
Kenzo sampai dirumah sakit, ia berlari mencari ruangan bersalin. Beberapa menit ia kesana kemari mencari tempatnya, akhirnya ketemu dan dilihatnya Albert yang berdiri sambil mondar mandir.
"Dimana kirana?"
"Didalam"
Saat kenzo akan masuk, namun ditahan oleh Albert.
Dokter belum mengizinkan masuk. Tampak kenzo yang semakin gelisah. Beberapa menit kemudian, sorang dokter keluar dari dalam ruangan.
"which of you is her husband?"
"I'm a husband" Kenzo
"Okey, please follow me"
Sebenarnya kenzo begitu takut dengan darah, namun ia memberanikan diri ikut masuk demi istri tercintanya. Kenzo melihat kirana yang mengerang kesakitan. Kenzo mendekat ke arah kirana dan menggenggam erat tangannya.
"Sayangggg kamu harus kuat, mas percaya kamu itu wanita hebat".
Kenzo mencoba menyemangati kirana.
"Masss sakiit masss, huh huh huh"
Bukan hanya keringat kirana yang bercucuran namun kenzo pun juga seperti itu,
"Ayoo sayang, berjuanglah"
Kirana menggenggam erat tangan kenzo.
"Mass sakiiitttttttt,,,,,".
__ADS_1
Brusssssssssss
"Oeek oeeekkk oeeekkkk"
Tangisan bayi pecah saat itu juga, dokter segera menggendong bayinya dan memberikan bayi itu kepada suster untuk segera membersihkan bayinya.
Kirana tampak lemas dan kehilangan banyak darah.
Dokter segera menyelesaikan tugasnya terhadap kirana.
"Who fainted?" ("Itu siapa yang pingsan?") salah seorang perawat melihat ada orang tergeletak di lantai.
"Mas kenzo?" Kirana berusaha melihat ke bawah namun belum bisa. Tenaganya begitu terkuras setelah melahirkan. 2 orang suster menggotong kenzo dan membawanya ke ruangan pasien.Untung saja Albert sudah pulang dan tak melihat kejadian itu.
.
Dokter sudah selesai membereskan urusan kirana dan kemudian ia memindahkan kirana ke ruang pasien dekat dengan suaminya. Tak lama kemudian datanglah suster menggendong bayi dan memberikannya kepada kirana.
"Thank you"
Kirana tampak bahagia melihat bayi mungil nan tampan yang kini berada di dekapannya.
.
Setelah beberapa saat kenzo bangun dari pingsannya.
"Dimana aku?" Kenzo mengingat kembali kejadian tadi. Dilihatnya ke sekeliling ruangan dan dilihatnya kirana yang terbaring di ranjang pasien bersama bayi mereka.
"Sayang?"
Kenzo segera berdiri dan mendekat ke arah kirana.
__ADS_1
"Iya mas, dia sudah lahir"
Kenzo melihat bayinya yang berusaha untuk menyusu kepada ibunya. Perasaan kenzo begitu bahagia, di kecupnya kening kirana dengan penuh kasih sayang.
"Terima kasih ya Allah"
Keduanya hanyut dalam kebahagiaan.....
.
Kondisi kirana masih lemah, suster mengambil bayinya dan membawanya ke ruangan khusus bayi.
Kenzo menelfon mommy dan daddy nya memberitahukan kabar gembira itu.
Begitu mendengar berita itu, keduanya langsung menuju rumah sakit..
"Tn. kenzo, can you come to my room for a minute?"
(Tn kenzo, bisakah anda datang ke ruangan saya sebentar)
"Okey".
Kenzo mengikuti dokter yang memeriksa kirana keruangannya.
"There are some things I want to say, Kirana's mother experienced a lot of blood loss during childbirth. his condition is very weak compared to women giving birth in general. So we will do a blood transfusion. but now the AB + blood supply in the hospital is gone. We ask that you immediately find a blood donor as soon as possible".
(Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan, ibu kirana mengalami banyak kehilangan darah saat melahirkan. kondisinya sangat lemah di bandingkan wanita melahirkan pada umumnya. Jadi kami akan melakukan transfusi darah. tapi saat ini persediaan darah AB+ di rumah sakit habis. Kami mohon anda segera mencarikan pendonor darah secepatnya).
Kenzo berfikir sejenak, sebenarnya golongan darah kenzo pun juga sama AB+ namun dia begitu takut dengan Jarum dan Darah.
"Apa aku bisa melakukannya?"
__ADS_1
Batin kenzo dalam hati.