Dokter Kirana

Dokter Kirana
Sandiwara


__ADS_3

Kenzo telah sampai di kantor Ayah mertuanya.


Kedatangan kenzo sudah di sambut oleh sekertaris pak Wira dan mengajaknya ke ruang pertemuan.


"Assalamualaikum"


"Wa'alaikumsalam, akhirnya sampai juga disini yahh".


Kenzo bersalaman dengan ayah mertuanya.


"Bagaimana kabar bapak?"


"Baik, kau sendiri bagaimana?"


"Baik juga pak. Ada pembicaraan soal bisnis apa yang akan bapak sampaikan?"


"Begini ken, Bapak kan sudah tak muda lagi, mungkin 1 atau 2 tahun lagi bapak akan pensiun. Bapak ingin di rumah berkumpul bersama istri, anak dam cucu-cucu bapak. Karena Kirana juga sudah lama menghilang, bagaimana jika Vanya menggantikannya di sisimu. Lagian kalian sudah lama dekat kan?. Setelah kau menikah dengan Vanya, maka kau yang akan mengelola perusahaan ini. Bagaimana?"


"Ternyata benar, papa mertua punya maksud lain mengundangku kemari. Orang tua macam apa yang melupakan anaknya sendiri?" guman dalam hati kenzo.


"Begini pak, memutuskan untuk menikah itu bukan soal mudah. Tapi saya belum siap untuk menikah disaat ingatan saya belum sepenuhnya kembali".


"Itu bukan soal yang sulit, ketika kalian sudah hidup bersama maka keindahan akan kalian ukir bersama".


.


Tak lama kemudian Vanya sudah tiba di kantor papanya.


"Hai paaa, eh sudah ad kak kenzo yaaa? Apa kaabar kak? lama banget gak ketemu kak ken, Vanya kangen dehhh". Vanya mencoba manja di hadapan Kenzo.

__ADS_1


"Vanya jaga sikapmu, jangan bertingkah seperti ini di hadapan papamu". kata papa.


"Vanya cuma bilang kangen pa, lagian kak ken juga pasti kangen sama Vanya. Iya kan kak???"


"Iiddiiiihhh pede banget ni cewek". Kenzo hanya tersenyum datar.


"Apa papa lagi bicarain soal pernikahanku sama kak ken ya?".


"Iya, hanya kenzo belum memutuskan soal itu".


"Kak ken, kita kan udah lama pacaran, dan juga kak ken kan hanya mengingatku saja. kapan kak ken melamarku????? Setelah kita menikah nanti, perusahaan keluargaku akan menjadi milik kak ken dan aku" Vanya berharap banyak.


" Beri saya waktu untuk memikirkannya. Karena ini hal yang sangat serius jadi tidak bisa terburu-buru untuk memutuskan nya. Jika tidak ada hal lain yang penting saya mau pamit dulu. karena ada beberapa hal yang haru saja kerjakan di kantor".


"Kak ken kita makan dulu yukkkk?".


"Kalau kak ken gak mau nemenin aku makan, ya udah aku bakal mogok makan. Biarin Vanya mati kelaparan".


"Kamu jangan gitu dong, kesehatan kamu lebih penting. kamu bisa makan di sama temen-temen yang lain dulu".


"Gak mau pokoknya Vanya maunya sama kak ken".


Vanya begitu memaksa Kenzo untuk menemaninya makan. Karena tak ingin mereka curiga, Kenzo pun menuruti keinginan Vanya. Mereka pergi Ke Mall dan makan di sebuah Cafe . Tampak di wajah vany begitu senang.


.


Nampak seorang wanita yang melintas di cafe itu, ia adalah kirana dengan membawa keranjang belanjaan. Kirana begitu terkejut saat melihat Kenzo sedang makan siang bersama seorang wanita.


Kirana pun mendekatinya.

__ADS_1


"Ehem".


Kenzo begitu terkejut saat melihat istrinya sudah berdiri di depannya. Kirana melihat gadis cantik yang makan bersama suaminya itu adalah Vanya.


"Hallo mas ken? hallo Vanya? Apa kabar?"


Qajah kirana yang cantik berselimut kemarahan.


"Hay Kak kia apa kabar??" Vanya begitu terkejut saat melihat kirana telah kembali.


"Baik. Oh ternyata mas kenzo makin dekat yah sama kamu?"


"Tentu kak, apalagi kak kia udah ninggalin kak ken selama 3 tahun terakhir ini. Tentu kami semakin dekat. lagian kak kia kenapa kembali? kami akan segera menikah kak".


"Kau tidak tau malu ya Vanya, memanfaatkan orang yang sedang sakit. Mas kenzo itu masih suami kakakmu. Paham?"


"Udah lah kak, lagian kak ken juga gak inget kakak. Harusnya kak kia menghilang selamanya sana".


Mendengar ucapan Vanya, ingin rasanya Kia menampar mulutnya itu. Kenzo menahan amarahnya mencoba untuk tidak terpancing agar sandiwaranya tidak terbongkar.


Sementara Kirana merasa curiga ada sesuatu hal yang di lakukan oleh Vanya terhadap kenzo. Pasalnya Kenzo hanya diam tak berkata apapun. Akhirnya kirana pergi meninggalkan Vanya dan Kenzo.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2