
"Ya TUHAN Tampannya suamiku ini.! Sempurna." Ucap Sekar dengan mata yang terus memandangi suaminya dari atas kebawah.Kemeja marun yang menempal pas ditubuh Dion.
Celana berbahan katun berwarna hitam,serta dengan sepatu pantofelnya.Sungguh nampak sangatsempurna dipandang mata.Sekar yang terbiasa dengan pemandang suaminya yang selalu berpenampilan cassual,benar benar dibuat terperangah kali ini.
"Ayang apaan sih.? lihatnya sampe gitu banget,malu aku yang."
"Sumpah ayang keren banget,makin tampan.Kaya exmud exmud yang bawa mobil sport gitu." kata Sekar
"Ya enggaklah ayang.! exmud pake jas.Harusnya ayang bilang gitu,waktu kita ijab qobul."
"Ya waktu itu aku mau bilang gitu,tapi kan banyak orang disitu.Jadi aku tunda ngomongnya,eh gara gara nanjak capek,malah lupa." sahut Sekar
"Hahaha ayang ayang.! kamu kok jadi gini sih.? Perasaan dulu waktu pacaran kamu itu lemah lembut,ngomong teratur banget."
"Enggak tau,ketularan ayang kayanya.?" jawab Sekar
Lagi dan lagi,Dion dibuat terbahak bahak oleh ucapan dan expresi wajah sang istri.Hari ini Dion berencana untuk memulai berpetualang mencari pekerjaan.Ya sudah pasti harus tampil formal.Seusai sarapan,Dion segera berpamitan kepada istrinya.
"Hati hati ya ayang,enggak usah ngebut ngebut bawa motornya.Inget.! ada aku yang nungguin ayang pulang." pesan Sekar
__ADS_1
"Baik vitaminku,perintah dilaksanakan.!" jawab Dion dengan posisi badan yang memberi hormat pada Sekar.
"Semoga ayang diberi kemudahan,diberi keselamatan,dijauhkan dari segala marabahaya dan dipertemukan dengan pekerjaan yang TUHAN Ridhoi."
"Amin..!" ucap Dion dan Sekar
Dilajukan motor hitamnya itu,menyusuri kota batam.Cuaca yang sangat terik hari ini,tidak menghalangi tekadnya.
Dimasukinya satu demi satu gedung perkatoran yang ditemui.Didatangi satu persatu bengkel mulai dari yang besar sampai bengkel kecil.Dengan Sabar dijalaninya peran itu.Dion paham betul tanggung jawabnya kini adalah Seorang suami,dengan beban berat dipundaknya.
⚘
⚘
"Gue mimpiin itu monyet satu lagi,ini mimpi lebih serem dari sebelum sebelumnya.Gue aja sampe merinding dimimpi itu." sahut Danny
"Serem gimana.? itu monyet berubah jadi kingkong gitu.?" kata Andre kembali
__ADS_1
"Kampret.! loe mending kedokter sono.! periksa itu koreng diotak loe.Makin lebar kayanya itu koreng.? apa udah infeksi.?" sungut Dimas
"Tau ini bocah.! orang lagi serius,cemas gini,malah itu mulut ngomong yang enggak berfaedah banget.Gue lihat arak arakan orang berbaju putih dimimpi gue bawa tandu.Dibelakang arak arakan itu,Dimitri ngikutin pake nangis pula." jelas Danny
"Gue aja yang dengerin merinding,tuh lihat.!" kata Dimas sembari memperlihatkan tangan yang nampak merinding itu. "bocah kenapa ya nyet.? Gue aja pikirannya kedia mulu enggak enak banget hati gue."
"Kita doain aja nyet,noh monyet sama Dimitri baik baik aja.Kita usaha cari udah.Yang bisa kita lakuin cuma berdoa sekarang,buat sohib kita dari orok itu.Semoga selalu dalam lindungan ALLAH." sahut Andre
"Amin.!" kata Danny,Dimas,Andre bersama
"Gue pengen nikah nyet,kalo entar diadah ketemu." kata Danny
"Serius loe.?" tanya Dimas dan Andre
"Seriuslah..! gue pengen pacaran halal.Yang pegang tangan enggak dosa,apa lagi buat yang laen." jawab Danny
"Siap loe udah emang punya bini,punya anak.?" tanya Dimas
"Anak tundalah.! Dini juga sepakat udah.Bonyoknya juga ngizinin,asal Dini tetep kuliah." jawab Danny
__ADS_1
"Padahal dulu waktu kita kecil,cita citanya bukan kawin lari,kawin muda deh perasaan.? Kenapa sekarang yang terkabul ini.Kena azab apa ya kita nyet..?" kata Andre
SETOR LOE MONYET...!!