Dewasa Sebelum Waktunya

Dewasa Sebelum Waktunya
Bos besar


__ADS_3

Tiga bulan sudah usia pernikahan Dion dan Sekar,rumah tangga mereka semakin hari semakin harmonis saja.Cinta yang tumbuh subur,terus berkembang dihati mereka.Dion dan Sekar selalu punya cara tersendiri untuk menyenangkan satu sama lain.Usia Dion yang kini delapan belas tahun dan Sekar tujuh belas tahun,tak menjadi kendala bagi rumah tangga mereka.


"Dion.!" panggil Arya salah satu seniornya dibengkel.


"Iya bang..!" Dion yang kala itu berada dibawah kolong mobil,seketika saja keluar menampakkan diri.


"Dipanggil bos besar noh.!"


"Ada apa ya bang.? kok bos besar sampe manggil saya."


"Gua juga gak tau.! udah enggak usah takut.Loe enggak bikin salah ini."


"Iya bang.!" Dion membersihkan tangan dan wajahnya terlebih dahulu sebelum menemui bos besarnya.


Sementara itu diruangan bos besar,pemilik dari bengkel. "Pah,aku enggak mau kerja disini.! aku mesti kuliah." bantah remaja putri yang tak lain putri dari bos besar.

__ADS_1


Bos besar memiliki empat orang anak,tiga diantaranya adalah laki laki dan sudah berkeluarga.Sementara sibungsu putri satu satunya yang kini berusia delapan belas tahun,tengah menempuh pendidikan diuniversitas ternama dikota tersebut.Walau pun anak bungsu,tuan besar tuan serta merta memanjakan putrinya itu.


"Kamu kerja disini juga kalo pas lagi enggak ada kuliah." kata bos besar


"Aku kan cewek papa,masa ngurusin bengkel.Kalo salon,butik,aku baru mau." kata Melly


"Seruan juga bengkel,penuh dengan cowok cowok keren."


"Apaan keren.? orang belepotan oli gitu.! lagian juga udah ada yang om om pegawai papa,mana aku selera."


Dibukanya pintu perlahan oleh sipengetuk,dan saat sudah terbuka sempurna,nampak sosok pemuda tinggi tegap berwajah tampan.Pemuda itu berjalan mendekati meja dimana bos besarnya kini tengah duduk dikursi kebesaranya.


"Maaf bos besar,apa benar bos besar memanggil saya..?" Suara baritho itu pun mengusik telinga gadis yang sejak tadi enggan menatap sosok itu.Dibaliknya kepalanya yang tengah fokus menghadap kejendela."sempurna" kalimat itulah yang diucapkan oleh hati Melly.Matanya tak henti hentinya menatap wajah tampan itu.


"Kamu yang namanya Dion putra anggara..?" tanya bos besar

__ADS_1


"Betul bos besar,saya ..!!"


"Saya sudah banyak mendengar soal kinerja kamu disini,jujur saya sangat puas dengan hasil kinerjamu.Bahkan ada beberapa pelanggang yang tidak segan segan memuji kamu didepan saya.Entah itu kebetulan atau tidak,tapi selama kamu bekerja disini,penghasilan bengkel ini meningkat.Bahkan dari bagian interior yang awalnya tidak terlalu bagus.Saya hanya ingin bertatapan langsung dengan karyawan berbakat ini dan" bos besar bangkit dari duduknya,kemudian diulurkan tangannya pada Dion "selamat bergabung diSurya agung."


Dion menyambut uluran tangan bos besarnya,dijabatnya tangan itu,dan disertai senyum terbaiknya,Dion mengucupkan rasa terima kasihnya.Setelah urusan dengan bos besar usai,Dion pamit undur diri untuk melanjutkan pekerjaannya.


"Papa.! aku mau kerja disini.Kapan aku bisa mulai pah.?" ucap Melly dengan semangat


Bos besar yang mendengar ucapan putri kesayangannya itu,hanya bisa menatap heran sambil menautkan kedua alisnya. "Kamu enggak kesambet kan..?"


"Ih papa.! Aku serius.Kapan aku bisa mulai kerja.?"


"Oke.! jam kerjamu bebas,kapan pun.Tapi utamakan kuliah mu terlebih dahulu."


"Oke papa.!"

__ADS_1


__ADS_2