Oma dan Opa ya? Mauu ya sayang, kan kamu jarang'jarang nginep sini," pinta sang oma.


Arfa tak langsung menjawab tapi malah menoleh kearah Rega dan Dina seperti minta ijin.

__ADS_1


"Iya, Arfa boleh tidur sama oma dan opa," jawab Dina sambil tersenyum.


"Oke Oma ,Arfa mau karena udah diijinin Bunda," jawab Arfa dengan semangat.


"Ya udah yuk kita langsung tidur aja. Opa udah ngantuk nih,Arfa juga ngantuk kan?"tanya Wahid sambil


menurunkan Arfa dari pangkuan istrinya.


"Oke Opa! Bunda, Ayah,Arfa tidur dulu ya," pamit Arfa lalu menghampiri Rega dan Dina untuk menciumnya.


"Ya slamat bobok ya. Oh ya boboknya jangan usil kasihan oma sama opa," nasehat Rega lalu mencium kedua pipi Arfa.


Arfa pun berjalan menuju kamar dengan digandeng opanya dan tinggalah Rega berdua dengan Dina diruang keluarga.


"Ya udah Din aku juga mau tidur sekarang," kata Rega lalu berdiri.


Setelah mengganti baju dengan piyamanya, Rega langsung rebahan diatas ranjang. Tak lupa ia menaruh guling ditengah ranjang sebagai pemisah. Rega membalikkan badannya kesamping lalu mulai menutup matanya yang sudah terasa berat.


Setelah dari kamar mandi,Dina menyusul Rega keranjang. Dina memperhatikan Rega yang sepertinya sudah terlelap.


"Mas kamu udah tidur?"tanya Dina sambil menggoyangkan lengan Rega.


"Ini baru mau tidur,kenapa emangnya?"tanya Rega yang baru akan terlelap.

__ADS_1


"Ehmm...besok aku udah mulai magang Mas dan aku ketrima buat magang diperusahaan Afranda grup."


"Ya bagus deh kalau kamu ditrima magang disana! Karna yang aku tahu, Perusahaan Afranda juga termasuk perusahaan besar," kata Rega sambil merubah posisinya dengan bersandar.


"Iya Mas, aku juga seneng banget waktu aku tahu kalau aku ketrima magang disana."


"Yang penting kamu harus serius saat kerja disana walau itu cuma magang. Kalau nilai kamu bagus pasti lulus nanti itu bisa jadi rekomendasi yang bagus."


"Makasih ya Mas buat semangat dan nasehatnya, aku jadi makin sayang deh sama kamu," kata Dina dengan muka berseri-seri.


"Ya udah aku mau lanjut tidur lagi!" kata Rega dengan kesal karna dia malas jika Dina mengucapkan itu.


Pagi itu, Piran sudah berdandan sangat rapi dengan dres model span yang dipadukan dengan blazer. Mulai hari ini dia akan ikut bekerja dengan papanya sambil belajar mengenai perusahaan. Piran segera turun untuk sarapan bersama sebelum memulai aktifitasnya pagi ini.


"Pagi Mama,pagi Papa,"sapa Piran lalu mencium pipi kedua orang tuanya bergantian.


"Pagi juga sayang. Wah kamu sekarang benar-benar mirip wanita karir nak," puji mama Rani.


"Iya sih Ma, tapi kenapa rambut anak kita masih merah mah," kata David yang heran karna Piran belum mengganti warna rambutnya menjadi kembali hitam.


" Yey biarin dong Pah! Ini namanya calon ibu CEO gau!" jawab Piran membela diri.


" Ya udah kalian cepetan sarapan ini udah hampir jam 8 loh," kata Rani mengingatkan.

__ADS_1


Setelah selesai sarapan,Piran dan papanya segera berangkat kekantor dimana beberapa karyawan kepercayaan papanya tengah menyiapkan acara penyambutan sekaligus pengenalan dirinya sebagai calon ceo.


bersambung...


__ADS_2