Devi dan Aksel.

Devi dan Aksel.
Bonus 4


__ADS_3

Aksel begitu kualahan menghadapi tingkah ketiga anaknya. Ia menyesali keputusannya mengajak si kembar kemall tanpa sang istri.


Ketiga anak itu tidak ada yang mau mengalah apalagi putrinya Sevi. Niat hati ingin membeli Rubik dan Lego untuk Nanda dan putra Tetapi sayang mereka justru berakhir di toko pernak pernik anak perempuan yang berlogo kuda pony itu.


Sevi terus mencoba, tas, sepatu dan aksesoris lainnya dengan gambar kuda cantik bertanduk warna pelangi dengan sayap dipunggungnya. Wajah masam dari kedua kakaknya tidak mengusik aktivitas Sevi sedikitpun.


" Ade maunya yang mana sih! kaki aku udah pegal nih." Nanda yang sejak tadi diam kini mulai menyuarakan ketidak sukaannya dengan sikap Sevi.


" Ndaa ada! Olang Dede cuma mau liat doang." Ucapnya tanpa rasa bersalah sedikitpun.


" AADDEE."


" Kakak, ayah tidak suka." Ucap Aksel begitu tegas, saat Putra hendak menjambak rambut Sevi.


Siapa yang tidak kesal, hampir sejam mereka di toko itu, Sevi terus mencoba dari satu ke yang lain. tetapi tidak ada satu pun yang dia mau dan seenak dengkulnya dia bilang cuma lihat aja.


Jangankan Anak seusia putra, emak emak juga pasti akan keluar tanduknya, jika di perlakukan seperti itu.


Tidak ingin membuat kedua jagoannya semakin kesal, Aksel langsung mengendong Sevi, membawa mereka menuju toko mainan.


Tidak sampai setengah jam kedua anak sudah mendapatkan apa yang mereka cari.


" Sudahkan?" Tanya Aksel.


" Iya ayah." jawab Putra.


" Terima kasih Yah." Ucap Nanda.

__ADS_1


" Sama sama, sekarang kita ke cafe mommy Ya."


" Yeeehh." Ucap ketiganya kegirangan.


Mereka pun menuju mobil Aksel yang terparkir di parkiran Mall itu.


...🍀🍀🍀🍀🍀🍀...


Tiga puluh menit perjalanan dari mall ke cafe Devi, begitu tiba di sana! ketiga anak itu langsung berlomba mencari keberadaan mommy mereka. pelayan cafe sudah terbiasa dengan kehadiran mereka.


" Mommy." Teriak mereka bertiga Sampai di ruangan Devi.


Ketiganya berjalan menghampiri Devi yang tengah duduk di temani Kila, Sedangkan Erik seperti biasanya, selalu berada di balik meja kasir.


Sevi, Nanda dan putra menyalami tangan Devi dan Kila secara bergantian. " Aunty Dede tangen." Ucap Sevi.


" Belum Aunty! kita mau makan di suapi mommy." Sahut Nanda.


" Ya udah Aunty Kila ambilin makan buat kalian ya." Tawar Kila, di angguki ketiganya.


" Makasih ya Kila." Ucap Devi saat Kila beranjak dari tempat duduknya.


" Sayang." Panggil Aksel.


" Kenapa yank."


" Kamu udah makan belum?"

__ADS_1


" Belum! kan Aku nunggu kalian." Devi melirik ketiga anaknya yang sedang duduk di lantai beralaskan karpet bulu.


" Mau makan disini atau dirumah aja." Tanya Aksel lagi, Jemari tangannya tidak pernah diam jika berada di dekat Devi.


" Disini aja yank! tuh Kila udah ambilin makannya di belakang! Lagian habisin kan kita mau ketemu klaen! jangan bilang kamu lupa."


" Bukan lupa, tapi aku malas aja yank, lebih enak di rumah bareng kamu sama anak anak."


" Jangan mulai deh Aks, jangan sampai kita migrasi lagi kerumah Mama." Aksel hanya menanggapi ucapan Devi dengan senyuman. Tidak lama berselang Kila masuk di ikuti dua pelayan yang membawa nampan berisi makanan untuk Kakak dan keponakannya. Setelah mematah makan di meja, Kila dan kedua pelayan itu pamit! Devi pun mulai menyuapi ketiga anaknya, Sedangkan Aksel memilih berbaring dengan paha Devi sebagai bantalnya.


.


.


.


.


Makasih udah mau dukung aku! sekecil apapun dukungan kalian itu sangat berarti buat aku! tanpa kalian aku hanya butiran Debu di MT ini. Makasih semua 😘😘😘 kalau aku Up itu seputar Devi Aksel dan anak anaknya aja okey.👌👌


Sekalian Numpang promo cerita Luna dan Icha ya. kali aja kalian mau mampir 🙏🙏🙏 Sekali lagi Terima kasih 😘😘




🍀** Tinggalkan jejak ya kalau kalian suka 👍

__ADS_1


__ADS_2