
Setelah Roy menyerahkan semua dokumen-dokumen penting milik ayah kirana, Kenzo dan kirana langsung pamit dan pergi ke rumah ayah kirana sedangkan Roy kembali mengurus perusahaannya sendiri.
.
Sampainya di kediaman ayah kirana....
Tok
Tok
Tok
Ibu diva membuka pintu rumahnya,
"Assalamualaikum"
"Wa'alaikumsalam, eh kenzo, kirana. Ayo masuk, silahkan duduk"
"Baik bu"
Kirana dan kenzo masuk dan duduk di sofa tamu.
"Mau minum apa?"
"Gak usah repot-repot bu, kami kemari mau bertemu ayah".
"Ohh baiklah akan ibu panggilkan".
Diva masuk kedalam dan memanggil Ayah kirana.
Tak lama kemudian ayah kirana ke ruang tamu bersama Vanya.
"Kenzo, kirana ada apa kalian kemari?"
Kenzo mengeluarkan dokumen perusahaan dan menyerahkannya kepada Ayah mertuanya itu.
"Ini dokumen perusahaan ayah. Semua sudah kembali kepada Ayah dan Vanya. Kami harap kalian bisa menjaganya dengan baik" kenzo
"Bukannya ini diambil oleh Roy?"
"Roy sudah mengembalikan semuanya kepada ayah". kenzo
"Kok bisa?"
__ADS_1
"Ceritanya panjang yah. yang terpenting sekarang semuanya sudah kembali".kirana
"Terimakasih banyak, kalian telah membantu kami"
"Kami harap ini sebagai pelajaran untuk Vanya, agar dia tidak lagi melakukan hal-hal buruk kedepannya" Kirana.
"Baiklah kak".
Diva keluar membawakan minuman dan cemilan dari dapur.
"Ini ayo di minum, ibu buatkan es jeruk"
" Terima kasih".
"Kak kirana, mau kah kakak ikut dengan ku sebentar?"
Kirana menoleh ke arah kenzo, dan kenzo pun mengangguk tanda membolehkan. Kirana ikut Vanya ke kamarnya untuk bicara, sedangkan kenzo tengah ngobrol bersama mertuanya.
.
"Kenapa kamu bawa aku kemari?"
"Kak, aku ingin kakak kia memaafkanku"
"Bisa kah kak kia mengajariku untuk menutup Aurat? Aku ingin belajar agama kak, mungkin ini sedikit terlambat. Tapi, aku ingin seperti kak kirana"
"Tidak ada kata terlambat, selama kita masih hidup maka pintu taubat akan selalu di buka sama Allah"
"Aku gak bisa pake hijab kak"
"Beli aja yang langsungan. Jadi lebih muda pakainya".
"Coba lihat ini kak" Vanya membuka lemari nya dan dikeluarkan beberapa hijab yang sudah di belinya.
"Maasyaa Allah cantik sekali hijabnya"
.
"Kak Kirana mau?"
"Tidak , terima kasih, hijab kakak banyak dirumah".
"Gimana cara pakainya kak".
__ADS_1
Kirana mengajari Vanya mengenakan hijabnya.
"Maasyaa Allah kamu begitu cantik saat menutup auratmu".
"Benarkah???"
"Iya benar"
"Jadi kak kenzo akan menyukaiku jika aku begini"
"Maksudmu?" Kirana sudah meradang saat kenzo disebut-sebut.
"Hihihhhi bercanda kak, aku hanya mengetes kak kirana aja. Ternyata kak kirana begitu cintanya sama kak kenzo. Aku tidak akan mengganggu hubungan kalian lagi. Aku akan memperbaiki diriku dulu kak. Mudah-mudahan kelak aku memiliki pendamping hidup yang bisa membimbingku ke surga".
"Aamiin".
"Ayo kita keluar".
"Baiklah".
Kirana dan Vanya keluar dari kamarnya menuju ruang tamu. Semua orang yang di sana begitu terkejut saat melihat Vanya yang menutup auratnya dengan gamis dan hijabnya.
"Vanyaa??? " kata Ibu diva.
"Iya ma ini aku".
"Kamu berhijab nak?"
"Iya ma, aku ingin seperti kak kirana".
"Baguslah, kirana memang anak yang baik. Mungkin kia bersedia membimbingmu untuk mendalami agama" kata diva
"Maaf bu, untuk saat ini sepertinya tidak bisa. Karena kondisi saya tengah berbadan dua dan juga dirumah saya mengurus anak-anak serta Saya masih kuliah. Sepertinya belom bisa membimbing Vanya secara pribadi. Namun jangan khawatir, saya punya teman wanita yang bisa menjadi guru untuk Vanya".
"Baiklah kalau begitu. Ibu tidak akan memaksamu, terima kasih banyak karena kamu sudah mau memaafkan kesalahan Vanya".
Kirana hanya tersenyum.
"Baiklah ayah, kenzo dan kirana akan pamit pulang. Ada hal lain yang mesti kami urus".
"Iya silahkan".
Kemudian kenzo dan kirana pulang dari rumah Ayah kirana.
__ADS_1