Dokter Kirana

Dokter Kirana
Kesempatan


__ADS_3

Malamnya......


Setelah kirana menidurkan anak-anaknya dia masuk kedalam kamarnya


"Mas lagi sibuk yaa?"


" Ada sedikit kerjaan sayang, ada apa??"


"Apa aku cerita aja yaa soal kak Albert, tapi untuk apa . Toh kami juga gak ada hubungan apa-apa" gumam kirana dalam hati.


"Ohhh gak papa mas, kia tidur duluan yah"


kirana beranjak pergi ke ranjang dan merebahkan badannya. Setelah kerjaan kenzo selesai, ia pun segera menyusul istrinya tidur. Dipandangi wajah kirana dalam-dalam, disentuh wajahnya dengan lembut, kirana pun hanya menggeliat kecil. Dikecup kening kirana "Selamat tidur sayang, Thank you for everything". Kenzo pun tertidur.


****


Pagi hari, kirana terbangun dan segera berlari kekamar mandi, perutnya begitu mual. Kenzo pun ikut terbangun dan memeriksa keadaan kirana.


"Ya Allah sayang, pucat banget wajahmu. Kamu begitu tersiksa yaa?" kenzo merasa sedih melihat kondisi kirana yang makin lemah.


"Gak papa mas, ini udah pernah kia alami saat mengandung sikembar, cuma kia gak enak aja sama mas yg tiap saat mendengar suara kia muntah"


"Mas gak masalah sayang, yang mas khawatirin itu kesehatan kamu".


"Cukuplah mas selalu ada disisiku untuk terus menguatkanku, itu lebih dari cukup mas". Kirana memeluk suaminya.


"Tentu, mas akan menjagamu sampai kapanpun. Tak akan mas biarkan orang lain merebut posisi mas di hatimu".


Deg


Deg


Deg


Jantung kirana berdegub kencang saat mendengar ucapan suaminya.


"Ayo kita sholat" Ajak kenzo


Kenzo dan kirana melaksanakan sholat subuh. Setelah selesai sholat kirana menyiapkan sarapan untuk keluarganya. Mereka sarapan bersama pagi ini, tampak kebahagiaan menyelimuti pagi mereka. Setelah selesai sarapan kenzo pamit berangkat ke kantor. Kirana dan anak-anak mengantar papanya berangkat.


***


Sampainya di kantor......

__ADS_1


"Pak, hari ini ada jadwal pertemuan dengan ibu sofi jam 10 dan juga ada pertemuan dengan perwakilan dari perusahaan wush bank di jam 11".


"Oke kau siapkan berkasnya"


"Baik pak".


Kenzo memeriksa dokumen perjanjian kontrak tander sebelum di serahkan kepada kliennya.


.


Tok.


tok.


tok


Sekertaris kenzo masuk,


"Pak, ibu sofie sudah sampai".


"Suruh dia masuk".


Sekertarisnya pun menyuruh Sofie masuk ke ruangan Kenzo.


"Ini aku lagi mengecek dokumen kontrak kita"


"Ohh gitu, kemana zidan?"


"Ehem, kenapa kau cari dia?? apa kau tertarik dengan tawaran ku kemarin?"


"Aku ingin mencobanya, boleh?"


"Tentu, tunggu sebentar. Kenzo menelfon Zidan dan memintanya datang ke ruangannya".


Tak lama Zidan sudah sampai diruangan kenzo.


"Eh ada sofie ya disini"


Suasana menjadi canggung, sofie terlihat begitu malu sedangkan Zidan terlihat kikuk, mereka bingung dengan pikiran mereka masing-masing.


"Mau sampai kapan kalian diam begitu?, baiklah aku keluar dulu. kalian ngobrol santai saja".


Kenzo keluar dari ruangannya.

__ADS_1


.


"Apa kabar sofie"


"Baik kak, kak zidan apa kabar?"


"Baik juga. Ada apa kemari?"


"Ohh hari ini aku ada janji sama kenzo untuk menandatangani kontrak tender kak?"


"Ohh begitu, hanya itu saja?"


"Hmmm enggak juga sih, sofi mau ketemu kak Zidan juga".


"Sofie, maaf sebelumnya jika mungkin kak Zidan lancang, apakah sofie belum ada kekasih?"


Sofie terlihat malu-malu "Belum kak".


"Beneran?? sofie mau gak nikah sama kak Zidan?"


"Apa gak sebaiknya kenalan dulu aja? atau pacaran?"


"Kita udah sama-sama dewasa, kak Zidan gak mau terjebak Zina sama sofie. Kak Zidan pengen disetiap Kakak menyentuh sofie itu berbuah pahala. Pacaran hanya membuang waktu kita saja, bukankah pacaran setelah menikah itu lebih nikmat? Jangankan sekedar menyentuh, mencium pacar halal saja sudah termasuk ibadah kan?".


Deg.


deg.


deg


Jantung sofie tak bisa terkontrol, hatinya terasa berbunga-bunga.


"Apa ini lamaran?"


"Lusa jika kau izinkan, kak Zidan akan datang kerumahmu bersama keluarga kakak".


"Baiklah kak, Sofie akan menunggu kak zidan".


"Terima kasih sudah memberi kesempatan kepadaku".


"Iya kak".


Terlihat sekali rona-rona kebahagiaan di hati Zidan dan Sofie, mereka tak menyangka bahwa akan seperti ini kejadiannya. Sofie teman SMA Kenzo yang diam-diam menaruh hati kepada Kenzo saat itu, Zidan yang pernah begitu mencintai Kirana. Kini malah keduanya memutuskan untuk menjalani hidup bersama sebagai kekasih.

__ADS_1


❤❤


__ADS_2