Dokter Kirana

Dokter Kirana
Apa kabar?


__ADS_3

Kirana berjalan menuju tempat pendafataran.


"Kirana...???"


Kirana menoleh kebelakang dan dilihatnya Albert ternyata yang memanggilnya.


"Kak Albert"


"Ternyata benar kamuu, apa kabar??"


"Baik kak, kak albert gimana kabarnya?".


"Baik juga, lama tak melihatmu, masih tetep cantik ".


"Hehe makasih".


"Kamu sedang apa disini?"


"Aku mau lanjut ambil spesialis anak kak"


"Wah bagus itu, aku juga ambil spesialis anak. Saat ini jadi dosen sementara disini. Sepertinya kita berjodoh yahhhh" Tampak Albert begitu senang.


"Benarkah?? "


"Iyaa... Jadi kita akan sering bertemu yahh. Oh iya kamu tinggal dimana?".


" Emm ada di suatu tempat kak".


"Emmm perasaan ku kok jadi gak enak yaa". gumam Kia dalam hati.


"Boleh kah kakak anter kamu pulang?"


"Enggak usah kak, sopirku udah nunggu di parkiran. Oh iya kia permisi dulu yah, karena daftarnya udah selesai juga".


"Kita makan siang di kantin yuk? ada banyak hal yang inginku tanyakan padamu".


"Emm gimana ya, kia lagi ada kerjaan lain kak. Ini pun izinnya juga sebentar. Takutnya nanti mereka membutuhkan kia".


"Ohh gitu,,, ya sudah kakak gak mau maksa. Tapi lain kali kau harus mau yahh".

__ADS_1


"Insyaa Allah ya. Kia permisi dulu".


Kirana meninggalkan Albert sendirian,


"Dia masih begitu cantik, malah makin cantik dan dewasa saat ini. Aku harus mendapatkannya, Kirana tunggu aku". gumam Albert dalam hatinya.


Kirana segera naik mobil dan pergi ke kantor kenzo.


***


Sesampainya disana....


Kirana menemui sekertarisnya


"Dimana pak kenzo?"


"Pak kenzo masih ada rapat bu".


"Ohhh baiklah kalau begitu, saya akan menunggu di ruangannya".


Kirana masuk kedalam ruangan kenzo dan istirahat di sebuah kamar pribadinya. Kirana terus memikirkan pertemuannya dengan Albert.


.


Kenzo baru selesai dari rapat dan akan kembali keruangannya.


"Pak, ibu kirana ada didalam sudah menunggu anda".


"Benarkah??"


Kenzo segera masuk keruangannya, dilihatnya tak ada orang satupun. Ia segera berjalan menuju kamar pribadinya dan dilihat istrinya sedang tidur disana.


Kenzo terus memandanginya.


"Sayang, kenapa kau disini??. Bukankah mas bilang pulang kerumah?" Kenzo membelai lembur wajah istrinya. Kirana pun terbangun,


"Emm mas udah selesai ya rapatnya?"


"Udah dari tadi, kenapa kau kemari. Harusnya pulang dan istirahat kan?"

__ADS_1


"Kia kangen mas, pengen deket-deket mas terus".


"Uluuhh uluhhh manja banget yahh istri mas ini".


Kenzo memeluk erat istrinya. Kirana merasa begitu nyamannn saat berada di dekapan suaminya.


"Apa kau sudah makan?".


"Belum mas".


"Kita pesen makan aja yaa, kasihan calon bayi kita kalau sampai mamanya kelaparan".


"Iya boleh".


Kenzo pun memesan makanan, dan beberapa saat kemudian makanan sudah siap. Kenzo dan kirana makan bersama. Setelah selesai makan Kirana berlari kekamar mandi. Kirana kembali memuntahkan semua makanan yang dia makan tadi. Kenzo segera berlari menemui kirana, ia pijiti pelan pundak kirana.


"Maaf ya mas".


"Iyaa gak papa sayang, ayo kita pulang aja".


Akhirnya kenzo dan kirana pulang ke rumah mereka.


*****


Sesampainya dirumah Kirana dan kenzo melihat anak-anaknya tengah bermain bersama mom dan dad nya di halaman belakang.


"Eh kalian udah pulang, ya allah kiaaa muka mu pucat sekali nak?".


Kenzo dan kirana duduk bersama di samping orang tuanya.


"Iya mom, tapi gak papa kok. Cuma Mual aja dari tadi, makan pun keluar lagi".


MommyRena berjalan menuju dapur dan mengambil buah-buahan.


"Ayo makanlah buah ini, biar mualnya berkurang".


"Makasih mom".


Kirana memakan buah-buah segar untuk menghilangkan rasa mualnya.

__ADS_1


__ADS_2