
Setelah seharian lelah beraktivitasan, mereka ber empat pulang kerumah dan istirahat. Kenzo dan Kevin yang masih bermain di ruang depan, sedang Kirana dan katte menyiapkan makan malam.
"Pa, ajak kevin kemari, ayo kita makan malam".
Kenzo menggendong kevin menuju ruang makan, mereka pun makan bersama.
"Setelah makan mama akan memandikan kalian yah, bauk tuh seharian di luar".
.
Kirana mengajak anaknya ke kamar mandi dan memandikan mereka, setelah itu mengganti baju mereka. Kevin dan katte bermain didalam kamar, sementara kirana keluar kamar dan dilihatnya kenzo sedang duduk di ruang tamu.
"Mas gak mandi dulu?"
Kenzo menoleh ke belakang, dilihatnya kirana yang baru keluar dari kamar anak-anaknya. Kenzo segera mendekat ke arah kirana.
" Hem, aku boleh mandi didalam?" senyum liciknya mulai menyeringai.
"Mandi saja kalau mau mandi, kan mandi tinggal mandi". Kirana membuka kamarnya, kenzo pun mengekorinya. Kenzo menutup pintu dan menguncinya, kirana pun terkejut.
"Loh mas kok di kunci?" Kirana segera mengambilkan handuk kering dan memberikan kepada kenzo.
"Nih handuknya, mandilah sekarang". Bukannya segera ke kamar mandi, kenzo malah memandangi kirana yang berdiri di depannya.
__ADS_1
" Kamu gak kangen ya sama mas?".
" Enggak". Kirana memanyunkan mulutnya.
Kenzo mendekatkan tubuhnya dan segera memeluk kirana.
"Makasih sayang, sudah menjadi ibu untuk anak-anak mas, Makasih sudah menjaga cinta kita".
Saat mendengar kalimat itu, kirana mendorong badan Kenzo.
"Jangan sentuh aku seperti itu, pasti tubuhmu sudah di sentuh oleh wanita lain"
Kenzo mendekatkan badannya namun kirana mundur selangkah, makin dekat makin mundur kebelakang hingga kaki kirana sudah mentok di ranjang dan terduduk di pinggir ranjang, kenzo pun ikut duduk di sampingnya
"Sudah ku katakan, aku tak ingin disentuh saat dirimu sudah menyentuh wanita lain".
"Benarkah?"
"Iya percayalah, hidupku,jiwaku,hatiku, tubuhku hanya ingin menjadi milikmu. Jiwa ini begitu merindukanmu sayang".
"Ini bukan rayuan buaya kan mass??"
Kenzo meletakkan tangan kirana di dadanya.
__ADS_1
"Rasakan setiap detak jantunģku, didalam jantung ini sudah terukir nama KIRANA"
Kirana yang merasakan degub jantung kenzo yang begitu cepat, sama seperti yang ia rasakan saat ini.
"Sudah mas, mandilah. Aku mau melihat anak-anak". Kirana bangkit dari duduknya, kenzo pun menarik tangan kirana dan ia jatuh di pangkuan kenzo.
"Mas yakin kamu menginginkannya juga kan?..Terlihat hasrat yang sama-sama kita pendam selama 3 tahun ini. Rasanya sudah memuncak sayang, mas sudah tak dapat memendamnya sendiri lagi".
"Tapi mas...."
Kenzo membungkam mulut kirana dengan bibirnya.
Kirana memejamkan matanya dan membalasnya. Kenzo pun merapatkan dirinya dan memperdalam semakin dalam . Kirana begitu larut dalam permainan yang kenzo lakukan. Lalu Kenzo membaringkan Kirana ditempat tidurnya
"Sayang, kau masih sama seperti dulu, meskipun saat ini sudah melahirkan dua anak sekaligus" ucap kenzo
" T....tahukah kamu mas, aku begitu merindukanmu" terdengar suara kirana yang bergetar.
"Iyaahh....Aku tau sayang......
.
.
__ADS_1
.
Maaf yahh untuk kelanjutannya biar kirana sama kenzo aja yang tau. Yang nulis gak sanggup mau nulisnya. Suami mana suamiiiiiiiii