Dokter Kirana

Dokter Kirana
Diam dan Patuh!


__ADS_3

Roy dan vannya pulang ke kantor roy untuk mengambil mobil vannya. Saat sampai di kantor, vannya dan roy begitu kaget saat melihat papa nya sudah menunggu mereka. Vannya turun dari mobil roy,


"Vannya!"


"Papa???"


"Dari mana saja kamu??" Ayah vannya menarik tangan putrinya.


"Pa vannya cuma...."


"Saya peringatkan ya sama kamu, jangan pernah dekati anak saya lagi. Saya gak akan pernah merestui hubungan kalian berdua!" papa Vannya memperingatkan Roy untuk menjauhi vannya.


"Sekarang kamu masuk kedalam mobil!".


Vannya masuk kedalam mobil dan disusul ayahnya, sementara Roy masih mematung memandangi mobil vannya yang bergerak meninggalkan nya.


.


.


Dilain situasi.......


Kenzo baru pulang kerumahnya setelah seharian di lapangan mempersiapkan proyek yang sudah selesai dikerjakan.


"assalamualaikum"


"Wa'alaikumsalam, mas capek yaa?" Kirana menyambut suaminya yang baru pulang.


"Iya sayang"


"Ya udah mas, sekarang mas mandi, biar kia siapin air hangat yaa"


"Iyaahh"


"anak-anak, mama siapin papa air hangat dulu ya. Kalian main sama mbak lala dulu"


"iya ma".


Kirana dan kenzo berjalan menuju kamar mereka.


"Mas baringan dulu ya"


"iyah, tapi jangan tidur ya"


"hmm"


Kirana menyiapkan air hangat di bathup , dan kemudian membangunkan suaminya.


"Mas,, jadi mandi gak??"


"Iyaah" Kenzo membuka matanya dan beranjak ke kamar mandi.


"Yang, mandiin dong"


"Hah??"


kenzo langsung saja menarik istrinya untuk masuk ke dalam bathup.


"Mass kenn,,,,,,, jadi basah nih. anak-anak kan belum mandi"


"Mandiin mas dulu baru anak-anak"


"Baiklaahhhhhhhh"


Kirana mengambil spons mandi dan memberinya sabun cair kemudian menggosokkan ke punggung kenzo.


"Mas dari lapangan mana sihh??"


"Emm di proyek mas sayang. Besok mas mau ngajakin kamu dan anak-anak ke suatu tempat. Yang pasti kamu bakal seneng banget"


"Kemana mas??"


"Pokoknya besok mas baru kasih tau tempatnya"

__ADS_1


"Hmmm"


"Sayang yang bawah dong"


"Iya iya"


"Pelan-pelan"


"Iya bawel"


"Hahaha, kamu lucu banget kalau lagi marah"


"Gombal"


"Sini gantian mas mandiin kamu".


"Gak mau, kia bisa mandi sendiri!"


"Siniiiiiiiiiiiii"


"Kia gak mauuuuuuuuu" Kirana berdiri dan akan kabur dari kamar mandi tapi kenzo berhasil menggendong kirana dan menuruhkannya di bathup.


"Diam dan patuh!"


Kirana langsung diam dan menuruti suaminya itu.


Perlahan pakaiannya pun terlepas satu persatu kemudian kenzo menggosok punggungnya.


"Kalau nurut gini kan cantik"


"Pfffuuut pffuuttt iya iya. Tapi anak-anak nungguin kita mas"


" Ada lala yang jagain mereka. Kamu tenang aja"


"Hmmmm.... Oh iya mas, bulan depan kia udah mulai Coas nya. Jadi anak-anak gimana ya mas??"


"Apa kita cari baby sister lagi??"


"Emm boleh juga mas, mungkin bisa jadi temen lala"


"Iya mas"


"Yuk udahan, nanti malah masuk angin"


"Iyah"


Keduanya pun menyudahi mandi mereka dan segera ganti baju.


"Kia mau kebawah mas ikut gak?? anak-anak belum pada mandi"


"Mas ikut"


Kirana dan kenzo turun ke bawah menemui anak-anaknya.


"Loh anak-anak kemana mas??"


"Coba kita lihat ke belakang"


Kirana dan kenzo berjalan ke taman belakang dan dilihatnya anak-anak tengah asyik bermain air di kolam karet milik mereka bersama lala dan pak anton.


"Lihat mereka mas, sepertinya pak anton itu suka sama lala"


"Hehe iya, apa kita nikahin aja mereka??"


" Memangnya lala mau???


"kalau tebakan mas, emmm dia mau"


"Hahaha mas sok tau"


"Mama, papa ayoooo siniiii ikut main"


"papa sama mama udah mandi. Kalian jangan lama-lama main air nanti masuk angin"

__ADS_1


"Iyaaaa pa"


Pak anton merasa tidak enak saat kedua majikannya melihatnya ikut bermain air.


"Maaf pak, tadi den Kevin menyiram air ke saya, jadinya saya malah ikut mereka main"


"Haha iya gak papa. Tapi bukan karena lala ikut main air kan??"


"Kalau kamu suka sama lala, nanti saya sampaikan ke dia. Mau gak sama kamu. Kalau mau langsung nikah aja".


"Hehe ibu bisa aja".


"Serius ini".


"Hehehe jadi malu"


"Hahaha gaya mu ton ton".


Kirana berjalan mendekati anak-anaknya...


"Lala,,, kemari"


"Baik bu. Ada apa ya bu??" Lala mendekati kirana.


"Kamu udah siap mau nikah belum??"


"Hehe ibu kok nanya itu??"


" Ini ada pria yang udah siap nikah dan serius ingin menikah. Kamu mau gak??"


"Siapa bu??"


"Pak anton"


"Hah??? Ibu gak bercanda kan??"


"Enggak"


Lala terlihat malu-malu saat kirana menanyakan prihal perasaannya.


"Emmm bukannya kalau pria serius itu langsung menghubungi orang tua si wanita ya bu??"


"Jadi kamu mau??"


"Kalau ayah dan ibu saya setuju saya juga akan setuju".


"Oke ibu akan sampaikan kebapak"


"Ahhhh ibu,,,, saya kan jadi malu"


"Tenang aja,, anton itu orang yang baik insyaa Allah".


Kirana kembali duduk di samping suaminya.


"Mas, si lala memberi lampu hijau buat anton bicara kepada kedua orang tuanya. Kalau mereka setuju, lala juga setuju".


"Yang benar??"


"Iyaa"


"Oke,, saya akan mengatur keberangkatan kamu ke indonesia menemui kedua orang tua Lala"


"Secepat itu pak??"


"Iya. Dan selanjutnya saya serahkan kepada kalian"


"Terima kasih banyak pak, bu"


"Iyaaa"


Anton begitu senang saat mendengar kabar baik seperti ini. Memiliki majikan yang begitu baik adalah keberuntungan untuk mereka.


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤

__ADS_1


Jangan lupa Like, coment dan vote yahh


Biar uni semangat up nya🥰


__ADS_2