
"Simonyet makin ganteng aja seudah punya anak. berkharisma banget ya nyet.?" puji Danny
"Ho'oh..! jagoannya juga ganteng banget,bener bener Anggara sejati." sahut Andre
"Ini bocah mah bakal jauh lebih tampan dari simonyet,dari sekarang udah keliatan." kata Dimas
"Entar anak gue bakal lebih tampan,mewarisi ketampanan gue yang melimpah ruah sama kaya harta gue." ucap Andre
"Amin.! tapi kalo loe masih diberi kesempatan ya,secara tanda tandanya udah nampak." timpal Dimas
"Loe jangan nyumpahin gue koit mulu kenapa nyet.? loe bakal tersiksa dan terluka,merana sepanjang masa kalau gue tinggal koit." oceh Andre
"Yang ada gue bakal dangdutan tujuh hari tujuh malem,ditemani banyak biduan biduan bohay.Nyawer gue buat mengiringi perjalan loe menuju alam baka." balas Dimas
"Asik dong ya..? jadi gue selama perjalanan enggak kesepian.Iwak peyek..! iwak peyek..!" balas Andre seraya bergoyang ala lagu iwak peyek.
"Admaja bisa punya keturunan model gini gimana kali dulu bikinnya.?" kata Danny
"West gue itu dibikinnya dispanyol nyet,dihotel paling mahal disono.Beralaskan kain sutra,bermandikan emas berlian." sahut Andre
__ADS_1
"Giliran balik indo,dibikinnya beralaskan daun pisang,bermandikan air mata dan digubuk derita.!" balas Danny
⚘
⚘
⚘
Bengkel hari ini sangat ramai,bahkan ada beberapa pelanggan yang mempercayakan mobilnya dibengkel itu hari ini juga nampak berkunjung.Dion dan karyawan laen sudah dipastikan sangat sibuk.Dion sedang mengerjakan salah satu mobil yang mengganti interiornya.
Ah..! nafas lega Dion setelah,melihat hasil kerjanya yang sempurna.Sang pemilik mobil juga puas.Setelah sang pemilik mobil pergi,Dion beranjak menghampiri Rizki."Kok belom pulang..?"
"Ini mau pulang" jawab Rizki sembari bangkit dari duduknya. "Rizki pulang ya bang..!"
"Iya...! Hati hati ya,salam buat ibu dirumah".
"Siap bang...!!" setelah Rizki berlalu,Dion melanjutkan aktifitasnya kembali,mengoprasi tulang motor yang berjajar disana.Sesekali Dion bercanda dengan pak Salim dan karyawan lain.
__ADS_1
"INI NIH PAK MALINGNYA.!" teriakan dari seseorang membuat semua perhatian,tertuju pada suara itu.
"Ada apa ini..?" tanya pak Salim bingung
"Karyawanmu maling...!!" teriak orang itu dengan tangan yang menunjuk Dion.
"Maksud anda apa ya bro.? saya enggak ngerti." tanya Dion
"Banyak ngomong kamu,dasar maling.!" BUUGGGG satu bogem mendarat diwajah Dion. "saya disini bayar mahal mahal,tapi kamu malah mencuri uang dan kalung berlian tunangan saya dimobil.!" ucap sosok itu kembali
"Geledah tempat ini pak.!" polisi pun segera menggeledah bengkel milik pak Salim.Polisi terus menyisir setiap sudut bengkel itu dengan teliti.
"Ini tas siapa..?" tanya polisi
"Saya pak..!" jawab Dion
Mata Dion mendelik sempurna,begitu juga dengan pak Salim dan teman bengkel Dion.Uang seratus juta dan kalung berlian ada didalam tas Dion.Dion mencoba membela diri,begitu juga dengan pak Salim dan teman teman Dion.Mereka sangat yakin jika Dion tidak mungkin melakukan itu.Apa lagi mereka telah tau identitas Dion yang sebenarnya.
Dion tidak bisa berbuat apa apa saat dirinya digelandang kekantor polisi.Bukti kuat mengarah pada Dion.Pak salim langsung mengecek CCTV,tapi naas CCTV sudah disabotase.Pak Salim dan karyawannya semakin yakin,jika Dion difitnah.
__ADS_1