Dewasa Sebelum Waktunya

Dewasa Sebelum Waktunya
Kuntilanak


__ADS_3

Suhu badan Dion mulai memanas,keringat dingin mulai becucuran diwajahnya.Hasrat membara muncul,hingga membuat pandangannya rabun. "Sial gue dikasih obat setan" umpat Dion dalam hati.


Sosok Melly pun keluar dari dalam kamar mandi,hanya menggunakan jubah mandi berwarna merah.Seringai puas dibibirnya muncul,saat melihat Dion sudah tak berdaya,akibat pengaruh obat setan itu.Diambilnya gunting yang tersimpan dilaci meja riasnya. "Kita mulai sayang.!" ucap Melly dengan memamerkan gunting ditangannya.


"Lepasin gue kuntilanak..!" umpatan demi umpatan dikeluarkan oleh Dion.Namun sang Melly justru menanggapinya dengan tertawa terbahak bahak.Wanita itu justru menikmati setiap umpatan Dion.Wajah Dion yang frustasi,menjadi daya tarik tersendiri bagi wanita itu.


Melly pun perlahan merangkak,menaiki tubuh Dion.Dion yang terpengaruh obat setan,berusaha untuk menahan diri,dari setiap sentuhan wanita itu.Namun dosis yang terlalu besar dari obat setan itu,membuat Dion menikmati sentuhan Melly. Digigit bibirnya agar tidak mengeluarkan suara.


Satu persatu kain ditubuh Dion digunting,dan lempar entah kemana.kini nampak tubuh indah Dion tanpa sehelai benang pun.Milik Dion yang sudah tinggi tegap menjulang,membuat Melly semakin menggila.Diabsennya setiap jengkal tubuh Dion dengan rakusnya. "Dion..! kamu sungguh seksi".

__ADS_1


Dion yang sudah tak berdaya hanya bisa Diam dan pasrah. "Maafin papi mami,maafin papi jagoan". Ungkap Dion dalam hati.Saat mengingat wajah manis nan teduh sang istri.Hatinya tak henti hentinya bergumam maaf bagi sang istri tercinta.


"STOP MELLY STOP..!! Dion semakin frustasi,ingin rasanya melempar sosok perempuan gila itu dari atas gedung apartemen saat ini,dan membunuhnya saat itu juga.Dion masih berusaha melepaskan ikatan kedua tangan dan kakinya.Sedikit darah nampak mulai keluar,dari kedua tangan Dion.


"Oke sayang..! Kita mulai permain selanjutnya. (Melly)


"Stop melly,jangan gila loe.Gue udah punya bini.STOP..!!" Dion terus berteriak frustasi,dalam hatinya selalu berdoa semoga pertolongan TUHAN datang padanya.Tapi terlambat,saat Melly benar benar melakukan penyatuannya dengan Dion.


Dion yang sudah terpengaruh obat setan,juga tarian wanita itu.Tanpa disadarinya,mulai mengikuti alur permain. Senandung alunan merdu,tak henti hentinya keluar dari mulut pria tampan itu.

__ADS_1


"MAMI..!" lengkingan Dion seketika menggelegar.Begitu juga dengan Melly,kala mereka meraih pelepasannya.


Namun emosi Melly kembali membuncah,saat Dion menyebut MAMI diujung permainan.Diambilnya lagi minuman yang berisikan obat setan itu,diberikan kembali pada Dion.


Hingga pertarungan mereka kembali terjadi,sampai beberapa kali.Dion dengan tubuh yang lemah dan tangan serta kaki yang terikat,hanya bisa menyesali kejadian itu dalam tidurnya.


Sementara itu Sekar menangis tiada henti semalaman.Antok yang dimintai tolong kebengkel Dion memberi tau,jika Dion sudah pulang dari bengkel seperti jam biasanya.Dion hilang tanpa jejak.


"Mbak sabar,jangan nangis terus.Abang pasti baik baik aja..! kasihan loh jagoan.Mbak makan dulu ya,nih antok bawa bubur.!"

__ADS_1


"Enggak Tok,aku mau abang mu.Cariin Tok,tolong..!" Air mata Sekar sudah tak terbendung.Bu Nur,Antok Dan Imam (anak bu Nur) semakin kawatir dengan keadaannya.


"PAPI DIMANA PI..?" jeritan Sekar


__ADS_2