
Jam istirahat pun tiba,Dion dan ketiga sahabatnya tengah berjalan menuju kantin.Namun belum sampai ditempat Dion memutar badannya berbalik arah yang sontak langsung mendapat pertanyaan dari Andre ."Mau kemana loe.?"
"Mau keperpus gue.!" Dion pun melangkahkan kakinya keperpustakaan sekolah.sesampainya diperpustakaan Dion langsung mencari sosok yang diincarnya,sampai matanya menangkap sosok itu disudut ruangan yang tengah asik membaca buku sembari menikmati roti ditangannya.Dion pun langsung menyambar salah satu buku dan berjalan mendekati sosok yang diincarnya.
"Hai ! boleh gue duduk disini.?" kata Dion
"Boleh.!" jawab Sekar singkat,tanpa melihat siapa yang bertanya.
Lama mereka saling diam sampai akhirnya Dion memberanikan diri bertanya."Nama loe siapa..? Sosok yang ditanya pun mengalihkan pandangannya dari buku yang dibacanya kearah Dion,dan jantung Dion berdetak saat mata itu menatapnya begitu juga dengan sosok yang ditanya.
Sekian detik mata mereka terkunci sampai Dion kembali bertanya pada sosok itu."Nama loe siapa.?"
"Eh iya.! nama gue Sekar."
"Oo.! kenalin nama gue Dion." sembari mengulurkan tangannya
"Gue sekar.!" Jawabnya lagi dibarengi tangannya yang menerima uluran tangan Dion.Lama mereka saling diam dengan kegiatan mereka masing masing.Sekar yang fokus dengan bukunya sedangkan Dion yang fokus dengan pemandangan wajah indah Sekar.
"Kenapa ngeliatin gue terus..? bukanya dibaca itu buku loe." tegur Sekar
__ADS_1
"Loe lebih menarik dari pada buku ini."
"Jangan bikin gue gerogi deh.!" protes Sekar
"Emang itu tujuan gue,loe gerogi terus jatuh cinta deh sama gue." Sekar hanya menanggapi dengan senyum manisnya walau tidah bisa dipungkiri saat ini jantungnya terasa ingin lepas dari rantainya.Inikah yang dinamakan cinta pada pandangan pertama."Buset itu senyum indah banget" ucap Dion dalam hati.
Hampir satu jam mereka diperpustakaan sampai akhirnya bunyi bel mengintrupsi mereka untuk segera memasuki kelas.mereka pun berbasa basi sebelum terpisah untuk memasuki kelas masing masing ,tak lupa juga Dion meminta nomor ponsel milik Sekar.Senyum remaja tampan itu terus saja tercetak dari bibir seksinya.
Jam pelajaran pun usai Dion dan ketiga sahabat tampannya,bersiap siap untuk pulang."Loe tadi keperpus nemuin Sekar ya.?" tanya Dimas
"Iya.!" sahut singkat Dion
"Apaan loe ngedeketin Sekar.? enggak salah loe.?" tanya Andre
"Kenapa gitu.?" tanya Dion dan Dimas bersamaan
"Sekar anak kelas 1B kan.? temennya adek loe nyet.? Andre malah balik bertanya
"Iya.! kenapa emang nyet.? loe ditanya ribet banget malah balik tanya." sungut Dion
__ADS_1
"Jangan macem macem klo masih mau temenan sama keturunan Erlangga." kata Andre
"Kenapa gitu.? jangan ribet kenapa loe klo ngomong.Gue bebeg loe." ketus Dimas.Sedangkan Danny yang jadi objek pembicaraan hanya diam tanpa berminat untuk menanggapi.
"Boleh gue kasih tau gak nyet.?" tanya Andre kepada Danny
"Ya elah loe ribet banget dah,tinggal ngomong juga.Gue gibeng juga loe lama lama.!" seru Dion kesal
"Dimitri tunangan gue,calon bini gue.!" jawab Danny
"Dimitri siapa.?" tanya Dion dan Dimas
"Ya itu Sekar.! Sekar Nirmala Dimitri." jelas Danny
"What.! yakin loe.?" tanya Dion terkejut
"Serius loe.? enggak lagi ngeprank kan loe.?" Dimas menimpali
"Seriuslah.! enggak penting gua ngeprank loe berdua.
Dapet apa coba gue.?" kata Danny
__ADS_1
Karya perdana yang receh banget.Maaf kalau berantakan