Dokter Kirana

Dokter Kirana
Maafkan Aku


__ADS_3

Keesok paginya.....


Kirana bangun dan segera berwudhu untuk menjalankan sholat subuh. Setelah sholat, ia mengaji di kamarnya.


.


Roy terbangun dari tudurnya dan mencari sumber suara itu. Ia berhenti didepan kamar Kirana.


Tok


Tok


Tok


Kirana menghentikan kegiatannya dan membuka pintu kamarnya.


"Ada apa?"


Roy melihat Kirana yang begitu cantik dan terlihat wajahnya segar bercahaya membuatnya begitu kagum.


"Kamu ngapain pagi-pagi kayak gini udah berisik?"


"Astagfirullah, aku ngaji bukan berisik"


"Sama aja, yang pasti ganggu waktu aku tidur".


"Kamu gak sholat?"


"Enggak".


"Sholat lah agar hatimu lebih tenang".


"Udah pokoknya kamu jangan berisik. Aku mau tidur".


Roy pergi kekamarnya dan termenung.


Ia terus membayangkan wajah kirana dan terus terngiang kata-katanya.


"Terakhir kali aku sholat saat SMA, Apa aku masih bisa sholat? Aarrrrkkkkkk kenapa aku terus memikirkan ucapan kirana?!"


Roy mengambil ponselnya dan membuka youtube, ia melihat tata cara wudhu dan sholat yang di peragakan oleh seorang ustadz. Roy pun mencoba mengikuti langkah-langkahnya.


.


Kirana ikut membantu menyiapkan sarapan, Roy baru turun dari kamarnya.


"Kamu ngapain?"


"Nyiapin makan pagi".

__ADS_1


"Gak usah repot-repot disini banyak pembantu".


"Aku udah terbiasa di rumah. Sudah,,, silahkan dimakan".


"Duduklah, kita sarapan bareng".


Kirana ikut duduk dan sarapan bersama Roy.


"Kirana, aku boleh bertanya sesuatu?"


"Apa?!"


"Kau sudah tau tentang Nayra dan kenzo secara detail?"


"Aku hanya pernah mendengar cerita dari mas ken yang seperti aku sampaikan kemarin, dia bilang Kenzo menganggap Nayra itu seperti adiknya sendiri, sama kayak kamu yang sayang sama nayra".


"Tapi, Nayra meninggal karena kenzo"


"Bukan karena Kenzo tapi sudah takdir. Sepertinya kamu belum ikhlas atas kepergian adikmu. Kalau kamu mau mendengar nasihatku, lebih baik kau ikhlaskan kepergiannya. Kasihan dia disana akan menderita jika kamu terus begini. Kenzo gak salah dalam hal ini, kalian kan sahabatan dari kecil. Dan juga kalian ini sudah dewasa harusnya bisa berfikir seperti orang dewasa. Jangan jadi orang yang jahat".


" Apa kau mencintai kenzo?"


"Iya dan itu sampai kapanpun, mau dia kaya ataupun miskin aku akan tetap mencintainya".


"Kau begitu baik".


"Jika aku meminta mu mengajari aku untuk mengaji dan sholat apa kau mau??"


"Aku gak mau karena kita bukan muhrim. Tapi aku punya banyak kenalan atau kamu juga bisa belajar sama suamiku. Dia pasti akan senang jika kamu mau berubah. Tidak ada kata terlambat untuk bertaubat, Jadilah pribadi yang lebih baik".


Roy hanya terdiam meresapi ucapan Kirana.


.


Setelah selesai sarapan Roy mengajak Kirana ke makam adiknya Nayra.


"Ini makam adikku"


Kirana duduk menghadap makan Nayra dan mendoakan Nayra.


15 menit kemudian..............


"Ayo kita ke kantor".


Roy mengajak Kirana pergi ke kantor,


Sampainya di kantor sudah ada kenzo yang menunggu di lobby.


"Apa kau menunggu lama?"

__ADS_1


"Tidak juga".


"Mas ken".


Kenzo membalas dengan senyuman saat Kirana memanggilnya.


"Ayo ke ruanganku".


Roy mengajak Kirana dan kenzo ke ruangannya.


"Ada apa kau memanggilku kemari?"


"Ken, aku mau meminta maaf atas segala kesalahanku kepadamu dan Aku akan mengembalikan perusahaan Ayah kirana".


"Apa??? kau serius?"


"Iya tentu, tapi dengan satu syarat"


"Apa? kau memaafkanku dan mengajariku sholat serta mengaji".


Kenzo berjalan menuju Roy dan memeluknya.


"Ya aku bersedia membantumu"


Pelukan sahabat itu kembali lagi, Dendam yang ada dihati kini sudah runtuh. Roy dan Kenzo pun saling bermaafan. Kirana yang melihat keduanya pun begitu bahagia.


Roy melepas pelukannya, "Ini semua berkat istrimu yang menyadarkan ku, kau begitu beruntung memiliki istri seperti dia".


"Tentu"


"Bukan karena aku, Tapi Allah yang menggerakkan hatimu agar berubah. Aku hanya perantaranya saja".


"Terima kasih".


Kirana hanya tersenyum


.


Setelah obrolan Roy dan Kenzo yang kembali akrab, Roy menyiapkan dokumen-dokumen penting yang akan diserahkan kepada Ayah kirana.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2