
Aksel, Devi dan ketiga Anaknya telah pindah kerumah baru mereka! Rumah itu jauh lebih besar dari rumah yang Aksel beli Sebelumnya kepada Devi.
Setelah pernikahan Adik Iparnya tiga bulan lalu, Devi terus membujuk mertuanya. Sekali dua kali mungkin gagal tetapi Devi terus berusaha Sampai akhirnya disinilah mereka. Di rumah yang jauh dari kata sederhana bilah berada di dalam bagunan bernuansa putih gading itu dan terlihat begitu sederhana bila berada di luar bangunannya.
Pagi itu seperti biasa, setelah sholat Devi menyiapkan sarapan untuk suami dan anak anaknya. Selesai bergulat dengan peralatan dapur di bantu dua asisten rumah tangganya. Devi kembali kekamar menyiapkan pakaian kerja untuk Aksel Setelah itu ia pergi ke kamar putra putranya menyiapkan pakaian seragam mereka begitu juga dengan sibungus yang mulai Devi sekolahkan.
" Mom." Panggil Sevi.
" Mommy disini sayang." Sahut Devi. Ia kini tengah berada dalam walk in closed nya Sevi, Merapikan beberapa pakaian Sevi yang sedikit berantakan.
" Mom, Dede mau mandi." Ucap Sevi sambil menyembulkan kepalanya pada celah pintu yang ia buka.
" Bukannya Dede udah mandi?"
" Ia sudah mom, tapi Dede udah Telingat lagi." Devi menghampiri Sevi. " Ayo mommy bantu." Gadis kecil itu langsung mengangguk, Sejak bayi kulit Sevi memang sensitif.
Devi kembali memandikan Sevi, Setelah itu ia membantunya berpakaian Serta menguncir rambut Sevi.
Di saat Devi membantu Sevi Aksel kebagian jatah membantu Nanda dan Putra walaupun kedua anak itu sudah begitu mandiri.
Walaupun keduanya mempekerjakan empat art untuk membantu Devi membersihkan rumah serta kegiatan rumah tangga yang lain, tetapi soal anak keduanya sepakat untuk mengurus sendiri sekalipun Aksel dan Devi telah kembali bekerja lagi, Ketiga Anaknya tetap dalam pengawasan mereka.
Aksel kembali menjabat sebagai CEO di Firma Groub. Sedangkan Devi tetap sebagai Sekertarisnya itulah syarat yang di ajukan mertuanya. Devi dan Aksel pun tidak menyia yiakan kesempatan.
Setelah bersiap siap dan sarapan bersama. Aksel dan Devi mengantar ketiga anaknya kesekolah. " Mom" Panggil putra.
Devi menoleh ke belakang dimana Ketiga anaknya itu duduk. " Iya! Kenapa sayang."
" Aku boleh minta Rubik yang baru lagi."
__ADS_1
" Apa yang mau putra tukar dengan Ruby yang baru." Tanya Devi.
" Nilai seratus?"
" No telalu sedikit."
" Nilai seratus dan satu hafalan Surat pendek."
" No mom, itu tellalu seditit! Gimana talau tambah ngajaliin Dede aja." Sahut Sevi.
" Emangnya Ade mau di ajarin apa sama Ka putra." Tanya Aksel tanpa menoleh kepada putrinya. Sebab ia tengah fokus menyetir.
" Melempal bola." Jawab Sevi
" Basket?" Tanya Devi, di angguki Sevi.
" Emangnya Ade bisa." Tanya si sulung.
" Gimana Kak? Setuju nggak." Tanya Devi.
" Tapi sekali aja ya mom, rubiknya juga harus dua."
" Ndaa mau, Dede mau di ajaliin Sampai tahu." Protes Sevi.
" Nanti Abang bantu ajarin Ade ya." Ucap Nanda.
" Iya."
" Nggak bisa bang! ringnya tinggi mana bisa Ade masukin bolahnya."
__ADS_1
" Tata putla nyebelin." Sevi menarik rubik yang di pegang putra. menurunkan kaca mobil lalu melempar rubik putra ke jalan. untung tidak mengenai pengguna jalan yang lain.
" SEVI." Bentak Devi.
" Kamu." Teriak putra Sambil mencubit pipi adiknya.
" Aduuhh sakit Ayaah." Rengek Sevi.
" Kak lepas jangan kasar sama Ade. ayah Nggak suka." Ucap Aksel.
" Tapi Ade buang rubik aku Yah." Aduhnya.
" Nanti ayah ganti dengan yang baru." Mobil Aksel kini telah berhenti di depan sekolah anak anaknya. " Pulang Sekolah nanti ayah Jemput kalian . sekalian kita beli rubik dan lego, tapi ingat harus ajarin adik main basket sampai tahu soal lapangannya nanti Ayah buat oke."
" Iya Ayah." Jawab ketiganya serempak.
ketiganya menyalami tangan Devi dan Aksel secara bergantian Setelah itu mereka keluar dari mobil di antara Aksel sampai di depan kelas mereka masing masing sedangkan Devi tetap menunggu di mobil.
Aksel kembali ke mobilnya, Mereka Kembali melanjutkan perjalanan menuju kantor, begitu sampai di perusahaan Firman Group. Aksel berjalan bersama Devi menuju lift khusus dimana lift itu pernah menjadi saksi bisu dimana Devi terjatuh saat hamil ketiga anaknya.
.
.
.
.
Bersambung.
__ADS_1
🍀 Tinggalkan jejak ya kalau kalian suka 👍