Dewasa Sebelum Waktunya

Dewasa Sebelum Waktunya
Minta ampun


__ADS_3

Dion perlahan lahan terbangun dari tidurnya.,badannya terasa hancur lebur.Dilihatnya dari balik tirai jendela ,matahari sudah meninggi. "Ya TUHAN mami..!" ucapnya dalam hati.Dion berusaha untuk bersikap biasa saja didepan Melly.Emosinya memburu,tanduk dikepalanya pun sudah tinggi menjulang.


"Hallo sayang.! aku udah siapin baju ganti buat kamu,juga makanan.Kamu mandi dulu ya..!" kata Melly yang baru saja usai membersihkan diri


"Lepasin gue.!" ucap Dion datar,tanpa melihat kearah Melly.


"Oiya aku lupa,bentar.!" Melly melepas satu persatu ikatan tangan dan kaki Dion.Tanpa banyak kata Dion langsung menyambar papperbag yang diberikan Melly dan bergegas kekamar mandi.Secepat kilat Dion membersihkan Diri dan keluar dari sana.


"Pinjem HP loe..!" Ucap Dion pada Melly.


"Enggak..!" Melly berusaha menyembunyikan HP miliknya. "Bener dugaan gue,dia ngerekam itu kejadian". Ucap Dion dalam hati.


"Gue mau telfon bini gue,mau bilang kalo gue enggak pulang lagi.!"


"Terus kalo kamu enggak pulang,kamu mau kemana.?" tanya Melly


"Ya disini lah sama loe.! enggak mau loe gue disini.?" sahut Dion.

__ADS_1


"Mau banget aku,nih...!"


"Pin...!!!"


Setelah ponsel itu terbuka,Dion segera mengutak atik benda pipih itu.Dan benar seperti dugaannya banyak video juga foto kejadian sialan itu disana.Dengan secepat kilat dihapusnya video itu.Setelah dirasa sudah tidak ada lagi video atau foto menyangkut dirinya.Dilemparnya bendah pipih itu pada kamera CCTV diujung ruangan.


BRAAAAKKKK.


"DION.! apa apaan kamu.?" teriak Melly dengan mata yang membulat sempurna


Diinjaknya ponsel dan juga kamera CCTV yang sudah hancur,menjadi semakin berbentuk.Diperiksanya kembali setiap sudut Ruangan.Setelah menghancurkan semua camera yang terpasang,Dion memunguti baju baju miliknya yang sudah tak berbentuk,dan dimasukan kedalam tasnya.


"Gue peringatin sama loe,sekali lagi loe ganggu gue sama keluarga gue.Gue habisi loe.! inget ini sama loe baik baik.Gue DION ANGGARA bakal ancurin hidup loe,sampe loe lebih milih mati.Inget itu baik baik.! CUIH.!" diludahinya wajah Melly dan dihempaskan kelantai.Dion segera berlalu meninggalkan ruangan itu.


"DION KALO AKU HAMIL GIMANA..?" teriakan Melly menghentikan langkahnya.Diputarnya tubuh tinggi tegap itu,dihampirinya lagi Melly yang tengah berdiri tak jauh darinya.


"Gue bukan orang tolol.! gue tau loe udah gak virgin lagi dan gue tau loe sekarang lagi hamil." ucapan Dion seketika

__ADS_1


membuat mata Melly membulat dengan mulut yang menganga lebar.


"Enggak aku gak hamil sekarang.!" bantahan Melly dengan suara yang frustasi.


"Gue DION ANGGARA bukan orang tolol.Bini gue juga lagi hamil,dan gue tau persis ciri ciri cewek lagi hamil.Gue bukan Dion yang kata loe lugu dan polos."


Dengan langkah gontai dan penuh penyesalan,Dion memasuki rumahnya.Nampak disana sang vitamin tengah menangis tersedu sedu ditemani Antok,bu Nur dan Imam.


Hati Dion seperti terlepas dari tempatnya,melihat sang vitamin menangis pilu,wajahnya pucat,rambutnya berantakan.Dengan menarik nafas dalam dalam,dilangkahkan kakinya kearah vitaminnya.


"PAPI..!" Sekar langsung berlari kearah sang suami,dipeluknya erat tubuh yang ia rindukan itu.Diciuminya seluruh wajah sang suami.Segala puji dan syukur terucap dari bibirnya.


Dion tak kuasa menahan sakit dihatinya.Tangisnya pecah,diluruhkannya tubuh tegapnya kelantai.Diciuminya perut buncit istrinya.Tiba tiba Dion bersujud dikaki Sekar,memohon ampun diiringi dengan derai air mata.


"PAPI.....!!!"


"BANG....!!!"

__ADS_1


"NAK DION....!!!"


__ADS_2