Dokter Kirana

Dokter Kirana
Lampu Hijau


__ADS_3

Sofie berjalan mendekati kirana dan Kenzo.


"Hai kirana, apa kabar?"


"Baik, silahkan masuk" Kirana mempersilahkan sofie masuk kedalam.


"Silahkan duduk".


"Siapa sayang?" tanya Mommy Rena sambil berjalan menuju ruangan depan.


"Eh Sofie yaaaa?? kok bisa sampai kesini?"Tanya Mommy Rena.


"Iya tan tadi sofi ke kantor kenzo karena ada rapat"


"Ohh gitu....."


Kirana tampak diam saja melihat sofie datang.


"Sebentar saya buatkan minum" kata kirana.


Kirana meninggalkan ruang tamu, kenzo yang melihat istrinya nampak cemburu langsung ikut kirana kedapur.


"Aku tinggal dulu ya sof".


"Oke" Sofie melihat begitu besar rasa cinta yang dimiliki kenzo untuk istrinya.


Didapur.......


"Sayang, kamu lagi apa?"


Kenzo memeluk kirana dari belakang dan menyenderkan kepalanya di bahu kirana.


"Lagi buat minum buat TEMEN MAS".


Kenzo mendengar ucapan istrinya yang memberi penekanan pada kata Teman itu bergidik mendengarnya.


"Ehem,,,, Kamu cemburu ya?"


"Enggaaak.... "


"Berarti kamu gak cinta dong sama mas?"


"Mas cinta gak sama aku?".


"Cintaaaaaa banget. Sofi itu temen SMA ku sayang, kami gak ada hubungan apa-apa. lagian cinta mas cuma buat kamu seorang".


"Iya mas ngerasanya gitu, tapi sofi?"


Kenzo membalikkan badan kirana dan menatapnya begitu dalam.


"Mas cuma cinta sama kamu bukan yang lain"

__ADS_1


Kirana pun tersenyum manis saat mendengar ucapan suaminya.


"Gitu dong jangan marah sama mas".


Kirana pun memeluk erat suaminya, "Love you mas".


"Love you too sayang, ayo kedepan". jawab kenzo.


Kirana dan kenzo menuju ruang tamu dan kirana menaruh gelas di meja.


"Silahkan diminum".


"Terimakasih".


Kenzo duduk di sebelah kirana, seolah tak ingin lepas di genggang erat tangan kirana.


"Oh iya sayang, kemana anak-anak?"


"Masih tidur mas, tadi habis main kecapekan langsung tidur di kamarnya".


"Ohhh gituu. Oh iya sof, mau gak aku comblangin sama Kak Zidan, dia kan masih jomblo".


Wajah Sofi tiba-tiba merah, "Mana mau Zidan sama aku" Sofi pun terkekeh.


"kan belum di coba nak sofie" kata Mommy rena


"Hehe tante bisa aja, ntahlah tan, sepertinya hati ini belum bisa mememukan yang cocok".


nanti biar kami bantu".


"Nanti aku pikirkan lagi yahhh".


Setelah berbincang lama, sofi pamit pulang.


πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Dikamar Kenzo.....


Kirana dan Kenzo sedang asyik rebahan di kasur,


"Mas ken, apa sebaiknya mas bantu sofi untuk ta'aruf aja sama om zidan?"


"Gimana yaa, mas sama zidan belom baikan dari dulu".


"Aduh mass, gak baik nyimpen dendam mas, kan kia juga udah jadi milik mas"


"Nanti mas fikirkan sayang. Mas kangen sama kamu sayang" Kenzo mulai genit lagi menggoda kirana.


"Hmmm mulai dehhhh genitnya, masih siang gini. Ntar anak-anak bangun".


"Kalau gitu disayang aja deh" Kenzo memajukan bibirnya, kirana sekilas mengecupnya.

__ADS_1


CUP


"Lagi dong sayang, bentar banget?"


.


CUP


"Lagi"


CUP


Ditariknya tengkuk kirana dan kenzo memperdalamnya, Lalu Kirana menyudahi aktivitas mereka.


"Mas, kia mau ngomong sesuatu boleh?"


"Tentu sayang". Kenzo memiringkan badannya dan mendengarkan kirana.


"Gini mas, Kia pengen lanjut ambil spesialis mas, boleh gak?"


"Boleh banget sayang, rencana mau ambil spesialis apa?"


"Pengennya spesialis anak mas, biar bisa menjaga anak-anak kita mas".


"Boleh sayang, nanti kia atur saja kapan mau daftarnya. Dan berarti gak masalah dong kita punya banyal anak?"


"Anak kita masih kecil-kecil mas, masak mau punya bayi lagi?"


"Iya gak papa sayang banyak anak banyak rejeki".


"Itu mah jurus bapak-bapak buat alesan mau bikin anak".


"Hahahaha kok kamu ngomongnya gitu sayang, apa ini kode lampu hijau?".


"Asalkan nanti kalau sudah lahir mas mau di ajak begadang yahhhhhh".


Kenzo dan kirana pun tertawa bersama


"Siappppp nyonya".


"Udah ntar malem aja, kita kumpulin tenaga dulu siang ini".


Kenzo dan kirana istirahat dan tidur siang dalam dekapan cinta yang hangat....


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2