Dewasa Sebelum Waktunya

Dewasa Sebelum Waktunya
Doa istri


__ADS_3

Sekar tengah sibuk menyiapkan keperluan suaminya yang mulai bekerja hari ini.Sekar juga menyiapkan bekal untuk makan siang suaminya.Menu sarapan juga sudah siap diatas meja.


Sekar yang notabene anak dari seorang Dimitri,pengusaha kaya raya.Tidak membuat Sekar manja,sang mommy selalu mengajari Sekar untuk melakukan pekerjaan rumah,termasuk memasak.


Karena menurut orang tuanya,sekaya kayanya suami walau mampu menyediakan ratusan pembantu,tetap hanya ingin dilayani oleh istri dan masakan istri jauh lebih nikmat.Dari itulah Sekar selalu membantu mommynya memasak dan belajar bagaimana mengerjakan pekerjaan rumah dari para ART yang ada dikediamannya.


"Uluh uluh suami tampanku sudah rapi ternyata ya.?" Ucap Sekar saat melihat suaminya keluar dari kamar.Dihampirinya suami tersayangnya,dilingkarkan tangannya kepinggang sang suami.Diciumi pipi remaja tampan yang berstatuskan suaminya itu. "I love u my husbend".


Dion yang mendapat perlakukan manis dari istrinya itu,menjadi semakin bersemangat untuk menjalani harinya.Senyumnya terbit secerah wajah cantik sang istri.


Dipeluknya erat tubuh tinggi langsing itu,dikecupnya mesra kening halus nan putih. "I love u too my five".

__ADS_1


Seusai sarapan Dion bergegas berangkat ketempat dimana dirinya akan mengais rejeki bagi keluarganya.


"Aku berangkat ya yang.!" seraya diciumnya kening Sekar.


"Iya yang..! hati hati ya.? semoga hari ini ayang diberikan kemudahan dalam bekerja,dijaukan dari segala marabahaya dan kembali kerumah dengan selamat,sehat tidak kurang satu apa pun.Amin.!"


"Amin.!" sahut Dion.Diraihnya telapak tangan Dion,dan diberinya ciuman disana.Setelah mengucapkan salam,Dion melajukan motornya menuju tempatnya bekerja.Hanya butuh waktu dua puluh menit untuk Dion sampai disana.Setelah mengikuti semua prosedur penerimaan karyawan dan mendapatkan pakaian kerjanya,Dion diarahkan kebagian yang akan ditempatinya.


Dion bergegas berganti pakaian,dan menyimpan barang barangnya kedalam loker diruang khusus karyawan.Dengan mengucap Bismillah Dion memulai aktifitasnya.


Keberuntungan kembali dirasakan oleh Dion,kali ini didalam lingkungan pekerjaannya.Dengan senyum dibibirnya,dengan semangat dan gesit Dion mengerkejakan tugas tugasnya dengan baik "Terima kasih ya ALLAH,terima kasih istriku untuk doamu". ucap syukur Dion dalam hatinya.

__ADS_1


Jam makan siang pun tiba.Dion kini tengah berkumpul dengan beberapa pekerja yang kebetulan membawa bekal juga dari rumah.Diambilnya bekal yang telah disiapkan istrinya,dibukanya penutup kotak makan itu.Senyum bahagia lagi lagi terbit indah dibibirnya.Dimakannya dengan lahap,habis tak tersisa.


"Umur kau ini berapa Dion.?" tanya bang togar,salah satu senior Dion yang berasal dari medan.


"Dua bulan lagi delapan belas tahun bang.!"


"Eh muda kali kau masih.? tapi nampak jago kali kau tadi mengoprasi para tulang tulang besi itu."


"Aku suka bang,hobby sama otomotif.Suka iseng sama temen belajar,terus belajar lewat internet juga.nonton nonton video soal otomotif."


"Bagus bagus,hebat kau.! Tapi aku tengok dari tampang kau ini,kelihatanya kau anak orang kaya Dion.Bersih putih pun kau ini,wajahmu tampan macam Brad pitt,badan pula macam pohon kelapa tinggi menjulang."

__ADS_1


Dion yang mendengar ucapan bang togar pun tersenyum. "Terlalu tampan bang kalo macam Brad pitt.!"


Oboralan terus berlanjut dan semakin seru,apalagi dengan beberapa orang yang ikut bergabung dalam oboralan itu.Hingga waktu pun mengintrupsi mereka untuk melanjutkan pekerjaanya masing masing.


__ADS_2