Dokter Kirana

Dokter Kirana
Kontraksi


__ADS_3

Kirana membuka pintu kamar Kevin dan melihat anaknya yang tengah menangis.


"Sayang kamu kenapa?"


"Kevin ngompol ma" Kevin menunjukkan celananya yang basah"


"Ya Ampunn,, jadi basah semua yaa. Sudah ayo kita kekamar mandi".


Kirana mengajak kevin ke kamar mandi dan langsung memandikannya. Kenzo membawa kasur yang basah ke halaman belakang. Setelah Kevin selesai mandi, kirana menggantikan baju dan membangunkan katte agar segera mandi juga. Setelah keduanya sudah bersih dan wangi, kirana mengajak anak-anaknya untuk sarapan.


"Ayoo cepat habiskan makanan kalian"


"Iyaa ma"


Semua orang sudah selesai sarapan, kirana mengambil tas dan berangkat ke kampus bersama kenzo.


Saat di mobil terasa hampa, pasalnya kirana tak berbicara apapun. Ia hanya fokus membaca buku sedangkan kenzo tak ingin mengganggu istrinya yang sedang belajar. Sesekali kenzo melirik ke arah kirana, ingin sekali ia mengajak bicara namun ia menahannya.


.


Sampainya di kampus,,,


Kirana segera turun dari mobil, "Makasih sudah nganterin".


"Iya...."


Belum Kenzo melanjutkan ucapannya, kirana dengan cepat menutup pintu mobil.


"Huh, dia beneran ngambek" Kenzo memukul setir mobil malah terpleset klakson mobil


TIIINNNNNNNNNNN


Semua orang yang ada di depan kampus menoleh ke arah mobil kenzo termasuk kirana. Kirana berbalik arah kembali ke mobil, kenzo pun membuka kaca mobilnya.


"Ngapain sih mas ken? kurang kerjaan aja!"


Kenzo tak ada kesempatan untuk berkata apa-apa karena kirana keburu pergi. Kenzo dengan cepat menjalankan mobilnya meninggalkan kampus.

__ADS_1


.......


Ujian semester kembali di mulai,


Kirana merasa perutnya tidak nyaman


"Aduhhh perutku, sepertinya mulai kontraksi" gumamnya dalam hati.


"Sabar ya nak, mama selesaikan ujian hari ini dulu yahh. Setelah itu kamu boleh nyakitin mama"


Kirana mengusap perlan perutnya.


Sakit itu pun reda, Kirana segera menyelesaikan ujiannya.


.


Kirana masih mampu menahan rasa sakit di perutnya hingga akhir ujian hari ini. Saat akan pulang, ia sudah tak tahan lagi karena kontraksinya semakin sering. kirana berjalan menuju koridor kampus sambil menahan sakit.


"Aduhhh sabar ya nak, mama segera bawa kamu ke rumah sakit"


kirana terus berjalan sambil mengusap-usap perutnya.


"Kak Al, sepertinya aku maù lahiran kak"


"Hah? ayo kita kerumah sakit"


"Iyaa"


Albert memapah kirana yang terus merasakan kontraksi di perutnya. Dengan cepat Albert mengendarai mobilnya ke rumah sakit terdekat.


"Kirana kamu yang sabar ya, sebentar lagi kita sampai kok"


"Iyaah kak, cepet kak. Aku udah gak tahan kak"


kirana benar-benar kesakitan di bangku belakang.


Sampailah mereka di rumah sakit,,,,

__ADS_1


Beberapa perawat menyambut mereka dan membawa kirana keruang bersalin. Albert begitu panik mondar mandir di depan pintu, ia mengambil ponselnya kirana dan menelfon suaminya.


****


Situasi di kantor............


Kenzo tengah memimpin rapat.


Ddrrrtttt drrttttt drrtttttt


Ponsel kenzo bergetar di saku celananya, ia segera mengambil dan melihat layar nya ternyata istrinya yang menelfon.


"Hmmm akhirnya kamu duluan yang menguhubungi mas kan" gumamnya dalam hati.


Kenzo mengangkat telfon.


"Hallo. Assalamualaikum?"


"Wa'alaikumsalam"


"Kau siapa?" Kenzo begitu terkejut saat mendengar suara lelaki.


"Aku Albert, Kirana saat ini di rumah sakit xxxxxx segeralah kemari, dia akan melahirkan"


"Apa????"


Kenzo menutup telfonnya.


"Maaf rapat hari ini sampai disini dulu, saya harus ke rumah sakit".


Kenzo segera keluar dari ruang rapat dan mengambil mobilnya menuju rumah sakit.


"Ya Allah sayang, kamu harus kuat sayang" gumamnya .


Kenzo Begitu panik dan gelisah memikirkan kirana yang tengah berjuang mempertaruhkan nyawa untuk melahirkan anaknya. Dengan kecepatan tinggi kenzo mengendarai mobilnya.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2