Dewasa Sebelum Waktunya

Dewasa Sebelum Waktunya
Ringan tangan


__ADS_3

Dua bulan sudah usia Arjuna putra Anggara,bayi tampan,berkulit putih,hidung mancung,sungguh pahatan yang sempurna.Dion sangat menikmati perannya menjadi seorang papi.


Tak jarang Dion yang selalu terjaga tengah malam,jika jagoannya bangun.Sekar yang entah karna faktor apa,tidak bisa memberi jagoannya itu asi exklusif.


Hanya satu bulan asinya keluar.Sudah dicoba dengan berbagai vitamin pelancar asi dan konsumsi sayur mayur,tetap tidak juga keluar lagi asinya.


Bengkel tempat Dion bekerja kini semakin ramai,bahkan pak Salim menerima karyawan lagi.Kini dibengkel pak salim juga menyediakan jasa interior,Dion benar benar membawa keburuntungan bagi bengkel itu.Dion juga tak pelit berbagi ilmu pada sesama pegawai.


"Dek woy..!!" seru Dion pada seorang remaja yang memakai seragam putih abu abu disebrang jalan.


"Saya bang..!" sahut remaja diserang jalan dengan menunjuk dirinya sendiri.Dion yang trauma dengan kejadian tabrak lari waktu itu,menyuruh teman karyawannya untuk membawa remaja itu kebengkel.


"Motornya kenapa kok didorong." tanya Dion


"Biasa bang motor butut,terus sparepart juga onderdil banyak pake yang abal abal.Jadi ginilah.!"

__ADS_1


"Kenapa enggak dibawa kebengkel.? nama kamu siapa.?"


"Aku rizki bang.! enggak ada uang bang.Kasihan kalau mau minta ibu.Hasil jualan kue kelilingnya enggak seberapa,belum juga ada adek kan sekolah.Aku sebenernya pengen jual ini motor,tapi sama ibu enggak boleh.Karena ini peninggalan bapak dan juga harta kami satu satunya."


"Motor kamu tinggal aja disini ya.? biar abang yang nanti benerin.Besok kamu ambil pulang sekolah." usul Dion


"Enggak bang.! aku enggak ada uang.Enggak mau aku.!"


"Udah enggak usah pikirin uang,itu urusan abang.Besok pulang sekolah kamu ambil ya.? dan" Dion mengambil uang lima lembar pecahan lima puluh ribu dari dompetnya "ini buat kamu,buat ongkos."


"Buset ini bocah,itu muka sampe tegang gitu saking takut sama emaknya". ucap Dion dalam hati. "kalau ibumu marah kamu bawa kesini atau kamu telfon abang.Ini nomor abang,nanti abang yang jelasin sama ibumu." saran Dion


Setelah perdebatan panjang,akhirnya rizki menuruti apa kata Dion.Setelah Rizki pergi Dion segera membedah tulang besi Rizki.Dengan telaten dioperasinya tulang besi itu satu persatu.


Pak Salim dan karyawan lain,sekali lagi dibuat takjub oleh Dion.Sifatnya yang baik,ringan tangan,dan ramah,benar benar membuat banyak orang jatuh cinta.Pribadinya yang hangat,membuat dia disukai banyak orang

__ADS_1


"Dion.....!!!"


Dion sangat kenal suara yang memanggilnya itu.Tanduk dikepalanya kembali muncul,telinganya nampak mengeluarkan api.Dion langsung berdiri dari posisi jongkoknya.Ditatapnya wajah dihadapannya dengan tatapan permusuhan


"MAU APA LOE KESINI KUNTILANAK...!!" Umpatan dan teriakan Dion jelas mengagetkan pak Salim juga teman temannya.Mereka tak menyangka jika Dion bisa marah juga.


"Aku kangen kamu Dion.! aku pengen...." belom Melly menyelesaikan kata katanya,Dion sudah lebih dulu mencengkram rahang Melly.


"DION....!!" seru pak salim dan teman teman bengkel


"Sekali lagi gue kasih tau loe,JANGAN GANGGU GUE JUGA KELUARGA GUE.! kalau loe tetep nekat,HABIS LOE SAMA GUE...!"


"Aku enggak takut,kamu bisa apa sama aku.? Inget Dion kalo aku enggak bisa miliki kamu,maka cewek sialan itu juga akan bisa miliki kamu." sahut Melly


"Bangsat loe.! denger sama loe baek baek,sebelum loe cari masalah sama gue loe cari tau dulu siapa itu DION PUTRA ANGGARA SEBENERNYA.Dion yang ingin pergi,kembali berbalik kearah Melly.

__ADS_1


"CARI TAU SIAPA DION PUTRA ANGGARA DAN SEKAR NIRMALA DIMITRI,SEBELUM LOE NYESEL."


__ADS_2