
Tak terasa lima bulan sudah berlalu sejak dimana Sekar dan Dion berhubungan.Seperti yang diminta Dion untuk hadiah ulang tahunya,kini Dion sudah memiliki sebuah bengkel impiannya.Bengkel Dion pun lumayan ramai.Dion datang kebengkel selepas urusan sekolah selesai.
Tak jarang juga Sekar datang kebengkel Dion,hanya untuk sekedar melepaskan rasa rindu.Dan sudah barang tentu Danny akan turut andil,dalam hal tersebut.
"Kamu udah makan yang.?" tanya Dion disela sela aktifitasnya,kepada Sekar yang baru saja tiba dibengkelnya.
"Udah yang,klo kamu.?"
"Udah tadi sebelum kesini makan dulu." sahut Dion
"Bentar lagi ujian kenaikan kelas yang,kamu gak fokus belajar apa.? bengkel mulu diurusin." protes Sekar
"Belajar lah yang,kan dibengkel juga cuma sampe jam lima doang."Jelas Dion.
__ADS_1
"Halo Dion.!" sapaan dari seorang gadis cantik,mengalihkan perhatian Dion dan Sekar." Ngapain loe disini.?" tanya Dion ketus.
"Nyamper loelah.! tadi gue kerumah loe,kata mama loe ada dibengkel.Ya udah gue kesini.Eh ngomong ngomong siapa ini.?" tanyanya seraya menunjuk kearah Sekar.Belum sempat Dion menjawab,sosok gadis itu sudah kembali membuka mulutnya "kenalin gue Tiara calon tunangan Dion." ucapnya seraya mengulurkan tangannya kepada Sekar.
"Jangan asal loe ngomong.! siapa yang mau tunangan sama loe.?" ucap Dion dengan suara yang mulai meninggi.
"Gue enggak asal Dion,kan bonyok loe sama bonyok gue udah sepakat bakal jodohin kita." kata Tiara
"Tapi gua enggak mau.!" jawab Dion tegas
Sekar yang memang diharuskan dan diajarkan kedewasaan oleh orang tuanya hanya bisa diam mencerna semua fakta yang ada didepannya saat ini.Tak berselang lama Danny dan Dini pun sampai dibengkel Dion.Seusai Danny jemput Sekar dirumahnya,dan membawanya kebengkel Dion.Danny kemudian menjemput Dini.Sudah pasti mereka memiliki agenda tersendiri untuk saling melepas rindu.Melihat dan mendengar perdebatan antara Dion dan Tiara cepat cepat Danny melerai mereka.
"Woi.! apaan loe bedua.? ribut mulu klo ketemu."
__ADS_1
"Ini nih mulut mahluk satu kalau ngomong asal.!" jawab Dion kesal.
"Kok asal sih.? Kan emang kita mau tunangan baby." timpal Tiara
"Gua enggak mau.! sekali enggak mau tetep enggak mau" tegas Dion
"Percuma loe enggak mau kaya gimana juga kita tetep bakal tunangan." balas Tiara
"Udah kenapa puyeng gua denger dan lihat kalian berdua.
Dimitri balik yuk.!" ajak Danny
"Hayuk..!" jawab Sekar,seraya bangkit dari duduknya "Aku pulang dulu ya.? pamit Sekar pada Dion.
"Yang.! jangan ngambek.?" ucap Dion seraya meraih tangan Sekar.Sekar hanya menjawab dengan senyum khasnya dan berlalu pergi.Begitu juga dengan Danny dan Dini.selepas kepergian mereka perdebatan antara Dion dan Tiara pun masih berlanjut.Hingga akhirnya Dion memituskan untuk meninggalkan Tiara,dan kembali kerumah.
__ADS_1
Dan disepanjang perjalanan pulang Sekar diam beribu bahasa,kekecewaan akan ketidak jujuran Dion semakin bertambah dengan fakta bahwa Danny juga mengetahui perihal Tiara.Begitu juga Danny yang bingung harus menjelaskan masalah ini dari mana.Karena Danny juga tahu jika Dion tidak pernah menganggap Tiara itu ada dan juga calon tunangannya.