Dokter Kirana

Dokter Kirana
Terbongkar


__ADS_3

"Ada apa dokter Ilham? kenapa anda memandang kekasih saya seperti itu?" tanya kenzo.


Kirana yang mendengar kata KEKASIH itu jadi kesal, Namun kirana melihat kenzo mengedipkan sebelah mata kepadanya yang berarti sebuah kode. Kirana langsung tau jika suaminya itu sedang bersandiwara.


"Maaf tuan, obat itu pesanan nyonya Vanya. Dia yang meminta saya membuat obat itu".


"Hey kau,,!! jangan menfitnah orang sembarangan. Itu namanya mencemarkan nama baik saya. Lagian mana mungkin saya meracuni calon suami sendiri?" Vanya mengelak.


"Ada buktinya?"


"Ada" Dokter Ilham mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan video yang ia ambil dari cctv diruangannya.


Vanya begitu terkejut melihat video itu.


"I.iitu aku hanya memesan obat sesuai resep dari dokter untuk meredakan sakit kepala kak ken".


" Anda jangan mengelak lagi nyonya"


"Aku tidak mengelak!".


"Berarti dokter yang bersalah dalam hal ini. Tony bawa dokter Ilham pergi!".


Ajudan Kenzo pun membawa dokter ilham keluar dari ruangan rapat.


"Kirana, kau sudah ditemukan nak??" Tanya ayah kirana dengan begitu haru.


"Iya, aku sudah kembali".


"Ad seseorang yang ingin bertemu dengan kita".


Kenzo menelfon seseorang lagi dan menyuruhnya masuk. Tak lama datanglah Ajudan Kenzo bersama seorang pria tampan masuk kedalam ruangan.


"Kak Roy?!" Vanya begitu terkejut saat yang datang adalah Roy kekasih Vanya yang tak lain adalah teman sekaligus saingan bisnis Kenzo.


"Apa kau masih ingat dengan lelaki ituu sayang?" kenzo bertanya kepada Vanya.

__ADS_1


Vanya begitu takut dan hanya mengangguk.


"Apa maksudmu membawaku kemari ken?"


"Ada suatu hal yang ingin aku perlihatkan kepada kalian semua".


Kenzo memutar sebuah Video di laptopnya,


Saat di putar Video itu berisi percakapan antara Vanya dan Roy yang sedang berada di ruangan Roy. Video itu diambil oleh Mata-mata kenzo yang menyelinap di kantor Roy.


[*Roy: " Sayang kamu mau kan membantuku menghancurkan perusahaan mantanmu?"


Roy membelai Vanya.


Vanya : " Tentu saja, apapun yang kak roy inginkan, pasti akan kuturuti".


Roy :" Bagus kalau begitu, Menikahlah dengan kenzo"


Vanya :" Apa?? aku gak mau kak. Aku maunya sama ka Roy"


Vanya:" Baiklah, akan kuturuti perintah kak Roy".


Vanya mengecup bibir Roy dengan begitu dalam*. ]


.


Kenzo pun mematikan layar proyektornya.


"Maksudnya apa ini?" Tanya Kenzo


Vanya dan Roy begitu terkejut saat melihat video itu.


Roy hendak kabur namun di tangkap oleh Ajudannya.


Vanya langsung berhampur menyentuh kaki kenzo

__ADS_1


"Maafkan aku kak ken, kejadian itu sudah lama kak. itu sebelum aku kembali lagi ke sini".


"Bohong, Kau masih bertemu Roy diam-diam dan berkencan dengannya".


"Maafkan aku kak"


Kenzo menarik kakinya dan membuat Vanya tersungkur. Vanya pun berdiri,


"Baiklah kalau kak ken gak mau memaafkanku lebih baik aku ma*i".


Vanya mengambil vas bunga dan memecahkannya, ia mengambil serpihan vas bunga yang sudah pecah dan akan memo*ong urat nadi di tangannya.


"Vanya apa yang akan kau lakukan?" teriak papanya.


"Biarkan Vanya ma*i pa, kak ken sudah tak mau memaafkan vanya. Buat apa Vanya hidup". Vanya terus menangis dan mengancam


"Jangan bodoh Vanya, bunuh diri itu gak baik".


"Diam kau Kia, jangan ikut campur!".


Kenzo hanya diam dan menatap Vanya.


"Lebih baik aku ma*i Hiiikkss" Vanya memo*ong urat nadi di tangannya, Darah segar mengalir deras.


"Vanyaaaaaaaaa" Papa dan Kirana berteriak.


Vanya pun pingsan dan segera di bawa kerumah sakit oleh papa dan Kirana. Sementara kenzo mengurus Dokter Ilham dan Roy di kantor polisi.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2