
Keesok harinya, kirana memutuskan untuk pulang kembali ke rumahnya. Kirana sudah melapor ke kantor polisi atas hilangnya Kevin. Perasaan sedih dialaminya lagi setelah kehilangan Suaminya, kini ia harus kehilangan anaknya. Kirana memutuskan pulang hanya dengan Katte dan menunggu informasi dari polisi
.
Sementara itu di kediaman Kenzo....
"Mom, dad hari ini kenzo akan mengantarkan kevin ke rumahnya".
"Memangnya kau tau alamat rumah orang tua kevin?". tanya Mommy
"Kata kevin ia tinggal perkampungan kecil dekat perbukitan, Kenzo rasa itu daerah barat kota ini".
"Baiklah, hati-hati kalian yah. kabari kami kalau sudah sampai".
Kenzo membawa kevin masuk kedalam mobil, berangkat mencari rumahnya. Kenzo menelusuri jalan ke arah barat menuju perkampungan.
" Kevin, kalau boleh tau siapa nama mamamu?"
" Mama kilana om, mama kevin seolang doktel".
Deg
Deg
Ada sebuah perasaan aneh yang di rasakan Kenzo, namun itu belum jelas.
.
Setelah perjalanan jauh, sampailah kenzo di sebuah perkampungan terpencil dibalik bukit. Dilihatnya banyak perkebunan sayur bertebaran di pinggiran bukit. Kenzo menghentikan mobilnya dan turun menemui salah satu petani.
"Excuse me, I want to ask, do you know a doctor named Kirana?".
__ADS_1
Petani itu menggangguk,
"Yes, I know. he is a supporting doctor in our area. his house at the intersection turn left a little. The house is a green fence". Petani itu memberi petunjuk jalan.
"Oke Thank you "
Kenzo melanjutkan perjalanannya mengikuti arah petunjuk tadi. Sampailah mobil kenzo di sebuah rumah Kecil minimalis yang begitu indah dengan taman bunga yang cantik. Kenzo turun lalu di gendongnya kevin menuju depan pintu rumah.
Tok
Tok
Tok
Cekreeekkkk.....
Kirana membuka pintu rumah nya, dan begitu kagetnya ia ketika melihat siapa yang datang.
Kirana melihat kevin yang di gendong oleh kenzo. Kevin pun bangun dari tidurnya.
"Mama", Kevin segera minta turun dari gendongan Kenzo dan berjalan mendekati kirana.
"Kevin kemana saja kemarin? mama begitu khawatir saat kevin tidak ditemukan". kirana memeluk erat anaknya hingga ia menangis, diciumnya seluruh wajah anak nya itu.
"Kevin kemalin di tolong sama uncle kenco ma, Kevin telsesat. Kevin di ajak kelumah uncle".
"Ayo kita masuk sayang, katte sangat sedih kehilangan mu". Kirana menggendong kevin masuk kedalam, sedang kenzo masih berdiri di depan pintu.
Kirana mengajak Kevin ke kamar menemui katte.
Katte pun begitu bahagia melihat kevin kembali. Kirana kemudian meninggalkan anak-anaknya, dan kembali keluar dan dilihatnya Kenzo duduk dikursi depan.
__ADS_1
" Maaf tuan kami mengabaikan anda, terima kasih karena sudah menolong putra saya". Kirana tidak memandang kenzo saat berbicara.
"Apa kabar kirana?, lama sekali tak melihatmu, saat bertemu denganmu lagi kau sudah mempunyai anak".
"Hem, iya aku baik-baik saja". Kirana merasa sakit mendengar perkataan kenzo, ternyata ingatan kenzo belum kembali".
"Apa kau sudah menikah lagi?".
"Maaf tuan, ini masalah pribadi saya dan tidak ada urusannya denganmu".
Tak berselang lama, Kevin dan katte keluar dari kamar mereka dan menemui kenzo dan kirana.
"Hallo uncle, ini kakakku katte, sebenalnya kami kembal tapi kak katte lahil lebih dulu dari kevin".
"Hai uncle, namaku katte" katte ingin bersalaman dengan kenzo, kenzo pun sedikit membungkukkan badannya, tiba-tiba katte mencium pipi kenzo.
cup
Katte dan kevin tertawa geli sedang Kirana meradang.
"Katte, jangan sembarangan melakukan hal itu kepada orang asing" Kirana menarik kevin dan Katte menjauhi kenzo.
"Katte hanya mengucapkan telima kasih sama uncle ma". jawab Katte
"Incle, ayo kita masuk " Kevin menarik kenzo dan membawanya masuk ke dalam. Kenzo mengikuti langkah kevin masuk kedalam rumah
Sedang kirana hanya mematung, ia begitu bingung apa yang harus ia lakukan setelah ini.....
.
.
__ADS_1