Dokter Kirana

Dokter Kirana
Kabar Gembira


__ADS_3

Assalamualaikum😊


Sekedar info yahh readersku,


Untuk novel Dokter kirana memang udah End, but....


Uni bakal lanjutin ke season ke 2.


Nah......... untuk gambaran di season 2 ini, bakal ada cerita cinta Vannya dan Roy yang bakal menambah seru novel ini. Jadi jangan lupa terus aktifin notif novelnya biar pas update kalian bisa dapet info pertama yahhh.😍


.


Uni sangat berterima kasih untuk kalian semua yang udah setia banget mesupport uni dari awal, karena ini adalah novel pertama uni dan kedua ada Menikah muda dan ketiga ada mengejar istri yang kabur, kalian bisa lihat dibranda uni yahh.


Sambil nunggu update ceritanya, kalian bisa mampir ke karyaku lainnya yah, Insyaa Allah gak kalah seru cerita cintanya, yang pasti beda alur cerita cintanya dan akan bikin kalian makin baperrrrrrrr😌☺


.


Oh iya,,,,


Info juga nih, Karena uni bukan passionnya sebagai author aja, alias uni harus kerja dan mengurus rumah tangga juga, soo kadang update gak bisa setiap hari. Harap maklum yah dear🥺🙏


Tapi tetep uni usahain bisa setoran tiap hari dan tinggal nunggu di ACC sama Mangatoon😍


Untuk jadwal update tetep di jam 17.30-20.00.


Mudah-mudahan kalian masih tetep setia bersama cerita uni😍


.


Pokoknya thanks banget banget banget buat kalian semuaaaaaaaa.


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


DOKTER KIRANA SEASON 2


 


Pagi ini kenzo sudah bersiap untuk kekantor,


Yahh seperti biasa kirana selalu siap melayani suaminya dengan penuh cinta. Kirana menyiapkan pakaian Kenzo sebelum berangkat ke kantor. Kenzo baru keluar dari kamar mandi, Pemandangan indah terpampang di depan mata, membuat enggan untuk memalingkan pandangan.


"Se*y".


"Apa yang??"


"Ahh enggak mas heheh".


"Mas mau denger lagi, kamu tadi bilang apa??"


"Mas se*y". Kirana menggigit bibirnya sendiri.


Kenzo mengecup pipi kanan kirana


CUP


Wajah kirana memerah dan jantungnya berdegup kencang.


"Kamu kenapa yang??"


"Malu mas" Kirana sambil memasangkan kancing baju suaminya.


"Memangnya semalam kurang??"

__ADS_1


"Ohh enggak, enak banget mas, malah nagih".


"Beneran???"


"Iyaa, beneran Brownis buatan mas ken emang ueenaakkk banget. Gak nyangka mas ken bisa buat brownis seenak tadi malam".


" Bukan brownisnya sayang!"


"La terus apa??"


"Yang semalem lohhhhhh"


"heheh kalau itu gak perlu di bahas mas, kasihan readers yang masih jomblo ntar baper terus kepengen cepet nikah hahah".


"Ahh kamu bisa aja".


"Ayo cepet turun, kita sarapan bareng anak-anak".


"Boleh".


Kenzo merangkul pinggang istrinya dan berjalan menuju meja makan.


"Pagi sayang,,,, anak-anak papa". Kenzo mengecup kepala kevin dan katte.


"Pagi pa" Kevin dan katte asyik menyantap sarapan mereka.


"Pa pagi ini papa yang nganter kami ke sekolah ya??"


"iya sayang, nanti pak anton nganter kalian dulu ke sekolah, baru nganter papa ke kantor".


"Pa, kapan ya pa kita bisa liburan??"


"Kevin, kalian kan masih sekolah, jadi harus nunggu liburan sekolah dulu baru bisa berlibur".


"Iya ma"


"Siap"


Setelah selesai sarapan, kenzo dan anak-anak berpamitan kepada mama kirana.


.


Kirana masuk kedalam rumah bersama kinzi.


Ddrrtttt


Ddrrtttt


Drrttttt


Ponsel kirana bergetar,


"Hallo?? Assalamualaikum Vannya?"


"Wa'alaikumsalam kak, kak kia hari ini ada kuliah gak??"


"Kosong untuk hari ini. Ada apa?"


"Vannya pengen ngobrol sama kak kia"


"Ohh, kerumah aja. Kak kia cuma sama kinzi aja kok dirumah"


"Oke kak, Vanya kesana yahhh"

__ADS_1


"Oke kakak tunggu".


.


.


Vannya izin ke papa dan mamanya untuk berkunjung ke ruman Kirana yang baru, dan mereka pun mengizinkannya.


.


.


Sampainya Vannya di rumah Kirana.


Tiiinggg Toongggģgg


Kirana membuka pintu rumahnya.


"Assalamualaikum kak"


"Wa'alaikumsalam, Masuklah".


Vanya masuk kedalam rumah dan duduk di sofa.


"Mau minum apa??"


"Gak usah repot-repot kak".


Kirana kedapur dan membuatkan teh hangat untuk Vannya.


"Kinzi kemana kak??"


"Ada dikamar lagi tidur"


"Ohhh,,, pantes sepi".


"Ada apa kamu kemari??"


"Vannya mau curhat sama kak kia".


"Soal apaa??"


"Emmmm, soalllll pernikahan kak".


"Ohhh,,, Apa yang bisa kak kia bantu van?"


"Menurut kak kia, kalau Vannya menikah dengan pria di usia Vannya sekarang gimana kak??"


"Kamu itu sudah dewasa, dan sudah seharusnya menikah. Bahkan harusnya udah punya anak".


"Emm,, kak kia waktu itu, Kak roy ngajak vanya nikah, tapi vanya yang jadi ragu"


"Kenapa??"


"Vanya takut kak roy mainin Vanya lagi".


"Sepertinya Roy berubah, tapi ntahlah kak kia juga gak tau gimana orangnya"..


"Vannya juga takut ngomong sama papa. Mana papa semalem bilang, vanya mau di jodohin sama anak rekan bisnis papa".


"Hmmm mungkin saat ini yang terpenting adalah keseriusan Roy. Kalau memang dia serius sama kamu, maka dia akan berjuang untuk mendapatkan restu mama dan papa".


"Iya kak ya??"

__ADS_1


"Iyaa,,, kamu jangan khawatir, kalau jodoh pasti akan bertemu". Kirana memegang tangan Vanya untuk meyakinkannya. Mereka pun lajut membahas soal pernikahan, Vannya menceritakan semua kegundahan hatinya kepada kirana.


 


__ADS_2