Dewasa Sebelum Waktunya

Dewasa Sebelum Waktunya
Tumbuh subur


__ADS_3

 Hari berganti hari,bulan berganti bulan,tak terasa sudah satu tahun Dion dan Sekar menjalani hubungan mereka.Rasa yang semakin hari semakin tumbuh subur dihati keduanya.Tanpa mereka sadari bahwa masalah besar sudah menanti didepan mereka.


 


"Sebentar lagi ujian kelulusan kamu yang.? enggak berasa juga ya,udah satu tahun kita hubungan." kata Sekar


"Iya yang..!" Dion hanya menjawab singkatan ucapan dari Sekar.Kini hatinya diselimuti perasan takut,saat tau sebentar lagi hari kelulusan tiba dan itu berarti hari dimana Sekar dan Danny menikah juga semakin dekat.


"Kamu kenapa yang?" tanya Sekar saat menangkap kegelisahan diwajah Dion.


"Aku cuma takut aja kalo kamu bakal tetep nikah sama dia" Jawab Dion sendu


"Kan kita udah janji yang.! bakal cari cara supaya itu gak terjadi."


"Iya aku inget sama janji itu.Tapi tetep yang ketakutan aku gede banget." kata Dion


"Kita berdoa aja semoga kita berjodoh ya yang.? dan hubungan aku sama doi tetep hanya jadi sahabat."


"Amin..! yang,kalo nanti bonyok kamu tetep kekeh sama pendirian mereka,kita kawin lari yuk yang.!" ajak Dion

__ADS_1


"Enggak enak kawin lari yang,ribet.Kalo penghulunya udah tua kasihan kan.?"


"Ya kita cari penghulunya yang mudaan lah.! kalo perlu yang profesi sampingannya atlet lari." balas Dion


Hahahaha mereka pun terbahak bahak menyadari kekonyolan mereka.



 



Sekar pun langsung membalikan badannya dan nampak Dimitri tengah berdiri menatapnya dengan tatapan penuh kemarahan "Dari sekolahlah dad.!" jawab Sekar bingung


"Sekolah dan pacaran sama Dion,gitu maksud kamu.?"


Jantung Sekar langsung berdetak kencang,tubuhnya gemetar,takut itulah yang dia rasa saat ini.Sekar hanya bisa menundukan kepala dihadapan sang daddy.


"Jawab pertanyaan daddy.!" sontak saja tubuh Sekar melonjak kaget saat mendengar bentakan dari Dimitri.Tanpa diminta air mata Sekar lolos begitu saja membanjiri pipinya.

__ADS_1


"Bagus kamu ya,sudah pinter kamu bohong sama daddy dan mommy.berani beraninya kamu pacaran sama Dion bahkan bersekongkol dengan Danny."


"Maafin Sekar Daddy.! Sekar sama Danny enggak bisa nerusin perjodohan ini,kita sama sama mencintai seseorang." jawab Sekar


"Berani kamu menentang keputusan Daddy.? mulai sekarang kamu jauhi Dion,daddy tidak terima alasan dan juga bantahan.Kalau kamu masih berani melawan kamu akan tau akibatnya."


Setelah mengucapkan kata kata itu Daddy pun pergi meninggalkan Sekar yang masih menangis ditangga.


"Udah kamu ganti baju dulu sana,terus makan.Nanti kita bicara lagi." Ucap sang mommy menenangkan sembari tangannya mengusap kepala Sekar.


"Iya mommy.!" Sekar pun beranjak pergi kekamarnya.


Sesampainya Dikamar Sekar kembali menangis,baru sesaat tadi dirinya dan Dion membicarakan hubungan mereka dan berharap semua baik baik saja.


Tapi nyatanya harapan mereka tidak sesuai dengan kenyataan.Dimitri sudah mengetahui tentang hubungan mereka,bahkan tentang persekongkolannya dengan Danny sang tunangan.


"aku harus gimana..?" gumam Sekar.


Kejadian serupa pun dialami oleh Danny,sang papa tanpa ampun memaki Danny dengan garangnya.Bahkan dua tamparan pun dihadiahkan dipipi mulus Danny,saat Danny melawan perkataan sang papa.Mama Danny hanya bisa menyimak pedebatan sang suami dan anaknya tanpa bisa berbuat apa apa.

__ADS_1


 


__ADS_2