Dewasa Sebelum Waktunya

Dewasa Sebelum Waktunya
Memberi kesempatan


__ADS_3

Sesuai dengan kesepakatan yang sudah dibuat sebelumnya oleh mereka selepas sekolah,kini mereka bertujuh tengah berada disalah satu taman ditengah kota.Ditaman itu terdapat danau buatan yang sangat luas,terdapat juga perahu bebek yang nampak tengah dinaiki sepasang remaja.


Nampak juga diperahu lain yang berada agak jauh dari mereka sepasang kekasih yang telah lebih dulu memiliki hubungan pacaran.Dan untuk Dimas,Andre serta adik Dimas Susi kini sedang menikmati minuman serta camilan disalah satu tenda jajanan ditaman itu.


 


"Kita udah kaya ajudan aja ya.?" keluh Dimas


"Cari gebetan sono makanya kak." kata Susi


"Kakak loe mana laku sih sama cewek.?" timpal Andre


"Setor loe.!" satu toyoran dan umpatan diberikan Dimas kepada Andre.


"Kakak gue bukan enggak laku,tapi selera kakak gue terlalu tinggi sampe cewek cewek enggak ada yang mau ngedeketin." ucap Susi


Andre terbahak "loe klo ngomong alus tapi nyakitin dah."


Ditengah mereka sedang asik bercanda,nampak dua sosok gadis cantik memasuki tenda.Usia mereka pun sudah dipastikan sepantaran dengan Dimas dan Andre.Mata elang Dimas pun tak berkedip menatap kedua gadis itu,begitu juga dengan Andre."Wih nyet,bening bener mereka yak.?" kata Andre

__ADS_1


"Ho oh.! sebening aqua,banyak manis manisnya" jawab Dimas


Adik Dimas yang penasaran dengan apa yang mereka bicarakan akhirnya menoleh kearah tatapan mata mereka.Saat sudah melihat siapa sumber pembicaraan dari kedua orang didepanya,adik Dimas pun tanpa bak bik buk lagi memanggil kedua gadis itu."Lisa,Maya.!" seru Susi kepada mereka sembari melambaikan tangan.


Kedua gadis itu pun menjawab seruan adik dimas dan menghampirinya."Hai beb.! disini juga loe,sama siapa.?" tanya Maya


"Iya nih.! sama kakak gue dan temen temennya,terus sama Sekar dan Dini juga gue." jawab Susi


"Oo.! terus mana Sekar sama Dini.?" tanya Lisa


"Noh lagi naek perahu bebek sama gebetan.Oiya beb kenalin nih kakak gue Dimas dan ini sobatnya Andre." kata Susi memperkenalkan Andre dan Dimas kepada dua sahabatnya.



 



 Sedangkan ditempat berbeda disalah satu perahu,Sekar dan Dion masih terus berkeliling danau sambil terus berbincang bincang.Tema obrolan yang awalnya semerawut tanpa konsep kini sudah sedikit serius setelah Dion mengutarakan isi hatinya."Loe mau jadi cewek gue enggak.?"

__ADS_1


"Loe kan tau gue tunangan sohib loe.? lagian gue sama loe juga baru kenal."


"Gue tau hubungan loe gimana sama dia.Lagian loe masa enggak ngerti sih.? sama maksud dia yang ngajak kesini dan biarin kita berdua gini."


"Iya gue ngerti.! tadi dia udah bilang gue."


"Terus gimana.? loe mau enggak jadian sama gue."


"Kita itu masih kecil tau,masih pitik.Emang pantes udah buat pacaran.?"


"Pantes enggak pantes nyatanya gue udah bisa punya rasa demen sama loe."


"Gue juga sebenernya ada rasa geter geter dikit sama loe,tapi gue mikirin ikatan gue sama Danny."


"Kita jalani dulu aja yak.? soal loe sama doi kita pikirin nanti.biar waktu dan jodoh yang menentukan."


"Ya udah..!"


"Oke.! Sepakat yak.?" kata Dion,dan hanya dijawab dengan anggukan kepala dan senyum terbaik oleh Sekar.

__ADS_1


__ADS_2