
Vannya mengajak Roy masuk kedalam rumahnya.
"Assalamualaikum pak"
"Wa'alaikumsalam Roy, silahkan duduk".
Roy sedikit kaget saat melihat ada seorang pria yang juga tengah duduk bersama dengan papa Vannya.
Vannya mengambilkan air minum untuk tamu-tamu.
"Nak Rendra sekarang sibuk apa??"
"Hanya mengurus bisnis keluarga saja om".
"Kalau Nak roy??"
"Saya juga tengah mengurus bisnis keluarga saja pak".
"Roy, Kenalkan Nak rendra ini adalah anak dari rekan bisnis om. Kami sudah lama saling kenal bahkan dulu waktu Rendra masih SMA"
"Heheh iya om, papa juga sering bercerita soal keluarga om wira"
" Dan Nak roy ini adalah tetangga kami dulu, yah sebelum kami pindah kesini"
Roy hanya menganggukkan tanda setuju. Tak lama Vannya datang membawa air minum dan menyuguhkannya, Setelah itu ia duduk di samping mamanya.
"Kedatangan Nak rendra kemari ada apa ya??"
"Saya berniat untuk melamar Vannya om. Saya ingin menjadikan Vannya bagian dari keluarga besar kami".
"Benarkah?? kabar baik kalau begitu."
"Maaf Pak sebelumnya, saya kemari bermaksud mengkhitbah atau melamar Vannya".
"Apa???" Pak Wira begitu kaget mendengar ucapan Roy yang berniat melamar Vannya.
"Kenapa bisa barengan seperti ini???"
Semua orang terdiam di ruangan itu....
"Begini yaahh,, saya tidak bisa memutuskan sekarang memilih siapa. Semua saya serahkan kepada putri saya. dan mungkin dia juga harus memikirkan siapa yang layak untuk menjadi pendampingnya. Jadi saya harap kalian tunggu saja jawaban dari Vannya".
"Baik pak"
"Baik Om"
Rendra dan Roy tidak menunggu lama mereka pun berpamitan untuk pulang. Sementara Vannya dan keluarganya masih di ruang tamu,
"Vannya, kamu pasti sudah tau kan Roy akan datang malam ini??"
"Iya pa".
__ADS_1
"Kenapa kamu gak ngomong dulu sama papa???"
"Karena Vannya tau papa pasti gak akan mengizinkan".
"Tentu. Apa kamu lupa, bagaimana dia memperlakukanmu dan keluarga kita???"
"Iya pa, Vannya tau. Tapi pa, kak roy sudah berubah pa"
"Papa gak akan pernah percaya sama lelaki busuk seperti roy!"
"Pa, papa gak bisa nilai orang dari masa lalunya"
"Papa gak mau tau pokoknya kamu harus menikah dengan rendra!"
"Gak mau!" Vannya berlari ke kamarnya.
Vannya begitu kesal dengan sikap papa nya yang begitu egois dan memaksa.
.
.
Dilain situasi,,,,,,,,
Kenzo Baru pulang kerumahnya setelah lembur di kantor.
"Assalamualaikum"
"Tadi mas lembur, ada kerjaan sedikit. Anak-anak udah tidur ya??
"Udah mas dari tadi malah. Kia ambilin minum yaa".
Kirana berjalan ke dapur untuk mengambilkan minum, sementara kenzo kekamar mandi untuk membersihkan dirinya. Kirana kembali kekamar dan melihat suaminya yang baru selesai mandi.
"Ini minumnya mas"
"Terima kasih sayang" Kenzo memakai pakaian dan kemudian duduk di sofa dekat istrinya.
"Tadi Vannya kerumah ya?? bicara soal apa"
"Iya mas dia cuma ngebahas soal roy mas. Mungkin Vannya terlanjur cinta sama Roy tapi dia takut sama ayah".
"Roy juga ke kantor, katanya malam ini dia mau melamar Vannya. Mudah-mudahan dia berhasil".
"Aamiin".
"Yang, mas capek banget hari ini, pijitin dong". Kenzo membaringkan kepalanya dii pangkuan istrinya.
"Boleh mas" Kirana memijit perlahan kepala kenzo.
"Mas, kalau boleh tau, apa roy itu bener-bener berubah ya mas??"
__ADS_1
"Setahu mas begitu yang, dulu memang dia seneng banget gonta ganti cewek, dan saat dengan Vannya sepertinya dia beneran sayang".
"Emmm gitu,,, Kia takut aja kalau dia masih sama kayak dulu".
"Lagian Vannya dan Roy kan juga pernah bersama. Mas dan kamu juga pernah lihat kan rekaman video mereka dulu?? masih inget gak??"
"Masih mas"
"Sebenernya mereka itu udah kebablasan, dan mas rasa itu suatu bentuk pertanggung jawaban Roy kepada Vannya untuk memperbaiki semua".
"ohh gitu...."
"Yang, ayo kita tidur. Besok mas harus kekantor pagi-pagi".
"Iya mas".
Kenzo dan kirana pindah ke ranjang mereka. Kirana bergelayut manja di pelukan suaminya.
"Mas,,,, kia boleh minta uang gak??"
"Untuk Apa yang?"
"Sebentar lagi kia kan Praktek mas, jadi harus bayaran".
"Ohhh gitu, berapa sayang??"
"50 juta mas".
"Oke, nanti biar mas urus semuanya"
"Makasih ya massss, Muaaacchhh" kirana mengecup pipi kanan suaminya.
"Hmmm kalau ada maunya gini dehhh".
"Hehehe Kia sayanggggg mas ken"
"Mas juga sayang sama kamu". Kenzo memeluk erat istrinya itu kemudian mereka pun tertidur.
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Jangan lupa like, coment dan vote yahh readerskuuu, biar uni semangat nulisnyaaaaaa 😍
Yuk dukung novel uni
❤Dokter kirana
❤Menikah Muda
❤ Bodyguard cantik (New)
❤Mengejar istri yang kabur
__ADS_1
Jangan lupa mampir yahhhh😍