
Hari yang mendebarkan pun tiba,semua persiapan pun sudah lengkap.Exsekusi akan dilakukan nanti malam saat keluarga Sekar dan Danny melakukan acara makan malam disebuah restoran mewah dikota ini.Dion yang tengah duduk diruang keluarga bersama orang tuanya,sudah memantapkan hati untuk berpamitan
"Pah,mah..! maafin abang ya kalo abang banyak salah sama papa mama selama ini.Maafin abang kalo belom bisa bahagiain papa mama,maafin abang yang udah ngecewain papa mama.Abang sayang banget sama papa mama." Dion pun bangkit dari duduknya,dipeluknya tubuh wanita cantik yang telah melahirkanya itu.Diciumnya pipi sang mama dengan penuh kasih,sekuat mungkin Dion menahan agar air matanya tak menetes.
"Abang kenapa.? kok aneh gini." tanya Imel
"Iya kamu kenapa bang.? kok tiba tiba melow." Johan menimpali
__ADS_1
"Enggak kenapa kenapa pah.! abang cuma pengen meluk mama papa,ngungkapin semua yang ada dihati abang."
"Sini peluk papa..!" Dion pun menghapiri Johan,dan memeluk tubuh tegap,gagah perkasa itu dengan erat. "Abang itu anak kebanggaan papa mama,abang enggak pernah ngecewain kami.Abang itu sumber kebahagian papa mama,tanpa abang papa mama enggak akan sebahagia ini.Selama abang jadi anak yang baik,sholeh,bertanggung jawab,kebahagian kami yang udah ada dengan kehadiran abang pasti makin bertambah."
Air mata Dion pun langsung tumpah mendengar ucapan sang papa,nyeri rasanya hati saat mendengar ucapan itu. "Kalau abang enggak ada,papa mama tetep harus bahagia ya.? jangan sampe sakit."
"Abang.! kamu ini ngomong apa sih.? ngelantur begitu.Mama enggak suka,abang enggak boleh kemana mana dan enggak akan pergi kemana." kata Imel
__ADS_1
"Udah jangan nangis.! Laki laki harus kuat,harus punya mental kokoh,harus tegas dalam bersikap dan berkeyakinan.Karena tanggung jawab laki laki itu berat.apa lagi nanti kalo sudah beristri,selain tanggung jawabnya menafkahi lahir dan batin,laki laki juga harus mampu mendidik anak dan istrinya dengan baik.Nasib & kebahagiaan rumah tangga ditangan suami,dan jangan pernah sekali pun laki laki bersikap kasar pada wanita apa lagi istri.sesalah apa pun istri tetap perlakukan dengan baik.Jika masih bisa dibimbing dan diperbaiki,maka bimbinglah,maafkan kesalahannya.Tapi jika sudah tidak bisa dibimbing dan diperbaiki,maka kembalikan kepada orang tuanya dengan baik baik seperti pada saat kamu memintanya." nasehat Johan
Entah hanya kebetulan atau memang sudah firasat,nasehat sang papa mampu membuat Dion tercengang.Tapi disatu sisi Dion juga memiliki secerca sinar untuk mantap melakah kedepan,mengarungi bahtera rumah tangga bersama Sekar.
"Akan abang inget terus nasehat papa,sampe kapan pun.Abang janji.!" jawab Dion dengan pelukan yang semakin dia eratkan ditubuh sang papa.
Sedangkan dikediaman Sekar sungguh berbanding terbalik dengan dikediaman Dion.Disana nampak sepi,hanya ada sebuah mobil mewah yang akan membawa Sekar kebutik untuk fiting baju pengantinnya dan setelah itu langsung akan menuju kerestoran untuk makan malam bersama.
__ADS_1
Sekar yang tidak punya kesempatan untuk berpamitan dengan orang tuanya,dikarenakan sang Daddy yang tengah berada diluar kota dan baru kembali malam ini saat acara makan malam.Mobil pun melaju meninggalkan kediaman Sekar,nampak empat orang didalam.
Sekar,Danny,mommy dan mama.Sekar yang gugup dan nampak gelisah,hanya bisa melampiaskanya dengan meremas tangannya berulang kali.Danny yang melihat keadaan sekar nampak tidak tenang,langsung meraih tangan sekar dan digenggamnya kuat kuat. "Jangan gugup,tenang aja.! semua akan baik baik aja."