Dewasa Sebelum Waktunya

Dewasa Sebelum Waktunya
Pinter


__ADS_3

Mama menangis tersedu sedu sembari memeluk putra kebanggaannya,setelah Dion dan Sekar menceritakan kejadian kenapa bisa sampe dipenjara.Papa Dion yang tau nama oknum pejabat dan pemilik bengkel Surya Agung,langsung menghubungi orang orangnya,untuk membuat perhitungan.Daddy juga tak tinggal diam,dirinya akan menuntut balas,atas kesakitan yang dialami menantu dan anaknya.


"Kalo itu duda kesepian alasannya apa nyulik jagoan.?" tanya mommy


"Dia suka sama kakak mom,dia nyulik jagoan dengan maksud.kalo kakak mau cerai sama Abang dan nikah sama dia,kami baru ditemuin sama jagoan." jawab Sekar


"Enak aja itu duda ya,enggak ngaca apa itu modelan dia kaya gimana.? pantes aja ditinggal bini,orang model begitu." oceh Mommy kesal


"Abang juga pernah jadi korban tabrak lari pah,mah.! Kakinya patah,enam bulan enggak bisa jalan." adu Sekar


"APA....!!"


"Terus ketangkep udah itu yang nabrak..?" tanya papa


"Kita enggak urus pa.! waktu itu abang enggak bisa apa apa.Istriku juga lagi hamil muda.Jadi ya aku biarin aja.Sebenernya kalo mau urus ada saksi yang ngeliat wajah supirnya.Tapi keadaan waktu itu enggak memungkinkan." jelas Dion


"Udah mama enggak mau tau,kalian jangan balik lagi kesana.Apa ini.? tabrak lari,masuk penjara,penculikan.Ya ALLAH bang...!" ucap mama semakin terisak

__ADS_1


"Abang enggak bisa mah.! abang masih banyak tanggung jawab disana.Tiga tahun abang minta waktu buat beresin semua,janji seudah itu abang bakal terus stay disini.


Enggak kemana mana lagi." kata Dion


"Soal penarikan uang dikorea..?" tanya Daddy


Dion dan Sekar menceritakan semua yang mereka alami,tanpa ada yang ditutupi sedikit pun.Bahkan sampai Dion yang menjadi kuli panggul,tukang ojeg,kuli bangungan dan Sekar yang menjadi buruh cuci dan kue dengan bantuan Dion.Sampai digunakan untuk apa uang yang diambil dikorea.


Kini bukan hanya mama yang menangis,semua yang disana ikut menangis.Para ART dan mang Ujen yang mendengar pun ikut menangis.


"ENGGAK...!!" seru orang tua sekar dan Dion


"Justru kami bangga sama kalian,diusia kalian yang sangat muda.Kalian sudah menjadi sosok pribadi yang begitu bertanggung jawab.Masalah yang kalian alami itu sangat berat,tapi kalian bisa selesaikan berdua tanpa melibatkan kami.Kalian hebat.!" kata Daddy


"Orang lain belom tentu bisa kaya kalian.Kalian betul betul telah membuktikan,kalian keturunan Anggara dan Dimitri sejati.!!" kata papa


"Iya nyet.! gue aja pasti nih,udah langsung nelpon bonyok gue.Hebat loe,bangga gue bisa punya temen kaya loe." kata Andre

__ADS_1


"Yes bener banget...!! loe emang Anggara sejati,TOP..!"


ucap Dimas dengan mengajukkan dua jempolnya


"Baby kita kabur yuk.! biar kaya doi berdua kita entar." ajak Andre kepada Lisa


"Kamu mau dipenjara juga.? kalo cuma mau dipenjara ngapain mesti kabur sama aku.Noh sono jualan narkoba dikantor polisi,enggak pake lama langsung masuk sel." Lisa menimpali


"Satu lagi.!! loe mau patah kaki.? enggak perlu kabur kalo loe mau itu.Sini.! gue giles kaki loe pake motor gue." kata Dimas


"Lagian sok sokan mau kabur,tidur aja masih ngempeng loe.!" ledek Danny


"Heh.! gue ini pewaris tahta,jadi semua mesti sempurna.Gizi pun harus seimbang,makanya gue masih ngempeng.


Karena di situ kuncinya kesuksesan dan kenikmatan.Bener enggak Dion.?"


PINTER...!

__ADS_1


__ADS_2