Dewasa Sebelum Waktunya

Dewasa Sebelum Waktunya
Menjemput mimpi


__ADS_3

Dion dan Sekar terlihat sangat serasi,badan Sekar yang tingginya hanya berbeda beberapa senti dari Dion.Benar benar memperlihatkan,bahwa mereka adalah pasangan yang sangat ideal.Apalagi dengan kostum yang mereka kenakan malam ini.


Dion yang mengenakan jeans dan t-shirt hitam,serta sepatu dan jaket putih.Semakin membuat tampan pria yang usianya belum genap delapan belas tahun.Sekar tak mau kalah dengan sang suami,dirinya yang mengenakan kostum dengan warna senada seperti suaminya.Semakin memancarkan aura kecantikannya.


Dion memacu motornya dengan kecepatan sedang,disusurinya jalanan malam kota batam yang sangat ramai itu.Tangan Sekar yang melingkar erat dipinggang Dion,menambah kesan romantis disana.Dion memarkirkan motornya disalah satu kuliner yang menyediakan menu seefood.Digandengnya tangan sang istri untuk memasuki tempat tersebut.


"Ayang mau pesen apa.?" tanya Dion setelah mereka menempati salah satu kursi ditempat itu


"Aku pengen kepiting saos padang,kerang dara sama cah kangkung."

__ADS_1


"Oke.!" Dion memanggil pelayan disana dan memesan makanan yang telah mereka pilih.Sembari menunggu pesanan datang,mereka berbincang bincang dengan mesranya dan terus saling melempar senyum dan tawa.


Tanpa memperdulikan beberapa mata yang kini tertuju pada mereka berdua.Dan disaat mereka menikmati makanan pun,kembali keromantisan dan kemesraan tercipta. Mereka saling menyuapi,saling membantu membersihkan mulut yang belepotan karena saus dari kepiting,bahkan sampai saling mengelap keringat yang keluar dikening mereka.


"Anak muda jaman sekarang ya.? pacaran enggak tau tempat." terdengar mulut julid salah satu pengunjung,yang duduknya tidak jauh dari Dion dan Sekar.


Dion yang mendengar itu langsung mengalihkan pandangannya kearah orang itu.Terlihat seorang wanita berbadan subur,dengan berbagai bentuk perhiasan menempel disana,yang kira kira berusia lima puluh tahunan.Awalnya Dion ingin marah,tapi setelah melihat wujud simulut julid,Dion malah tersenyum lucu.


Bungkamlah langsung mulut julid ibu berbadan subur yang dipenuhi emas diseluruh tubuhnya itu.Sekar yang melihat apa yang dilakukan suaminya,hanya bisa tersenyum manis.

__ADS_1


Dion dan Sekar kembali melajutkan acara jalan malamnya menyusuri kota batam.Mereka kini tengah singgah dialun alun Engku Putri.Menikmati jajanan kaki lima dan ramainya para pejalan kaki yang berlalu lalang didepan mereka.


Setelah puas Dion mengajak Sekar kembali kerumah.Dalam perjalanan pulang ternyata Dion melewati satu bangunan yang akan menjadi tempatnya bekerja besok.Seketika saja dihentikanya laju motor yang dia kendarai. "Nih yang tempat kerja aku mulai besok..!" Ucapnya memberi tau istrinya.


"Wah gede juga bengkelnya ya.? sama gedenya kaya bengkel punya kamu yang". sahut Sekar


"Bisa dibilang ini bengkel terbesar disini yang.Pegawainya juga udah yang ahli,enggak sembarangan." jelas Dion


"Berarti suamiku ini seorang yang ahli dong.? karena bisa kerja disini." Celoteh Sekarang gemas yang disambut kekehan Dion.

__ADS_1


Hampir lima jam Dion dan sekar menikmati jalan malamnya.Kini mereka telah berada dikamar,tempat ternyaman dan terindah bagi mereka.Direbahkannya tubuh masing masing diatas ranjang favorit pengantin baru itu.Dengan tangan yang saling memeluk,mendekap erat,mereka siap untuk menjemput mimpi bersama.


__ADS_2