Dokter Kirana

Dokter Kirana
Tak berkutik


__ADS_3

Keesok paginya.....


Vannya bangun dari tidurnya dan ia masih berada di pelukan suaminya.


"Semalaman kak roy meluk aku??" Wajahnya langsung merona. Vannya melepaskan pelukan suaminya perlahaan dan membuat Roy bangun.


"Jam berapa ini??"


"Subuh kak"


Roy malah menarik pinggang istrinya dan merapat kepadanya.


"Tetaplah begini sebentar aja. Jangan bergerak"


Vannya tak berkutik, dan hanya mengikuti kata suaminya.


"Udah belum??"


Roy membuka matanya dan segera bangun kemudiam menggendong Vannya.


"Mau kemana kak??"


"Mandi".


Vannya baru ingat kalau semalam terjadi sesuatu meskipun tak selesai.


Sampainya dikamar mandi Roy menurunkan Vannya.


Roy menyiapkan Air hangat di bathup sementara Vannya memperhatikan suaminya begitu dalam.


"Kak roy perhatian banget sama aku".Batinnya


"Lepas bajumu sayang, kok diam aja gitu??"


"Malu".


"Kenapa harus malu??? kita sudah halal kok. Celat atau lambat kak roy juga akan memiliki semuanya kan?? Apa perlu kak roy bantu lepasin??"


Roy mendekat kearah Vannya dan mmegang kancing piyamanya.


"Vannya bisa sendiri kak. Emm kak roy mandinya gantian ya".


"Gak mau. Kak roy mau mandi bareng kamu".


"Tapi".


"Gak ada tapi-tapian"


Roy menghidupkan Shower dan membasahi keduanya.


"Vannyaaaa".


"Iyaa"

__ADS_1


"Kita coba lagi yang semalam mau??" roy terus menggoda istrinya.


"Masih sakit kak".


Roy mematikan shower dan menggendong Vannya masuk kedalam bathup. Keduanya melakukan sesuatu disana. Setelah 30 menit mereka bermain, Roy menyudahinya.


"Kita mandi dulu yaa, udah jam 5 nanti subuh kelewat".


"Tapi, Vannya..."


"Nanti kita lanjutkan lagi setelah subuh".


"Iyaa kak".


Roy dan Vannya mandi wajib dan membersihkan diri. setelah itu mereka bersiap untuk sholat subuh berjamaah. Selesai sholat Vannya membereskan tempat tidurnya. Saat menarik sprainya ada bercak darah disana. Dengan cepat Vannya mengambil dan menggulungnya.


"Kenapa sayang??"


"Hehe anu kak, itu ada bekas darah Vannya semalem kayaknya" Vannya begitu malu .


"Gak usah malu, Terima kasih yaahh kamu sudah menjaganya untuk suamimu".


"Iyahhh" Vannya mengambil Sprai dan akan menggantinya. Roy yang melihat istrinya begitu menjadi gemess banget. Dipeluknya dari belakang


"Mau lagi??"


"Tapi kita mau siap-siap kerumah papa dan mama kak roy".


"Itu bisa ntar-ntar, sekarang kita nikmati dulu waktu berdua kita sayang".


Roy sudah mengunci Vannya dan akhirnya mereka pun kembali menjelajah surga dunia😁😅


(Maklumin aja deh namanya juga pengantin balu🤭🤫)


Dilain situasi.......


Kenzo dan kirana sudah sampai dirumah sakit, kenzo mengantarkan Kirana sampai di depan ruangannya.


"Yang, nanti pulang jam berapa??"


"Jam 2 mas, Nanti mas jemput ya sayang".


"Oiya mas. Mas belum berangkat ya??"


"Mas masih kangen sama kamu"


"Ini kan dirumah sakit mas".


"Pagiii dokter kiraana, baru dateng ya??"


"Eh iya dokter Indra pagi juga"


Kenzo merangkul pinggang istrinya dan melihat kearah dokter indra dengan tatapan tidak senang.

__ADS_1


"Saya kesana dulu yaa". Dokter indra takut dengan tatapan kenzo yang dingin seolah akan menerkamnya.


"Iya".


Kenzo membuka ruangan Kirana dan menariknya masuk kedalam.


"Mas ken mau apa??"


"Ingat kamu jangan ramah-ramah dengan dokter cowok!!"


"Iyaa massss, mas cemburu yaa??"


"Enggak!"


"Tapi kok wajahnya jadi merah??"


"Karena disini panas".


"Panas apanya?? AC aja udah hidup kok hahaha".


CUP


Kenzo mengecup bibir istrinya dan memperdalamnya.


Celetakkkkkk


Keyra masuk kedalam ruangannya dan kaget melihat kirana dan suaminya.


"Ehh maaf"


Kirana langsung mendorong kenzo.


"Keyra udah dateng ya??"


"Heheh aku keluar dulu yaa".


"Gak usah key, mas kenzo mau kekantor kok"


Kirana melihat kearah kenzo


"Iya iya aku akan pergi sekarang". kenzo beranjak keluar dari ruangan.


"Hhihihiihi kalian lucu sekali yahh".


"Hati-hati ya mas"


"iya Assalamualaikum"


"Wa'alaikumsalam".


Kenzo berangkat ke kantornya sementara kirana mulai mengerjakan tugasnya bersama Keyra.


Tunggu kelanjutannya besok yahh😊

__ADS_1


__ADS_2